Headline

Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi, Sistem Kerja ASN di Loteng Diatur

PRAYA, Tribunlombok.net– Daftar warga yang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Lombok Tengah (Loteng) rupanya masih tinggi. Hal ini membuat Bupati Loteng, H Moh. Suhaili FT kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE). SE tersebut mengatur tentang sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di semua organisasi perangkat daerah (OPD) di Loteng. Seperti diketahui, SE Nomor 060/56/ORG/2020
tersebut merupakan perubahan atas SE bupati yang lama nomor 060/40/ORG/2020 tentang pengaturan sistem kerja ASN dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemkab Loteng.

“Dengan kondisi penyebaran Covid-19 di Loteng yang masih belum bisa kita kendalikan sepenuhnya, makanya kita atur lagi sistem kerja ASN melalui surat edaran,” ungkap Bupati Loteng, H Moh. Suhaili FT dihadapan media disela-sela mengunjungi Kampung Sehat di Kecamatan Pujut, Kamis (6/8/2020).

Dikatakan Abah Uhel bahwa untuk mengantisipasi dan mencegah
perkantoran menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, maka pihaknya memandang perlu untuk melakukan perubahan atas SE Bupati Nomor 060/40/ORG/2020 yang mengatur tentang Sistem Kerja ASN dalam upaya Penanganan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Pemkab Loteng.

Adapun perubahan sebagaimana dimaksud dalam SE itu ialah
sebagai berikut :

  1. Merubah ketentuan kesatu (1) seluruhnya sehingga berbunyi :
    Dalam rangka terlaksananya pelayanan umum dan tugas rutin di lingkungan Pemkab Loteng maka seluruh ASN melaksanakan
    tugas dengan ketentuan sebagai berikut:
    a. Seluruh Pejabat Eselon II dan III tetap bekerja di kantor.

b. Seluruh ASN yang bertugas pada unit kerja pelayanan publik serta berhubungan dengan penanganan Covid-19 seperti, BPBD, Dinas Kesehatan (Dikes), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Sat. Pol-PP, Dinas Perhubungan, Dinas PMPTSP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), RSUD-Praya, Kantor Camat, Kantor Kelurahan dan UPTD bekerja di kantor dengan menerapkan sistem piket.

c. Seluruh ASN yang bertugas pada unit pelayanan umum pemerintahan seperti Sekertariat Daerah, Inspektorat, BAPPEDA,BPKAD dan BAPENDA bekerja di
kantor dengan menerapkan sistem piket.

d. Pejabat Pembuat Komitmen tetap bekerja di kantor

e. Pegawai yang bertugas sebagai Ajudan, Aspri dan Sopir tetap bekerja di kantor.

f. Pejabat Fungsional Pengadaan Barang dan Jasa tetap bekerja di kantor.

g. Seluruh ASN yang tidak termasuk pada huruf a sampai dengan f bekerja di rumah/tempat tinggal (Work form Home).

h. Ketentuan mengenai sistem piket menjadi kewenangan Kepala Perangkat Daerah
masing-masing.

i. Dalam keadaan mendesak ASN yang melaksanakan tugas dirumah/tempat tinggal dapat dipanggil kembali bekerja di kantor.

  1. ASN sebagai mana dimaksud angka 1 huruf a sampai dengan f dapat dipertimbangkan bekerja dari rumah/tempat tinggal dengan ketentuan sebagai berikut:
    a. ASN yang berusia 50 tahun ke atas dan ASN Wanita yang sedang hamil.

b. ASN yang memiliki riwayat penyakit kanker, darah tinggi,gangguan jantung, gangguan ginjal, diabetes serta penyakit degeneratif lainnya.

c. Pengaturan ASN terkait huruf a dan b menjadi kewenangan Kepala Perangkat Daerah
masing-masing.

  1. Seluruh Perangkat Daerah harus menerapkan protokol kesehatan dengan menyiapkan :
    Termogun, Handsanitazer/ sabun/ alat cuci tangan serta mewajibkan seluruh ASN
    menggunakan masker ditempat kerja.
  2. Pelaksanaan tugas kedinasan dari rumah/tempat tinggal (work from home) berlaku mulai
    tanggal 05 Agustus 2020 sampai dengan ditetapkannya kebijakan baru.
  3. Selain hal-hal yang tersebut pada angka 1, angka 2, angka 3 dan angka 4, Surat Edaran Bupati Nomor 060/40/ORG/2020 tentang Pengaturan Sistem Kerja ASN
    dalam Penanganan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Pemkab Loteng, masih tetap belaku dan merupakan satu kesatuan dengan Surat Edaran ini sampai
    dengan ditetapkannya kebijakan baru.

“Nanti kita lihat perkembangannya, selama belum ada kebijakan baru, SE ini tetap berlaku,” terang Abah Uhel. (Tl-03)

Kerjasama Bagian Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah dengan Media Online Tribunlombok.net.

Related Posts

Tinggalkan Balasan