Headline

Pemilik Lahan Tol BIL-KEK Mandalika Terima Ganti Rugi Ratusan Juta Hingga Milyaran

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Setelah lalui proses yang cukup panjang dengan berbagai tahapan, akhirnya, kamis (12/12/2019), ratusan warga yang lahannya terkena pembebaan lahan untuk dibangun jalan tol BIL-KEK Mandalika menerim dana ganti rugi. Tidak tanggung-tanggung warga pemilik lahan menerima uang ganti rugi mulai dari ratusan juta hingga milyaran. Jumlah dana yang diterima tersebut berdasarkan luas lahan yang terkena pembebasan untuk jan tol.
Pencairan ganti rugi jalan tol itu sendiri melalui pihak Bank BNI yang dipantau oleh wakil Bupati Loteng, H.Lalu Pathul Bahri, S.Ip didampingi pejabat dari ATR dan Dinas Perkim Loteng, bertempat di lobi kantor Wakil Bupati Lombok Tengah.
Ganti rugi pembelian lahan warga terdampak pembangunan jalan tol BIL-KEK ini bervariasi jumlahnya. Begitu juga dengan harga lahan ditetapkan oleh tim appraisal independen yang ditunjuk pemerintah guna menaksir dan menentukan harga lahan warga.

Adapun dari hasi pendataan dilapangan, lahan yang dibebaskan untuk pembangunan jalan tol tersebut terdiri dari 639 bidang tanah, dengan sebanyak 569 warga pemilik lahan. Termasuk diantaranya lahan milik Pemda Loteng. Sementara dari total anggaran sebesar Rp.351 Milyar untuk oemb basn lahan tersebut, dana yang digelontorkan pada proses pencairan kali ini yakni sebesar Rp.226 Milyar.
Kabid Pengadaan Tanah ATR Kanwil ATR Provinsi NTB, H.L.Saharli pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa, saat ini proses pembebasan lahan sudah pada tahap pembayaran ganti rugi.
Pada kesempatan tersebut, H.Lalu Suharli menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak yang telah kmembantu kinerja dari Tim pengadaan tanah kanwil ATR NTB, sehingga proses demi proses bisa berjalan lancar.
Sementara Pramono, dari Balai Jalan Kementerian PU PR Provinsi NTB mengatakan bahwa, pihaknya bertugas menyiapkan dana dan membayar.
Dijelaskan bahwa, ada 4 tahap pembayaran yang sebelumnya telah dilaksanakan, yakni pada tanggal 26 oktober, 29, November 29 November dan 3 desember 2019 telah dilakukan proses transfer.

Adapun penyerahannya hari ini, yakni sebanyak 204 orang pemilik lahan, sudah terbayar dengan jumlah anggaran Rp. 226 M dari total Rp.351 Milyar untuk pembebasan semua lahan, ujar Pramono.
Selain milik warga, ternyata ada dua aset pemda yang terkena pembebasan yakni ; laha SDN 1 Tonjer yang dinilai berupa lahan dan bangunan yang diganti rugi sebesar Rp. 4,6 milyar.
Sedangkan Wakil Bupati Loteng pada kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada semua tim serta pihak yang telah membantu jalannya proses pembebasan lahan, mulai dari proses pendataan lahan hingga proses pencairan dana ganti rugi kepada pemilik lahan. Apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada pemerintah pusat yang telah menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan jala tol tersebut.

“Atas nama Pemda dan masyarakat Loteng, kami ucapkan banyak terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah pusat yang serius dalam pelaksanaan proses pembangunan strategus nasional, berupa pembanguna jalan tol BIL-KEK,” ungkapnya.

Kepada seluruh lapisan masyarakat, Wabup Loteng mengharapkan dukungan dan kerjasama yang baik, supaya pelaksanaan pembangunan dikawasan KEK Mandalika dan sekitarnya, termasuk pembanguanan jalan tol bisa berjalan lancar sesuai yang direncanakan. Hal ini sangat penting, sehingga harapan kita semua yakni MotoGP 2021 bisa dihelat di sirkuit Mandalika pada tahun 2021 mendatang bisa terwujud, pungkas Wabup penuh harap. (tl-02)

Related Posts

  1. Pingback: payday advance
  2. Pingback: buy viagra
  3. Pingback: levitra 20mg
  4. Pingback: levitra 10 mg
  5. Pingback: levitra pill
  6. Pingback: cialis mastercard
  7. Pingback: Buy cialis
  8. Pingback: rx pharmacy
  9. Pingback: order cialis
  10. Pingback: gnc ed pills
  11. Pingback: best ed pills
  12. Pingback: viagra 100mg
  13. Pingback: levitra vs cialis

Tinggalkan Balasan