Headline

351 Pejabat Lombok Tengah Terkena Mutasi

Lombok Tengah

Tribunlombok.net – Akhirnya setelah cukup lama ditunggu, gerbong mutasi besar-besaran dilingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Selasa malam ( 7/1/2020 ) digelar. Sebanyak 351 pejabat setingkat eselon II, III dan IV dimutasi dan menempati posisi jabatan baru.Beberapa pejabat eselon II yang terkena mutasi yakni ; Ir.Amir Ali sebelumnya Kadis PUPR bergeser menjadi Kadis Lingkungan Hidup ( LH ) Loteng. Lalu Firman Wijaya Kadis Perkim digeser menjadi Kadis PUPR Lombok Tengah. Lalu Rahadian yang sebelumnya sebagai Kadis LH digeser sebagai Kadis Perkim. H.Muhamad yang sebelumnya sebagai kepala BPBD Loteng digeser sebagai Kadis Perizinan.
Selain 4 orang pejabat eselon II tersebu, sebanyak 347 orang pejabat setingkat eselon III dan IV juga terkena mutasi.
Pelantikan dan pengambilan sumpah janji para pejabat di lakukan langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H.M.Suhaili FT, SH.
Dalam sambutannya Bupati Loteng, H.M.Suhaili FT, SH menyampaikan bahwa, jabatan yang diberikan kepada sebanyak 351 pejabat saat ini adalah amanah yang dititipkan.

Mulai setelah dilantik, amanah yang diberikantersebut harus dilaksanakan dn diemban sebauk-baiknya. Amanah yng diberikan bukan untuk dibangga-baggakan, jangan jumawa dan menerima denga euforia berlebihan. Namun harus benar-benar dilaksanakan dengan sebak-baiknya, tegasnya.
Sementara disatu sisi, jabatan yang diberikan adalah merupakan ujian dari yang maha kuasa. Sumpah janji yang diucapkan jangan dianggap main-main. Sumpah janji harus di resapi dengan baik selama menjalanka amanah yang diberikan.
Mutasi yang digelar saat ini disatu sisi adalah untuk mengisi jabatan yang lowon. “Jadi kalau bukan karena banya jabatan yang lowong, saya palin malas melakukan mutasi,” ungkap Bupati.
Dijelaskan pula bahwa mutasi yang digelar kali ini telah melalui proses pengkajian dan proses yang cukup lama. Diakui pula oleh Bupati bahwa, kadang-kadang mutasi yang digelar bisa menjadi momok karena ada pihak yang merasa tidak puas. Namun itu hal yang wajar.

Sedangkan yang terkena mutasi dan diberikan amanah berupa jabatan adalah mereka yang memiliki kriteria yang telah melalui proses pengkajian cukup lama, terang Bupati. (tl-02/*)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 + 18 =