Headline

4 IRT Pelempar Atap Gudang Didakwa Pasal 170 KUHP, Penahanan Ditangguhkan Hakim

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Sidang perdana keempat Ibu Rumah Tangga (IRT) di Pengadilan Negeri (PN) Praya, Senin (22/2/2021) berjalan lancar. pada sidang perdana yang dipimpin Ketua Majelis hakim, Asri,SH tersebut, Jaksa Penuntut Umum ( JPU) membacakan dakwaan yang mendakwa keempat IRT telah melakukan perbuatan bersalah, telah melakukan pelemparan terhadap atap gudang pabrik rokok milik H.Suwardi, yang mengakibatkan atap gudang penyok dan para pekerja yang bekerja pulang karena merasa terancam. Terdakwa didakwa dengan pasal 170 KUHP.

Para terdakwa melalui kuasa hukumnya yang diketuai, Ali Usman Ahim, SH pada kesempatan tersebut menyatakan akan akan melakukan eksepsi atau jawaban terhadap dakwaan JPU yang akan dilaksanakan pada sidang selanjutnya yakni, Kamis (25/2/2021) besok.

Adapun terkait dengan permohonan penangguhan yang diajukan terhadap penahanan para terdakwa yg ditahan sejak tanggal 16 Februari 2021.

Majelis hakim mengabulkan penangguhan penahanan para terdakwa dengan beberapa syarat yakni; terdakwa tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti dan sanggup hadir pada persidangan selanjutnya.

Sementara selain dihadiri atau disaksikan oleh ratusan masyarakat, Gubernur NTB Dr.Zulkiflimansyah, anggota DPR RI Sari Yuliati, anggota DPRD Provinsi NTB Lalu Satriawandi juga ikut hadir menyaksikan jalannya sidang di PN Praya. (tl-02)

Related Posts

Tinggalkan Balasan