Headline

Coblosan Tembus Disepakati Batal

PRAYA/tribunlombok.net-Polemik syah tidaknya surat suara yang dicoblos tembus akhirnya menemukan titik terang. Panitia kabupaten memastikan surat suara yang coblos tembus dipastikan batal.
Kepala DPMD Lombok Tengah, Jalaludin menegaskan, Jalaludin menegaskan, syah tidaknya surat suara coblos tembus sudah dibahas sejak jauh hari oleh tim perumus yang berasal dari berbagai kalangan. Suara coblos tembus disepakati batal atau tidak syah.
“Terkait ini, panitia sudah sering mensosialisasikan ke panitia di desa jika surat suata coblos tembus, batal,” terang Jalal saat menemui warga Desa Saba, Kecamatan Janapria, tadi siang.
Dalam kesempatan ini, Jalaludin didampingi staf ahli bupati Loteng, Murdi dan Kabag Hukum Setda Loteng, H Mutawalli.
Penegasan yang disampaikan Jalaludin menjadi jawaban atas polemik syah tidaknya surat suara coblos tembus yang banyak terjadi di sejumlah desa.
Dijelaskan Jalal, penegasan sejak jauh hari jika agar semua penyelenggara satu kata dalam teknis pemilihan kepala desa. Karena itu, jika masyarakat menemukan adanya perlakuan beda di masing-masing TPS, Jalaludin menyarankan masyarakat melayangkan gugatan ke panitia pengawas yang telah dibentuk Pemkab Lombok Tengah.
“Panitia pengawas beranggotakan sekitar 100 orang. Tim berasal dari semua unsur terkait,” terangnya.
Pengaduan masyarakat soal adanya hal–hal yang menyimpang dari aturan selanjutnya menjadi bahan bagi tim sengketa untuk menyelesaikan persoalan.
“Panitia akan perintahkan hitung ulang jika terjadi pelanggaran. Dan tim akan mengeluarkan keputusan yang bersifat kolektif dan kolegial. Tidak bisa diputuskan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Untuk penyelesaian sengekata pilkades yang muncul di beberapa desa telah diatur dalam Peraturan Bupati. “Sengketa yang diselesaikan fokus pada sengketa hasil Pilkades,” tegasnya.
Sementara, Kabag Hukum Setda Loteng, H Mutawalli menjelaskan, Tim Kabupaten satu bahasa terkait seluruh proses Pilkades. “Apa yang telah disampaikan Pak Jalal juga sama dengan kami dan panitia yang lain,” terangnya.
Terhadap beberapa masalah yang muncul hari ini akan diselesaikan melalui tim penyelesai sengketa. “Silakan sampaikan fakta-fakta di lapangan secara tertulis,” jelasnya.
Sementara, calon Kepala Sesa Saba, H Mursidin mendesak Pemkab Loteng agar mengesahkan surat suara yang dibatalkan. Keputusan membatalkan surat suara coblos tembus merugikan banyak pihak.
Terpisah, Calon Kepala Desa Rambitan, Arifin Tomy mendesak Pemkab Loteng agar merekomendasikan penghitungan ulang di Desa Rambitan.
“Apa yang terjadi di Rambitan justru sebaliknya. Panitia melanggar ketentuan dalam Perbup dan melanggar arahan dari panitia kabupaten. Surat suara coblos tembus malah disyahkan. Seharusnya itu dibatalkan,” bebernya.
Selain itu, banyak persoalan lain dalam tahapan pencoblosan, penghitungan suara maupun proses pleno di Desa Rambitab. Kejanggalan ini yang membuat dirinya mengajukan gugatan agar dilakukan penghitungan ulang di Desa Rambitan. (tl-01)

Related Posts

  1. We still cannot quite think We could come to be sort checking important points located on your blog post. My children and i are sincerely thankful to your generosity and with giving me possibility pursue our chosen profession path. Just you important information I of your web-site.

  2. I am speechless. This is a very good blog and very attractive too. Nice work! That’s now not in reality so much coming from an beginner publisher like me, but it’s all I may say after diving into your posts. Nice grammar and vocabulary. Now not like other blogs. You in point of fact recognise what you?re talking approximately too. Such a lot that you made me need to discover more. Your weblog has transform a stepping stone for me, my friend.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 5 =