Headline

Sejumlah desa Terendam Banjir, 8 Rumah Warga Rusak

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Intensitas hujan yang cukup tinggi pada hari Kamis (28/5/2020) semenjak pukul 15.20 WITA, dalam wilayah Kabupaten Lombok Tengah telah menyebabkan bencana banjir semenjak pukul 19.00 WITA di sejumlah desa yang ada. Sedikitnya 8 unit rumah milik warga mengalami kerusakan akibat tergerus arus air dan tergenang air banjir

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Lombok Tengah, Murdi, AP.,M.Si melalui pernyataan resminya pada jumat dinihari (29/5/2020) mengungkapkan bahwa, desa-desa yang terdampak banjir akibat luapan air sungai tersebut yakni ;

  1. Kecamatan Praya Timur, meliputi Desa Semoyang, Desa Ganti (2 Dusun), Desa Sengkerang (7 Dusun), Desa Landah (8 Dusun), dan Desa Mujur.
  2. Kecamatan Praya Tengah, meliputi wilayah Desa Persiapan Lelong
  3. Kecamatan Praya Barat Daya, meliputi wilayah Desa Ranggata.
  4. Kecamatan Janapria, dusun Bawak Bunut desa Lekor. Kejadian bencana banjir ini disebabkan oleh luapan air parit/sungai yang mengalami penyempitan dan sedimentasi alur parit/sungai yang melintasi pemukiman warga, serta penumpukan sampah pada alur sungai/parit. Air terpantau mulai surut semenjak pukul 22.30 WITA setelah intensitas hujan mulai rendah dan membuka 2 (dua) pintu saluran irigasi guna mengalihkan aliran air.

Akibat dari banjir yang hingga Jumat pagi masih menggenangi sejumlah titik atau wilayah tersebut yakni ; Tergenangnya rumah warga + 1.500 KK. Rusaknya 8 unit rumah warga. Adapun nilai kerugian materil yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan. 5 Regu TRC BPBD Kab. Lombok Tengah diterjunkan ke lapangan guna melakukan assessment awal dan pemberian bantuan kedaruratan

Pihak BPBD Loteng sendiri sejauh ini terus berupaya untuk melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait diantaranya, BPBD Prov. NTB, Basarnas Mataram, Dinas PUPR Kab. Lombok Tengah, Dinas Sosial Kab. Lombok Tengah, Pemerintah Kecamatan beserta Koramil & Mapolsek, serta pemerintah desa setempat guna langkah penanganan selanjutnya.

Adapun langkah awal yang dilakukan yakni, menyalurkan kebutuhan mendesak diantaranya Selimut, Terpal, Makanan Siap Saji, dan Air Minum

Mengingat genaganan air atau banjir masih terjadi di sejumlah wilayah, pihak BPBD menghimbau warga untuk menghindari area berbahaya dan mencari tempat perlindungan yang lebih aman (terutama warga lansia, perempuan, anak-anak, dan kelompok warga rentan lainnya).

Sementara untuk wilayah yang genangan airnya sudah surut, masyarakat (terutama warga laki-laki dewasa) mulai kembali ke rumah masing-masing untuk memantau dan memeriksa kerugian materil, sementara warga rentan (perempuan, lansia, dan anak-anak) masih berlindung pada tempat-tempat yang aman disekitar lokasi bencana.

Untuk kondisi saat ini, masyarakat terdampak banjir mengharapkan uluran bantuan mendesak berupa ; Sembako, Tenda pengungsian, Pakaian layak pakai, Obat-obatan dan kebutuhan mendesak lainnya. (tl-02

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − eight =