Headline

Maiq Meres “Bungkam” Soal Masker Asal Jawa

 

Paslon Nomor 04 saat debat kedua

 

PRAYA–Pasangan Pathul-Nursiah (Maiq Meres) tidak memberikan jawaban spesifik ketika ditanya tentang pengadaan masker yang didatangkan dari Pulau Jawa saat pembelian 2 Juta masker produk UMKM oleh Pemkab Lombok Tengah awal tahun lalu. Pasangan Maiq Meres lebih memilih menjawab pertanyaan soal pengerjaan proyek yang sebagian dikerjakan orang luar.

“Pengerjaan proyek itu ada ketentuan dan mekanismenya. Nilai 100 miliar ke atas jelas siapa yang bisa kerjakan. Nilai 1 miliar ke atas demikian. Ada teknis dan mekanismenya. Kami memberikan kesempatan pada pengusaha lokal,” terang Calon Bupati Loteng nomor urut 4 Lalu Pathul Bahri saat menjawab pertanyaan paslon nomor urut 3 di Segmen V debat kedua Pilkada Lombok Tengah.
Jawaban ini disampaikan Pathul saat menanggapi pertanyaan Paslon Masrun-Habib terkait pemberdayaan pengusaha lokal sebagai salah satu cara mensejahterakan masyarakat.
Dalam segmen ini, pasangan Manthab menanyakan komitmen pemerintah dalam mengakomodir pengusaha lokal, terutama UMKM. Masrun-Habib sempat menyentil kurang berpihaknya Pemkab Lombok Tengah dalam memberdayakan UMKM Lombok Tengah saat pengadaan 2 juta Masker yang dibagikan masyarakat ke masyarakat terdampak covid.
“UMKM kita seharusnya diberdayakan karena mereka mampu. Bukan malah mendatangkan jutaan Masker dari pulau Jawa. Pemerintah wajib berpihak pada pengusaha lokal,” kata Masrun.
Bagi pasangan Manthab, pengusaha dan produk lokal menjadi kekuatan besar yang akan memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat. Tidak hanya itu, pekerja lokal hendaknya demikian. Menjadi prioritas dalam setiap perekrutan. Karenanya pemerintah wajib menyiapkan SDM masyarakat yang handal agar warga Lombok Tengah tidak mejadi penonton di rumah sendiri.(tl/01)

Related Posts

Tinggalkan Balasan