Headline

Pilkades Rembitan Memanas, Kantor Desa di Segel

PRAYA

Tribunlombok.net – Pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Rembitan Kecamatan Pujut ternyata tidak berjalan dengan mulus. Bahkan sehari setelah dilakukan pencoblosan, ketegangan terjadi di Desa itu, hal itu akibat dari kekecewaan salah satu bakal calon yang menuding banyak kecurangan. Bahkan dalam melampiaskan kekecewaan itu, masyarakat melakukan penyegelan terhadap kantor Desa. Mereka meminta kepada panitia untuk melakukan penghitungan ulang, karena surat suara yang dicoblos lebih dari satu kali malah disahkan oleh panitia, padahal di Desa lain kalau pencoblosan lebih dari satu kali maka dianggap batal.“Yang jelas kami meminta perhitungan ulang, karena sangat banyak kecurangan. Banyak terlihat kertas suara yang disahkan oleh panitia, padahal banyak di Desa lain kalau surat suara dicoblos dua kali maka itu batal,”ungkap Arifin Tomi salah satu kandidat yang melakukan perotes, Kamis (25/10). Lebih jauh disampaikan, bahwa pihaknya legowo menerima kekalahan jika pemilihan dilakukan secara baik. Untuk itu, pihaknya hanya meminta kepada panitia untuk melakukan penghitungan ulang kepada surat suara, agar yang dicoblos dua itu tidak disahkan. “Apa susahnya melakukan penghitungan ulang agar tidak terjadi apa- apa,”jelasnya.Selain mengesahkan surat suara yang dicoblos dobel, pihaknya juga menilai bahwa banyak Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dobel namanya, tapi semua menggunakan hak pilihnya.“Banyak DPT yang mencoblos dua kali, sehingga jumlah surat suara membengkak,”tegasnya.

Pihaknya mengaku sangat dirugikan dengan berbagai permasalahan itu, karena memang suara- suara tersebut, diduga masuk pada calon yang menang. Sehingga atas temuan- temuan tersebut, pihaknya bersama tim sangat keberatan sangat keberatan. “ Kami hanya meminta perhitungan ulang secara manual disemua TPS tersebut,kami tidak bertanggung jawab jika akan terjadi hal- hal yang tidak kita inginkan bersama,”jelasnya.Sementara itu, ketua panitia Pilkades Rembitan, Lalu Gazal mengaku bahwa semua proses Pilkades sudah dijalankan sesuai dengan aturan yang ada, pihaknya mengakui mengesahkan surat suara yang dicoblos dua kali, karena memang tidak mengenai calon yang lain dan sudah ada dalam peraturan.“Karena lipatanya tidak dibuka sepenuhnya maka saat dilakukan pencoblosan, tembusanya ada dua. Hanya saja, karena hanya mengenai satu calon dan yang lainya ada diluar poto calon, maka tetap kita anggap sah,”ungkap Lalu Gazali saat ditemui dikediamanya.Terkait dengan adanya masyarakat yang memilih lebih dari dua kali, pihaknya sampai saat ini memang belum mengetahui secara pasti, namun ia memastikan hal itu tidak ada. Karena saat pemilihan juga dilakukan pengawalan yang sangat ketat. “Yang jelas kami melakukan sesui dengan ketentuan yang berlaku dan kita sudah plenokan, karena memang sudah tidak ada masalah,”tegasnya.Diakuinya, di Desa rembitan yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) ada 7522 dan yang menggunakan hak pilihnya sekitar 6032,kalaupun saat ini ada protes dari salah satu kandidat, maka pihaknya menyarankan agar melayangkan gugatan kepada Kabupaten. “Kita sudah pleno, maka silahkan yang menggugat bisa lewat panwas atau kabupaten,”tegasnya.Sementara itu, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakaat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah, Jalaluddin menegaskan bahwa banyak di Desa yang memang mengesahkan dua pencoblosan tersebut, hanya saja dalam aturan bahwa itu tetap tidak sah. Untuk itu, ada beberapa desa yang memang melakukan perhitungan ulang, meskipun ia tidak menyebutkan nama desa tersebut. “Yang jelas kalau dua pencoblosan itu batal. Kita tetap mengacu kepada aturan yang berlaku,” pungkasnya (tl-03)

Related Posts

  1. Pingback: cash payday
  2. Pingback: online gambling
  3. Pingback: casino games
  4. Pingback: levitra coupon
  5. Pingback: levitra generic
  6. Pingback: buy levitra
  7. Pingback: cialis online
  8. Pingback: cialis generic

Tinggalkan Balasan