Headline

Terima Hearing Warga, Kades Pandan Indah Sampaikan Arah DD Tahun 2020 Dengan Rinci

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Menanggapi sejumlah pertanyaan dari masyarakat yang datang hearing ke kantor desa Pandan Indah kemarin, yang mempertanyakan terkait penggunaan 40 persen Dana Desa (DD) tahap pertama serta proses pendataan terhadap masyarakat yang mendapatkan bantuan berupa BLT desa, Kades Pandan Indah yakni Anhar Ditya menyampaikan dengan panjang lebar dan detail terhadap hal tersebut.

Untuk angaran (DD) tahun 2020 yang totalnya berjumlah Rp 1.678.555.000 dan sudah terpakai 40% untuk tahap pertama, Anhar dihadapan masyarakat merincikan bahwa, DD tahap pertama tersebut digunakan untuk berbagai program kerja yang ada.

Program-program tersebut yakni ; sub bagian pendidikan sebesar Rp 15.000.000, sub bidang pekerjaan umum dan tata ruang Rp 85.000.000, sub bidang rabat jalan 100 m di dusun dangah 43.697.500, rabat jalan 85 m Dusun Kelambi 1A 30.500.000, rabat jalan 70 m Dusun Kelambi 1B Rp 31.555.000, rabat jalan 100 m dusun kelambi II Rp 35.355.000, rabat jalam 115 M dusun sukalalem A Rp 50.105.000, tabat jalan 50 M dusun sukalalem B Rp 22.892.500, perkerasan jalan (sirtu) Dusun Dangah 200 M Rp 22.395.000

Selanjutkan anggaran digunakan untuk pembangunan sumur bor dusun panggongan Rp 78.172.000, pembangunan sumur bor dusun bolor gejek Rp 77.803.000, pembangunan sumur bor dusun dangah Rp 72.817.000, pembangunan sumur bor dusun nangker Rp 21.216.000, sub bidang perhubungan komunikasi dan informatika Rp 8.500.000, sub bidang kebudayaan dan keagamaan Rp 55.000.000, P3K 3.294.800
“Adapun total keseluruhannya DD tahap pertama yang 40 persen tersebut adalah Rp.671.422.000,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pencairan DD tahap ke 2 akan dimanfaatkan ybtuk BLT DD covid-19. Dimana jumlah penerima sebanyak 263 Kepala Keluarga (KK) selama 3 bulan. Setiap satu kali penyaluran yang diberikan per KK Rp.600.000 totalnya adalah Rp.157.800.000 diberikan selama satu kali penyaluran dikali tiga bulan maka jumlahnya  Rp.473.400.000.
Selanjutnya berdasarkan aturan dari pemerintah pusat, ada tambaha tiga bulan untuk penerima BLT DD yaitu dengan  jumlah uang Rp 300.000/bulan. Dengan jumlah 263 KK penerima, maka jumlahnya Rp.78.900.000 satu kali penyaluran.
Kemudian 78.900.000 dikali 3 bulan berjumlah Rp 236.700.000 sehingga total keseluruhan DD yahg digunakan untuk BLT DD yakni Rp.473.400.000 ditambah Rp 236.700.000 menjadi Rp.710.100.000, dan InsyaAllah beberapa hari kedepan ini BLT DD tahap pertama akan dibagaikan oleh Satgas covid-19 secara langsung kepada masyarakat penerima.

“Terhadap hal tersebut, pihaknya selaku Kades Pandan Indah mengharapkan kerjasama dan dukungan dari semua pihak, khususnya masyarakat desa Pandan Indah, supaya semua program desa yang ada bisa berjalan dengan baik dan lancar,” pungkas Anhar Ditya. (tl-02)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven − 3 =