Headline

Isu Merebak, Sekwan Lombok Tengah Bantah Kenaikan Gaji Dewan

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Belakangan santer terdengar isu kalau gaji anggota DPRD Lombok Tengah mengalami kenaikan. Hal ini tentunya menua kritikan dari berbagai kalangan yang ada, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi covid-19 yang tentunya membutuhkan perhatian serta anggaran yang tidak sedikit. Menanggapi isu tersebut, Plt.Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lombok Tengah, Suhadi Kana menegaskan bahwa sampai sekarang belum ada kenaikan dan belum ada surat tentang penyesuaian.

“Gaji DPRD sampai bulan terahir kemarin belum ada kenaikan,” ujarnya, Selasa 16 Februari 2021.

Ia mengakui pernah mengusulkan ke appraisal untuk penyesuaian tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya.

“Kita pernah minta appraisal untuk melakukan kajian terhadap tunjangan itu, tapi berapa jumlahnya kita tidak tau. Tapi rata-rata diusulan itu hanya naik Rp. 1 juta sampai Rp. 1,5 juta dan itu masih hanya usulan,” tegas Suhadi

Dijelaskan, informasi tentang kenaikan gaji dewan mencapai Rp. 4 juta perbulan itu tidak benar karena yang diusulkan saja cuma Rp 1 juta sampai Rp. 1,5 juta.

“Gaji yang diterima sampai bulan Februari ini masih menggunakan standar yang lama,” terangnya

Sesuai hasil kajian appraisal pernah mengusulkan kenaikan sesuai dengan apraisel. dan kenaikan apraisel itu rata-rata Rp. 1,5 juta yaitu dari sumber tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi.

“Tunjangan perumahan rata-rata naik Rp. 1 juta dan tunjangan transportasi naik Rp. 500.000. Itupun kalau mau dinaikkan. Tentu apraisel juga ada standarnya bahwa tidak boleh melebihi dari Provinsi. Dan gaji Dewan yang diterima sekarang ini merupakan hasil kajian appraisal tahun 2017,” jelas Suhadi Kana. (tl-02/adv)

Related Posts

Tinggalkan Balasan