Headline

Kasta NTB Sesalkan Pernyataan Kepala BWS NT I, Terkait Pencabutan Status DAM Mujur dari PSN

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Pernyataan kepala BWS NT I, Hendra Ahyadi di media masa soal telah dicabutnya status DAM Mujur dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sangat kita sesalkan. Apalagi dengan alasan persoalan pembebasan lahan yang belum tuntas. Tidak tuntasnya pengerjaan LARAP yang sempat dilaksanakan oleh BWS NT I pada tahun 2015 namun tidak bisa selesai karena penolakan warga di 5 dusun di desa persiapan lelong membuktikan bagaimana lemahnya social approach yang dilakukan oleh Pemkab Loteng dan pemprov NTB terhadap rakyatnya sendiri sehingga masalah ini tidak pernah tuntas. Persoalan dibawah muncul karena ada tiga tuntutan warga yang sampai saat ini tidak pernah mau dijawab oleh pemkab dan pemprop yakni ;

1. Warga meminta kehadiran Bupati atau gubernur ke lokasi untuk memberikan jaminan bahwa dalam setiap tahapan proses pembangunan DAM Mujur nantinya tidak akan ada hak rakyat yang tidak akan dipenuhi 2.kemana mereka akan direlokasi

3. Jaminan harga pembebasan lahan yang jelas.

Sikap pasif Pemkab Loteng selama ini tidak hanya dalam bentuk nihil upaya upaya penyelesaian sosialnya, bahkan penganggarannya di APBD pun juga tidak ada, maka bohong dan lekak sekali kalau ada pejabat pemkab dan pemprop yang mengatakan konsen membangun DAM Mujur karena faktanya sampai hari ini upaya dan ikhtiar mereka tidak ada.
DAM Mujur adalah satu satunya harapan masyarakat Loteng bagian timur selatan untuk pemenuhan air baik sebagai irigasi maupun kepentingan kebutuhan air bersih karena wilayah selatan timur Loteng dikenal daerah tandus dan selalu saja
menghadapi bencana kekeringan setiap jelang musim kemarau. DAM Mujur seluas 394 hektar diproyeksi akan mampu memberikan jaminan ketersediaan air bagi lahan produktif seluas 5.885 hektar dan ini secara perspektif ekonomi akan mampu mengangkat perekonomian masyarakat melalui pertanian disamping dam mujur diharapkan akan menjadi suplier air bagi kebutuhan di daerah wisata KEK Mandalika.
Sikap elit politik yang selama ini berkoar koar menyatakan siap mendukung pembangunan dam mujur ternyata hanya isapan jempol belaka, kita sudah muak melihat dan mendengar ucapan dan prilaku para elit di Loteng ini yang selalu saja menjadikan isu DAM Mujur sebagai komoditi politis jelang segala pemilihan, kata Lalu Wink pembina kasta NTB.

“jangan karena dam mujur ini tidak memberikan proyeksi Fee yang besar untuk elit maka sikap mereka apatis bahkan membiarkan saja dana DAM Mujur ini beralih ke provinsi lain”, tegasnya.
Seharusnya Pemkab dan Pemprov membangun sinergi yang kuat untuk sama-sama berbuat bagi penuntasan problem sosial di lokasi terdampak bukan justru ribut saling menyalahkan, Pemkab Loteng merasa tidak didukung pemprop sementra pemprop menuding pemkab tidak serius, sebenarnya kalau Pemkab dan Pemprov serius maka mereka tinggal duduk bersama dan membicarakan soal sharing anggaran untuk penyiapan lahan dan infrastruktur di lokasi dimana masyarakat terdampak akan dimukimkan kembali, konsep bedol desa efektif ditawarkan kepada seluruh masyarakat terdampak di lokasi agar terkesan bahwa tidak ada ikatan sosial dan individu yang akan terpisah karena adanya pembangunan DAM Mujur tersebut.
Opsi lain seperti yang pernah ditawarkan oleh dinas Perkim provinsi NTB adalah mengurangi luas lahan genangan DAM Mujur, sehingga tidak akan mengenai wilayah desa lelong dimana saat ini ada penolakan, semua opsi akan selalu bisa dilaksanakan sepanjang pemerintah ini mau kata Lalu Wink.

Hanya pemerintah Loteng selama ini tidak pernah mau menjadikan DAM Mujur sebagai program pembangunan prioritas.
Sebaiknya Gubernur NTB tidak bisa memenuhi janjinya untuk turun menemui masyarakat di lokasi DAM mujur untuk berbicara dengan masyarakat, jangan hanya bisa mengumbar janji saat musim kampanye namun saat setelah terpilih malah makin lupa janjinya.
Demikian juga kepada Bupati Loteng untuk setidaknya mau peduli seperti semangatnya membangun kantor Bupati megah, pasar mewah dan infrastruktur penunjang kemewahan kekuasaan, tapi lupa kepada DAM Mujur yang akan memenuhi hajat hidup rakyat banyak, pungkasnya. ( tl-02 )

Related Posts

  1. Pingback: quick cash loans
  2. Pingback: personal loan
  3. Pingback: installment loans
  4. Pingback: tadalafil 20

Tinggalkan Balasan