Headline

Terkait Konsolidasi Pilkada, PCNU Loteng Tabayyun 24 Jam Jika Di Butuhkan

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Terkait dengan statmen salah seorang wakil ketua PWNU NTB yang menyayangkan konsolidasi yang dilakukan PCNU Loteng dalam menyikapi pilkada Lombok Tengah 2020 disalah satu media online. Maka penting kami sampaikan bahwa itu kami anggap sebagai komentar pribadi beliau bukan mewakili PWNU, apalagi kami tahu beliau sangat dekat dengan salah satu calon. Demikian diungkapan oleh Bahaidin Ahmad,
Wakil Sekretaris PCNU Loteng, Mantan Ketua Umum PKC PMII NTB 2014 – 2016

“Kami yakin PWNU NTB tidak akan gegabah menanggapi setiap kabar yang muncul, beliau – beliau PWNU NTB pasti akan tabayyun dulu sebelum komentar. Karena itu adalah tradisi dasar NU dalam menyikapi persolaan, tradisi itu tidak mungkin dihilangkan oleh PWNU kecuali mungkin yang memiliki kepentingan politik pribadi atau sebagai timses salah satu calon,” terangnya.

Sementara semua tahu bahwa NU begitu kuat menjaga agar tradisi yang di tinggalkan para sepuh dan orang tua kita selama ini di NU. Oleh karenanya, kami sayangkan statmen-statmen yang beliau sampaikan tidak berdasarkan sesuai fakta. Itulah makanya penting kita melakukan klarifikasi dan tabayyun dulu sebelum menyampaikan pendapat.

“Insya Allah kami dari PCNU Loteng tetap siap jika diminta untuk melakukan klarifikasi oleh PWNU, mau dipanggil ke kantor PWNU NTB kami siap kapanpun jua, mau dikantor PCNU Loteng kami juga siap dan kantor buka 24 jam untuk umum. Sekali lagi kami tegaskan bahwa NU tidak boleh kehilangan akar tradisi dan budayanya,” ungkapnya.

Namun terkait sikap pilkada memang kami dari keluarga besar PCNU Loteng sudah bulat untuk mendukung ketua PCNU Loteng, dan itu tidak ada yang salah apa yang kami lakukan karena kami juga tidak mungkin bertindak tanpa dasar. Maka kami berharap itu jangan diceroki apalagi dengan membawa – bawa nama NU. Dan kami dukung PWNU NTB harus memantau perkembangan dimasing – masing kabupaten kota di NTB yang melaksanakan pilkada serentak 2020 ini. Kami berharap jangan hanya fokus ke Lombok Tengah saja, Lombok Tengah ini sudah bassis NU jadi insya Allah kami sudah terbiasa menghadapi hal – hal seperti ini.

“Maka gak usah direcoki, kecuali memang yang ada kepentingan politik pribadi ya kami bisa mafhum. Tapi jangan karena tedensi kepentingan pribadi itu atau karena sudah dukung salah satu calon, lalu tiba – tiba statmen mengatas namakan NU menyalahkan orang lain. Kalo itu yang terjadi maka kami sangat sayangkan itu,” pungkasnya. (red)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 1 =