Headline

Diduga Minta Tebusan Sertifikat Tanah, Oknum Kadus di OTT Polisi

Lombok Tengah
Tribunlomok.net – Tim Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Lombok Tengah, Rabu sore (18/3/2020) pukul 17.30 wita, melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang oknum Kepala Dusun (Kadus) di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah berinisial S. Oknum Kadus tersebut di OTT di rumahnya, karena diduga melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap warga yang mendapatkan program Sertifikat Hak Atas Tanah (Sehat) Nelayan Tahun 2016, yang merupakan program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI), melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Tengah.

Kapolres Loteng melalui Kasat Reskrim, AKP Priyo Suhartono yang dikonfirmasi wartawan mengungkapkan bahwa, oknum Kadus tersebut dibawa ke Mapolres Lombok Tengah, dan langsung diperiksa oleh tim penyidik bersama korban dan lima orang warga Desa Mertak sebagai saksi dalam OTT tersebut.

“Untuk lebih jelasnya, besok kita akan adakan press release,” terang Kasatreskrim.

Adapun informasi yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa, dalam OTT itu, selain menangkap dan menahan oknum Kadus tersebut, tim Tipikor Satreskrim Polres Loteng juga berhasil mengamankan barang bukti ( BB ) berupa uang tunai sebesar Rp.6 juta dan beberapa sertifikat tanah milik warga.

Adapun OTT itu sendiri dilakukan oleh tim Tipikor Polres Loteng, berdasarkan adanya informasi dari masyarakat yang merasa dirugikan atas perbuatan oknum Kadus yang diduga meminta uang tebusan sertifikat kepada masyarakat. ( tl-02 )

.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + fourteen =