Headline

Maharani : Kapan UMKM di NTB Naik Kelas?

Maharani dari Peneliti Lombok Research Center

NTB

Tribunlombok.net – Dalam laman Suara NTB online tanggal 11 Februari 2020 yang lalu, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berada pada kisaran hingga 5,6 persen pada tahun 2020 ini. Tahun 2019 lalu, pertumbuhan ekonomi NTB hanya tercapai 4, 01 persen.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, mengusulkan strategi-strategi agar pertumbuhan ekonomi NTB memenuhi proyeksi. Diantaranya, sektor pertanian secara luas yaitu pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan dari hulu harus dipastikan bisa tumbuh lebih baik. Kemudian industri pengolahan hasil pertanian semakin banyak dan memberikan nilai tambah.
Demikian juga dengan industri pariwisata harus fokus digarap wisatawan domestik. Mengingat pengaruh global pada virus Corona yang saat ini masih menjadi masalah.
NTB memiliki momentum yang cukup baik pada tahun-tahun mendatang. Saat ini geliat pembangunan untuk mengejar perhelatan motor GP di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika sedang dikebut prosesnya. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Lombok Research Center (LRC) perputaran uang dari sector pariwisata pada tahun 2021 bisa mencapai lebih dari 10 triliun. Jika perhelatan Motor GP bisa terlaksana pada tahun itu.
Selain pertumbuhan ekonomi dibidang pariwisata, NTB juga mempunyai unggulan yang lain yaitu semakin banyaknya tumbuh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) baru. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UMKM NTB pertumbuhan UMKM dari tahun ke tahun semakin meningkat pesat.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Nusa Tenggara Barat jumlah pelaku UMKM NTB sebanyak 653.000 orang. jumlah ini terus bertambah, terhitung selama satu dekade terakhir prosentase peningkatan jumlah umkm sebanyak 12%, dari 545.000 UMKM pada tahun 2006 menjadi 644.000 UMKM di tahun 2016. Jumlah tenaga kerja yang terserap lebih dari 1,8 juta orang.
Geliat perkembangan (UMKM) di provinsi NTB cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan serapan PDRB di sektor UMKM sebanyak 4,9% dari total PDRB NTB pada tahun 2016. Ini menunjukkan bahwa sumbangan UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi NTB dan peningkatan ekonomi masyarakat cukup signifikan.
Pemerintah berupaya memberikan pembinaan dan pendampingan terhadap para pelaku UMKM melalui beberapa SKPD seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan.
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh LRC selama tahun 2019. Terjadi pertumbuhan yang stagnan, bahkan cendrung mengalami penurunan dalam Produksi, kontinuitas serta masih minimnya perputaran uang di sector ini. Penurunan ini disebabkan oleh banyak factor yaitu Internal dan eksternal. Factor internal yaitu kurang tersedianya bahan baku, kurang modal, masih lemah terhadap penguasaan teknologi dan manajemen yang masih tidak professional. Sedangkan factor ekternal yaitu terjadinya bencana pada tahun 2018 yang lalu menyebabkan pertumbuhan ekonomi di NTB masih belum pulih. Hal ini mengakibatkan pasar yang belum stabil.
Dari data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Juni 2019 sebesar US$ 757.996 mengalami penurunan sebesar 75,96 persen jika dibandingkan dengan ekspor bulan Mei 2019 yang bernilai US$ 3.153.694. Bulan ini sama seperti bulan sebelumnya tidak ada ekspor Barang Tambang/ Galian Non Migas.
Ekspor bulan Juni 2019 yang terbesar ditujukan ke Hongkong yaitu sebesar 45,07 persen, disusul ke Amerika Serikat sebesar 17,64 persen dan China 14,11 persen.
Jenis barang ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan Juni 2019 adalah Perhiasan/ Permata senilai US$ 417.918 (55,13 persen), Garam, Belerang, dan Kapur US$ 172.577 (22,77 persen), Ikan dan Udang sebesar US$ 134.204 (17,70 persen), serta Barang Kiriman sebesar US$ 26.884 (3,55 persen).
Dari ekspor yang dilakukan masih didominasi oleh Perusahaan-perusahaan besar. Dengan kata lain tidak ada yang dilakukan oleh UMKM-UMKM kita. Untuk itu diperlukan terobosan-terobosan yang sifatnya mengungkit dalam mendorong UMKM kita supaya naik kelas.
Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mendorong UMKM kita naik kelas yaitu dengan mendirikan pusat layanan usaha terpadu (PLUT) yang berada dibawah naungan dinas koperasi dan UMKM NTB. PLUT sendiri semenjak didirikan pada tahun 2014 telah melakukan pendampingan pada sekitar 3000 pelaku usaha mikro dan kecil di pulau lombok. sementara di Pulau Sumbawa, PLUT hanya menjangkau ke sebagian kabupaten dan kota saja sehingga upaya pendampingan belum mampu dilakukan secara maksimal.
Bagi PLUT UMKM NTB, dalam melakukan pendampingan tantangan terbesar yakni mengubah pola pikir para pelaku usaha, dimana antara lain masih adanya sifat konsumtif dan minimnya kemauan dari pelaku usaha untuk mengembangkan diri. Sehingga pembinaan yang dilakukan PLUT lebih pada bagaimana mengubah mindset dan pola pikir UMKM dengan memberikan pemahaman atau pelatihan secara mental.
Dari total keseluruhan UMKM NTB, yang paling besar dan cukup potensial yakni industri kreatif sebesar 38%, lalu makanan olahan sebesar 15% dan sandang sekitar 11%.
Dalam mendorong keberhasilan pembangunan sektor UMKM NTB tentu perlu adanya persatuan pendukung UMKM yang melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, perusahaan besar atau perbankan, dan kemauan dari para pelaku UMKM sendiri untuk berkembang. hal ini penting demi mewujudkan pelaku usaha yang berkualitas, mandiri dan berdaya saing secara global.
Di era revolusi ekonomi 4.0 atau dikenal digitalisasi, masyarakat dituntut menguasai teknologi. Tidak saja industri besar, pelaku usaha mikro kecil menengah dituntut memasarkan produknya dalam jaringan (daring) internet atau online. Tantangannya, UMKM di NTB masih gagap teknologi.

Penulis adalah Peneliti Lombok Research Center

Related Posts

  1. Pingback: sildenafil viagra
  2. Pingback: online casino usa
  3. Pingback: online levitra
  4. Pingback: levitra pill
  5. Pingback: Buy cialis
  6. Pingback: Real cialis online
  7. Pingback: online pharmacy
  8. Pingback: rx pharmacy
  9. Pingback: ed medication
  10. Pingback: online ed pills
  11. Pingback: cheapest ed pills
  12. Pingback: viagra coupons
  13. I cherished up to you’ll receive carried out right here. The cartoon is tasteful, your authored subject matter stylish. nonetheless, you command get bought an edginess over that you want be delivering the following. unwell definitely come more beforehand again since exactly the similar nearly very frequently inside of case you defend this hike.

  14. Its such as you learn my mind! You seem to grasp so much approximately this, such as you wrote the book in it or something. I believe that you could do with some to drive the message home a little bit, however other than that, that is wonderful blog. An excellent read. I’ll definitely be back.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 4 =