Headline

LLA Sinyalir Banyak Perusahaan Pengekspor Benih Lobster Mainkan Perizinan

NTB, Tribunlombok.net – Keluarnya Permen KP No 12 Tahun 2020 tentang Tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), Ternyata tidak disertai dengan persiapan yang matang oleh pemerintah. Diantaranya pengawasan dilapangan terhadap penetapan Permen KP tersebut belum maksimal. Hal ini terlihat dari masih banyaknya terjadi penyelundupan Benih Lobster yang disertai dengan penangkapan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dalam waktu beberapa bulan terakhir.

Tidak hanya itu saja, menurut Ketua Lombok Lobster Asosiasi (LLA), Muhanan, SH, pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan pengirim benih lobster yang beroperasi, khususnya diwilayah NTB masih sangat minim. Sebab disinyalir banyak perusahaan yang tidak memiliki izin atau persyaratan lengkap dengan leluasa membeli dan mengekspor bibit lobster.

Diantaranya yang terjadi yakni, terjadinya dugaan manipulasi data yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan untuk bisa mendapatkan SKAB dari Dinas Kelautan dan Perikanan setempat. Bahkan ada sejumlah perusahaan yang melakukan pengiriman bibit lobster tidak sesuai dengan SKAB yang diberikan.

Persyaratan lainnya yang diduga dimanipulasi yakni data terkait kelompok nelayan budidaya dan tangkap yang diharuskan kepada masing-masing perusahaan yang mendapat izin ekspor bibit lobster.

Terhadap permasalahan tersebut, LLA selain akan terus melakukan investigasi lapangan, juga meminta pihak-pihak dinas terkait, dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi maupun Kabupaten untuk melakukan pengawasan secara maksimal.

“Jika ada ditemukan perusahaan yang bermain-main dengan data dan perizinan, kami minta Dinas Kelautan dan Perikanan supaya tegas dan tidak memberikan SKAB,” pungkas Muhanan dengan tegas. ( tl-02 )

Related Posts

Tinggalkan Balasan