Headline

Makan Nyale Mentah Diyakini Bikin Muda-Mudi Cepat Laku


Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Nyale atau Cacing Laut oleh asyakat Lombok, khususnya Lombok Tengah bagian selatan diyakin berdasarkan legenda sebagai jelmaan dari putri Mandalika yang konon terkenal sangat cantik dan diperebutkan oleh sejumlah pangeran yang ada.

Masyarakat Lombok selatan sendiri setiap tahunnya menanti dan menangkap Nyale untuk kemudian dimakan atau dikonsumsi. Tidak hanya dimasak dengan berbagai olahan masakan. Namn tidak sedikit dari masyarakat yang memakan Nyale tersebut hidup-hudup atau mentah, karena diyakini memiliki banyak khasiat. Diantaranya yakni khasiat awet muda dan bagi muda mudi yang belum menikah, akan menjadi laku atau laris layaknya putri Mandalika.

Salah seorang warga desa Kuta, Kecamtan Pujut yakni H.Badaruddin kepada wartawan mengaku kalau dirina ysetiap tahun selalau berupaya untuk meluangkan waktu menangkap Nyale di sepanjang pantai Seger Kuta dan sekitarnya.

Seperti hal nya pada Bau Nyale 2020 kali ini, sejak Kamis pagi ( 13/2/2020 ) dan jumat pagi ( 14/2/2020 ), dirinya bersama ribuan masyarakat lainnya tumpah ruah di sepanjang pantai yang ada untuk menangkap Nyale.

“Alham dulillah, sejak Kamis pagi bahkan dari Rabu pagi, Nyale yang keluar cukup banyak dan masyarakat merasa puas karena rata-rata mereka mendapatkan Nyale yang dinanti-nanti”, ungkapnya.

Khusus dirinya, H.Badaruddin yang juga merupakan mantan Kades Kuta tersebut mengaku mendapatkan tangkapan Nyale yang cukup banyak. Hasil tangkapan tersebut kemudian diolah menjadi sayur. Namun karena merasa yakin akan khasiat Nyale yang sangat luar biasa yakni untuk awet muda, maka selain dimasak, Nyale hasil tangkapannya juga dimakan mentah-mentah.

Kami sudah terbiasa memakan Nyale hidup-hidup karena meyakini, dengan memakannya hidup maka khasiatnya akan lebih dari jika dimasak, ungkapnya.

Duukapkan oleh H.Badaruddin bahwa, selain berbagai khasiat diatas, oleh masyarakat petani, Nyale yang berhasil ditangkap dibawa pulang untuk kemudian ditarus atau dilepas disawah atau di lahan pertanian. Hal tersebut diyakini akan bisa menjadi penangkal berbagai jenis penyakit bagi tanaman padi yang ada. Termasuk juga untuk kesuburan tanam yang ada.

Akan halnya Nyale yaang masih mentah, Nyale yang sudah matang atau diolah menjadi makanan juga okeh masyarakat diyakini memiliki mafaat yang cukup banyak bila dikonsumsi. Diantaranya yakni untuk awet muda, pemikat bagi muda mudi untuk cepat nikah, meningkatkan stamia dan lainnya.

“Yang pasti mau dimakan mentah ata dimasak, Nyale memiliki banyak khasiat. Anda akan rugi jika belum mencoba memakannya”, pungkasnya. ( tl-02 )

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 3 =