Headline

Dewan Gianyar Bertukar Program Pendidikan dan Pertanian Dengan Pemkab Loteng

Kunjungan kerja Komisi 2 dan komisi 4 DPRD Kabupaten Gianyar, provinsi Bali

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Kunker ini langsung dipimpin oleh masing-masing ketua komisi. Kami terima bersama Kadis Pertanian (L. Iskandar), Sekretaris Dinas Pendidikan (Drs. L. Muliawan), Kabid Pembinaan SMP (H. Jumadi), dan Kasubag Umum/Kepegawaian Dinas Pendidikan (Asmuni). Mereka berkunjung guna bertukar pengalaman dalam pembangunan sektor pertanian dan sektor pendidikan.
Kunjungan ini terasa spesial, karena berlangsung ditengah desakan massa demonstrasi terkait polemik penamaan BIL. Pada saat kami menerima kunker dimaksud, Kasubag Protokol Setda Kab Loteng (L. Rusdi) melaporkan bahwa Massa di depan kantor Bupati Lombok Tengah berkehendak merangsek masuk, tetapi kami tidak bisa menerima mereka karena informasi yg kami dapat bhw mereka akan istighosah. Kami tetap menerima tamu untuk menjaga marwah pemerintahan (Biar Langit Runtuh Sekalipun, Fungsi² Pemerintahan Harus Tetap Berjalan) dan menjunjung tinggi etika sesama penyelenggara pemerintahan di daerah. Kami ingin tunjukkan pada dunia, silahkan berpolemik, tetapi kami tetap mampu menjaga kondusifitas wilayah, ramah dengan tamu, dan ramah investasi sebagaimana prinsip-prinsip good governance
Kami sampaikan terkait perkembangan IPM Lombok Tengah terutama sektor Pendidikan dan Pengeluaran Per Kapita.
Yg menarik, ternyata Kab Gianyar dg jumlah penduduk sekitar 500an ribu dan luas wilayah 1/3 dari Kab Lombok Tengah mampu mendapatkan PAD sampai RP. 1,03 Trilyun
Mendapatkan keterangan itu, saya memburu tips mereka. Apa yg menjadi kunci sehingga PAD sampai sebesar itu. Mereka menyampaikan soal konsep kepariwisataan berbasis komunitas yg ramah terhadap tamu dan ramah investasi.
Hikmah dari kegiatan ini, ada pelajaran yg kami petik yaitu kemajuan pembangunan sektor pariwisata membutuhkan kondisi sosial yg stabil. Karenanya, saya mengajak semua komponen masyarakat di Lombok Tengah, mari kita jaga kondusifitas daerah tercinta ini, ramahlah dengan siapa saja, buang jauh² prasangka negatif, hindari ajakan² aktifitas berbau agitasi dan propaganda yg berpotensi mengganggu stabilitas daerah.
Kita sedang berpacu dalam pembangunan kepariwisataan, 2021 Ajang MotoGP harus kita sukseskan dgn mendukung program pemerintah yg saat ini sedang berlangsung. Inilah saatnya kita tunjukkan pada dunia, bahwa kita mampu meraih itu semua dengan semangat _kesolohan_, dan kohesifitas sosial. Kinilah saatnya. Kalau bukan sekarang, lalu kapan ? Kalau bukan kita sendiri, lalu siapa lagi yang akan memperbaiki nasib kita. ( tl-02 )

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 3 =