Headline

Wanita Muda Asal Perumnas Praya Diamankan Polisi Terkait Berita Hoax Corona

FZ (jaket merah) warga Perumnas Tampar-ampar, terduga penyebar berita hoax pasien positif corona

Lombok Tengah
Tribunombok.net – Kembali, seorang wanita muda yakni FZ (29) warga Perumnas Tampar-Ampar, Kelurahan Jontla, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah diamankan pihak kepolisian Polres Loteng terkait berita bohong atau berita hoax kasus Corona.

Wakapolres Loteng, Kompol Ketut Tamiana didampingi Kasat Reskrim kepada wartawan pada jumpa pers, Selasa (24/3/2020) mengungkapkan bahwa, FZ. Diamankan tim kepolisian karena diduga telah menyebarkan atau mengesher berita bohong atau hoax terkait kasus corona.

Dijelaskan bahwa, FZ Melalui chat di WA group mengatakan bahwa ada warga positif Corona di puskesmas Labuapi , ternyata setelah di cek berita tersebut tidak benar. Sementara berita yang di sher tersebut telah meresahan warga Labuapi dan Lombok pada umumnya. Hal tersebut karena ternyata percakapan melalui WA group tersebut menyebar ke publik.

Atas hal tersebut, aparat kepolisian kemudian melacak dan mencari tahu siapa dan dari mana orang yang menyebarkan informaai tersebut. Dan aparatpun berhasil menemukan penyebar pertama informasi tersebut yakni FZ.

Selanjutnya, Selasa pagi (24/3/2020) aparat menjemput FZ di rumahnya untuk selanjutnya diamankan di Polres Loteng, sembari menjalani proses pemeriksaan oleh tim penyidik Polres Loteng.

Sementara tim kepolisian sendiri masih melakukan proses penyelidikan dan melacak siapa orang yang menyebarkan chat di WA group tersebut ke publik. Mengingat dalam cat tersebut, FZ meminta kepada aggota WA untuk tidak menyebarkanke publik karena akan dikonfurmasi lanjut. Namun ternyata chat tersebut disebar ke publik.

Terhadap kasus ini, tim penyidik Polres Loteng saat ini masih mendalami, juga akan melakukan koordinasi dengan pihak Subdit Siber Polda NTB.

Sementara atas perbuatan yang dilakukannya, jika terbukti, maka FZ dijerat dengan UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp.1 Milyar.

Pada kesempatan tersebut, Wakaplres Lombok Tengah menghmbau kepada masyarakat utuk lebih berhati-hati dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas atau belum pasti kebenarannya. Sebab hal tersebut bisa meresahkan masyarakat.

Sementara FZ pada kesempatan tesebut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh msyarakat atas berita hoax yang telah menyebar tersebut.

“Saya sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Labuapi dan Lombok pada umumnya, yang telah resah dengan beredarnya informasi terkait pasien positif Corona di puskesmas Labuapi tersebut”, ungkapnya dengan penuh penyesalan. ( tl-02 )

.

Related Posts

  1. Pingback: cialis online
  2. Pingback: generic ed pills
  3. Pingback: viagra 50mg
  4. Pingback: viagra 100mg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen − four =