Headline

Kasta NTB Kembali Datangi Kejati Pertanyakan Penanganan Kasus LCC

Mataram
Tribunlombok.net – KASTA NTB kembali datangi Kejati Provinsi NTB, Selasa 26 November 2016 dengan tujuan mempertanyakan kembali progres penanganan kasus korupsi pada lahan Lombok City Center (LCC) Gerimak Narmada, kedatangan puluhan pengurus KASTA NTB DPC LOBAR yang dipimpin oleh ketuanya Alhadi Muis yang dalam Audiensi tersebut yang d trima langsung oleh asisten tindak pindana Khusus Kejati NTB Gunawan Wibisono, SH., MH. Aldy sapaan ketua KASTA NTB DPC LOBAR mempertanyakan sampai sejauh mana penanganan kasus dugaan korupsi lahan LCC paska keluarnya hasil audit BPKP, kami sudah berupaya membantu APH dalam hal ini Kejati NTB dengan masyarakat karena kami karena kami sudah berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini janjinya, silahkan kawan-kawan KASTA NTB setiap saat berkoordinasi dengan kami untuk mempertanyakan progres kasus ini, kami welcome dan berterima kasih karena merasa di dukung penuh katanya mempersilahkan sementara itu Ketua Pembina Kasta NTB Lalu Wink Haris yang juga ikut hadir mendampingi pengurus KASTA NTB DPC LOBAR berharap agar penetapan tersangka pelaku dugaan tindak pindana Korupsi pada lahan LCC ini akan menjadi pintu masuk bagi penyelesaian kasusnya secara menyeluruh, kami pada prinsipnya agak kecewa dengan APH dalam hal ini Kejati NTB belum menyentuh persoalan utama dari kasus Korupsi kasus LCC ini yakni menyangkut masalah penyertaan modal Pemkab Lobar melalui PT. Tripat dan Pihak Swasta PT. Bliss, yg saat ini di angkat oleh APH justru yang di angkat masih tergolong terinya dan belum menyentuh HIUnya kata Lalu Wink menganalogikan, kasus Ruislaq kantor eks BPP (Balai Penyuluh Pertanian) antara PT. BLISS dengan Pemkab Lobar justru yg lebih dulu di utamakan penyidikannya sesal Lalu Wink Haris, tetapi pihaknya tetap menghormati Kejaksaan Tinggi NTB yang sudah bekerja cukup maksimal untuk berupaya menuntaskan kasus ini dan berharap kasus Ruislaq ini menjadi pintu masuk untuk penyelesaian kasus dugaan Korupsi lahan LCC ini secara menyeluruh katanya menekankan. Menjawab hal tersebut Aspidsus Gunawan Wibisono, SH MH, mengatakan tentu kejaksaan melihat persoalan mana yang paling berpotensi untuk di selesaikan terlebih dahulu kami hanya meminta menyeluruh agar nanti benar-benar lengkap dan tidak mental di persidangan karna merasa masih belum lengkap jika sudah ada penetapan tersangka katanya. Kami berjanji untuk segera mengumumkan nama-nama tersangka karna pada prinsipnya kami sudah mengantongi nama-namanya kata Hasan Basri, SH MH, salah seorang penyidik Pidsus Kejati NTB menambahkan. Kami tentu tidak bisa berjanji kapan waktunya dan harinya untuk penetapan tersangka karena ada beberapa langkah yg harus kami lewati terlebih dahulu dan insyaallah dalam waktu dengan kami akan melakukan gelar perkara atas kasus Lahan LCC tersebut katanya menambahkan. ( tl-02 )

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × four =