Headline

Obok : Pemerintah Tak Boleh Abai Nasib Karyawan Toko

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Berbagai macam upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk menghentikan laju penyebaran pandemi covid 19, termasuk dengan melakukan penutupan atau tidak boleh ada aktifitas lagi di pusat – pusat perbelanjaan. Sebagai masyarakat tentu kita sangat mendukung upaya yang dilakukan pemerintah itu, tapi kita minta pemerintah tidak boleh abai atas nasib karyawan – karyawan yang bekerja di pusat – pusat perbelanjaan itu atau toko – toko lainnya yang juga kena dampak penutupan dari pencegahan penularan covid 19. Hal tersebut disampaikan oleh Tokoh Muda NU, Bahaidin Ahmad alias Obok.

Menurut Obok, Pemerintah harus bertanggung jawab atas keberlansungan hidup mereka dan keluarganya. Kita minta pemerintah harus berani menjamin mereka masuk sebagai korban dari dampak pandemi covid 19 dan mereka harus dipastikan juga masuk data sebagai penerima bantuan.

“Jangan sampai pemerintah lepas tangan begitu saja dengan mengabaikan nasib mereka, begitu tempat kerjanya ditutup tapi mereka tak punya kepastian nasib maka ini juga bisa bahaya,” terangnya.

Kalau hal tersebut terjadi, maka bisa gawat, jangan sampai korban covid-19 berkurang, tapi dampaknya malah lebih bahaya menimbulkan korban – korban baru tidak bisa makan karena pekerjaannya diputus.

Lebih lanjut di jelaskan bahwa, bukan terhadap karyawan – karyawan toko itu saja, tapi pemerintah juga harus memikirkan para pekerja disektor – sektor lainnya, harus dipastikan hidup mereka tidak terganggu oleh upaya pemerintah yang menghentikan penyebaran covid 19 tersebut, terang Obok. (tl-02)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − three =