Headline

Pembangunan Pasar Renteng Terkendala Pemindahan Lapak Pedagang

Para pedagang masih membuka dagangan sampai jumat siang ( 10/1/2020 ) di lokasi pembangunan pasar Renteng

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Pihak rekanan atau perusahaan pemenang tender pembangunan pasar Renteng, Praya belum bisa bekerja maksimal, karena terkendalan proses pemindahan lapak para pedagang yang membuka lapak disekeliling lokasi pembangunan pasar belum kelar. Hal tersebut diungkapkan oleh Dediy selaku Kepala Bidang Pelaksanaan Wilayah Tengah Dua Pusat Pengembangan Sarana dan Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar, Kementerian PUPR didampingi Kadis PUPR Loteng, Lalu Firman Wijaya kemarin.

Dijelaskan bahwa, sedianya pihak perusahaan pemenang tender yakni PT.Mindia Karya, berdasarkan kontrak kerja mumulai pekerjaan pembangunan pasar dengan anggaran Rp.114 Milyar tersebut pada tanggal 30 Desember 2019 dan berakhir tanggal 24 Desember 2020 mendatang.

Namun karena terkendala lambannya pemindahan lapak para pedagang yang mengelilingi lokasi strategis dekat pembangunan, proses tahap awal pembangunan pasar tersebut sedikit tersendat. Oleh karenanya, diharapkan kepada pihak Pemkab Loteng melalui dinas/instansi terkait segera melakukan koordinasi guna mempercepat pemindahan para pedagang yang masih berada di lokasi pembangunan ke tempat yang telah disiapkan.

Dijelaskan pula bahwa, pasar Renteng tersebut akan dibangun dengan konsep green boilding. Dimana pembangunan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) PU no.2 th 2019, yakni terkait bangunan yang diatas 5000 meter persegi harus memenuhi teknis pembangunan gedung hijau.

“Kami pastikan pembangunan pasar Renteng yang direncanakan akan dibangun megah dengan struktur dua lantai dan akan terdiri dari sebanyak 1.917 los pedagang tersebut, akan dibangun berbeda dari bangaunan pasar lainnya yang ada di NTB,” ungkapya.

Sementara terkait dengan pemindahan pedagang yang berada di lokasi pembangunan, Kadis PUPR Loteng, Lalu Firman Wijaya menyatakan bahwa, pihaknya bersama instansi terkait saat ini sedang berupaya untuk mempercepat proses pemindahan para pedagang. Termasuk dengan memaksimalkan kesiapan lokasi pasar sementara yang Berada di sebelah selatan terminal Renteng.

“Kita sedang melakukan pematangan lahan, termasuk membanun fasilitas MCK, fasitas listrik bagi para pedagang dan drainase. Adapun terkait kekurangan bahan untuk lapakakan diselesaikan secara swadaya para pedagang,” pungkasnya. ( tl-02 )

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × three =