Home Articles posted by redaksi TribunLombok.net
Headline

Mataram, Tribunlombok.net – Baru saja BPS NTB merilis data pertumbuhan ekonomi NTB Triwulan I. BPS menyebutkan Perekonomian NTB Triwulan pertama mengalami kontraksi y on y sebesar -1,13% dan q to q sebesar -3,30 %. Apa artinya? Kinerja perekonomian NTB triwulan I menurun jika dibandingkan dengan periode Januari-Maret 2020; juga makin memburuk jika dibandingkan periode Oktober-Desember 2020. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPW Partai Gelora NTB, Lalu Pahrurrozi.

Dijelaskan bahwa, dampak Covid-19 terasa “makin dalam” bagi perekonomian NTB, kehidupan rakyat makin susah, mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Hal itu tampak pada statistik konsumsi rumah tangga pada triwulan I ini saat ini berkurang sebesar -3,48%. Konsumsi rumah tangga menunjukkan penggunaan barang dan jasa oleh rumah tangga sebagai konsumen akhir yang terdiri dari makanan, minuman, pakaian, kosmetik, perumahan, kesehatan, pendidikan serta lainnya. Secara konseptual, konsumsi rumah tangga semestinya terus mencetak pertumbuhan positif seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat.

Jika ditelusuri sejak awal tahun 2020, konsumsi rumah tangga pada triwulan 1 tahun 2020 sempat mencatat pertumbuhan positif sebesar 2,91%, namun sejak Covid-19 diakui masuk ke Indonesia, dampaknya mulai terasa. Konsumsi rumah tangga pada triwulan II mengalami kontraksi sebesar -2,95%, selanjutnya pada triwulan 3 kembali mengalami kontraksi sebesar -4,42%, juga pada triwulan 4 mengalami kontraksi -4,74%, dan pada triwulan 1-2021 juga mengalami kontraksi -3,48%.

Rilis BPS hari ini dapat menjadi semacam warning bagi pengambil kebijakan, bahwa dampak ekonomi Covid-19 makin dalam, dan yang pertama kali terdampak adalah rakyat yang kehilangan pekerjaannya. Karena itu, “kaum pemimpin” mesti menunjukkan kepekaan pada situasi ini, dengan cara mengoreksi kebijakan pembangunan yang terlalu berorientasi infrastruktur, dengan cenderung mengabaikan program yang berorientasi pada penguatan dan perlindungan ketahanan ekonomi warga.

Rilis BPS NTB hari ini juga mencatat kinerja perekonomian NTB yang merosot, masih dibawah capaian nasional. Jika NTB mengalami kontraksi sebesar – 1,13%, maka catatan nasional masih sedikit lebih baik, – 0,74%. Tentunya, kinerja perekonomian pada Triwulan I ini dapat menjadi cambuk bagi Bang Zul beserta tim suksesnya, untuk lebih serius menangani dan membenahi dampak Covid-19. Jangan sampai konsolidasi jelang Pilpres yang masih jauh, menyebabkan perhatian dalam memimpin NTB berkurang. ‘Pesan dari BPS” ini jelas, ukirlah prestasi di NTB untuk memantaskan diri berlaga dalam kancah nasional.

Kembali ke Statistik BPS. Apa saja sektor perekonomian yang terdampak paling dalam? BPS mencatat sektor transportasi dan pergudangan mencatat kontraksi sebesar -25,14%; dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencatat kontraksi sebesar -22,87%. Adapun sektor yang berkontribusi positif dalam struktur perekonomian NTB yaitu sektor informasi dan komunikasi sebesar 12,34%, juga pertanian sebesar 6%. Sektor pertanian sekaligus menjadi semacam “penahan/pelindung” jatuhnya perekonomian NTB karena berkontribusi positif sebesar 1,27% terhadap pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi -1,13%. Andaikata sektor pertanian ini juga terpuruk, maka kontraksi perekonomian NTB makin dalam. Bagaimana dengan industri?. Catatan triwulan pertama ini lumayan menggembirakan, setelah sektor industri pengolahan selama 2 triwulan berturut-turut mengalami kontraksi, pada triwulan pertama ini alhamdulilLah positif 2,62%. Sekali lagi alhamdulilLah. (tl-02/*)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Komandan Koramil (Danramil) 07/Batukliang, Kodim 1620/Loteng Kapten Chb. Heri Susanto melakukan aksi peduli sosial di tengah masa Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga memasuki pertengahan bulan Ramadan 1442 H saat ini.

Danramil beserta beberapa orang Anggota Bhabinsa di masing-masing wilayah binaannya yang disertai oleh para ibu-ibu Persit ranting Batukliang membagikan sejumlah bantuan berupa paket sembako di Dusun Lendang Ree dan Dusun Pondok Pande Desa Barebali Kec. Batukliang Kab. Lombok Tengah Prov. NTB, Selasa (04/05/2021).

Kegiatan kali ini diinisiasi oleh Satuan Komando Atas dalam hal ini Kodim 1620/Loteng yang sebelumnya telah memberikan arahan kepada para Danramil yang ada dimasing-masing Koramil jajaran Kodim untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya dapat membantu meringankan beban warga masyarakat.

Situasi saat ini menyebabkan beberapa kepala keluarga bahkan terpaksa tidak dapat mecari nafkah.
Pandemi Covid-19 yang melanda Tanah Air banyak membuat lumpuh berbagai sektor hingga berdampak pada Perekonomian warga.

Olehkarenanya, salah satu upaya yang dilakukan Komandan Koramil 1620-07/Batukliang turut memberikan bantuan ke warga sekitar yang kurang mampu untuk setidaknya dapat membantu dalam mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.

Komandan Koramil 1620-07/Batukliang menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan ini untuk membantu meringankan beban mereka yang membutuhkan sekaligus agar dapat menjadi contoh bagi banyak orang di sekitarnya.

“Hidup dalam bermasyarakat dan bernegara itu harus saling membantu, saling tolong menolong antar sesama untuk mempererat persaudaraan,” katanya.

Selain itu, lanjutnya “Ikhlas dan sukarela saat tolong-menolong juga merupakan pengamalan nilai Pancasila yakni sila kedua yang berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, ungkap Danramil saat berada di rumah Alimah (67) salah satu warga penerima bantuan.

Sejumlah paket sembako tersebut sudah tersebar dibagikan di berbagai Dusun yang ada di wilayah Kec. Batukliang. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, aksi pembagian sejumlah paket sembako pun dilakukan di kawasan Dusun Lendang Ree dan Dusun Pondok Pande Desa Barebali.

“Saya berharap kita semua khususnya Para Anggota Koramil baik Babinsa maupun Persit bisa saling peduli antar sesama untuk meringankan beban mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan dari kita,” tutup Danramil. ( tl-02 )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, Senin (3/5/2021) menyerahkan rekomensasi hasil pembahasan LKPJ 2020 kepada Bupati Lombok.

Penyerahan rekomendasi tersebut, dikakukan dalam Rapat Paripurna yang digelar DPRD Lombok Tengah dengan agenda sidang yakni; pembukaan masa sidang ketiga tahun sidang 2021 dan Penyampaian Keputusan DPRD Tentang Rekomendasi LKPJ Bupati Lombok Tengah Tahun Anggaran (TA) 2020.

Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Loteng, M.Tauhid S.Ip dan dihadiri oleh 38 anggota dan seluruh unsur pimpinan DPRD.

Hadir pula Bupati Lombok Tengah, H.Lalu Pathul Bahri S.Ip dan jajaran Forkompinda Pemkab Loteng serta tamu undangan lainnya.

Sementara rekomendasi DPRD terhadap LKPJ kepala daerah tahun anggaran 2020 dibacakan oleh Plt. Sekretaris Dewan (Sekwan) H.Suhadi Kana S.Sos M.Hum.

Suhadi Kana saat menyampaikan rekomendasi dewan menegaskan, secara keseluruhan penyusunan LKPJ Kepala Daerah telah memenuhi ketentuan sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, sebagai pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Walaupun demikian, Gabungan Komisi memandang bahwa dalam penyusunan dokumen LKPJ perlu ditingkatkan koordinasi antara Tim Penyusun LKPJ selaku pengolah data dengan OPD selaku penyedia data. Hal ini menjadi penting kami sampaikan mengingat dalam pelaksanaan konsultasi komisi dengan OPD mitra kerja, ada OPD yang tidak mengetahui data yang tertuang dalam dokumen LKPJ,” ungkap Suhadi Kana.

Sehingga tidak mampu dijelaskan secara detail terkait dengan target, realisasi dan pokok permasalahan yang ada. Hal ini tentu sangat penting untuk bisa dijadikan pertimbangan bagi kepala daerah, untuk ke depan betul-betul lebih mengedepankan sikap profesionalitas dalam menempatkan pejabat di semua OPD sesuai dengan kemampuan dan keahliannya.
“Gabungan komisi menilai secara umum kinerja bupati dalam penyelenggaraan urusan Pemda telah diselenggarakan dengan baik. Namun ada beberapa koreksi yang harus diatensi oleh Pemda untuk penyempurnaan pada waktu yang akan datang. Sebagaimana tertuang dalam catatan dan rekomendasi komisi dan gabungan komisi,” tegasnya.

Disampaikan juga bahwa capaian pelaksanaan program dan kegiatan sebagaimana tertuang dalam lampiran pertama LKPJ, terhadap pelaksanaan program kegiatan, selain yang dialihkan untuk percepatan penanganan covid 19. Agar diupayakan untuk menampilkan permasalahan yang dihadapi dan solusi yang konkrit dan terukur. Sehingga ke depan akan menjadi tolak ukur dalam mengambil kebijakan.
“Kita menyampaikan apresiasi kepada Pemda yang telah menetapkan kebijakan strategis selama tahun 2020. Walaupun kita ketahui bersama bahwa, terkait dengan penundaan pembayaran insentif bagi para Nakes yang berada di garda depan dalam penanganan covid-19, masih tertunggak sampai sekarang,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa capaian prioritas pembangunan di Lombok Tengah tentang laju pertumbuhan ekonomi mengalami perlambatan. Bahkan lebih tepatnya mengalami penurunan dari target 6,56 persen, yang terealisasi kurang dari 6,68 persen.
“Sehingga DPRD meminta Pemda agar berupaya untuk mencari berbagai terobosan dan inovasi dalam melaksanakan perencanaan pengelolaan keuangan daerah, agar pertumbuhan ekonomi dapat kembali positif,” terangnya.
Terkait tingkat kemandirian fiskal yang masih cukup rendah yaitu sebesar 9,64 persen dari total pendapatan daerah yang diperoleh. Hal ini menandakan bahwa untuk keberlangsungan tata kelola Pemerintahan, memberikan layanan kepada masyarakat dan menciptakan pertumbuhan ekonomi di daerah masih sangat bergantung pada sumber dana dari luar, baik dari Provinsi maupun dari Pemerintah Pusat.
“DPRD meminta kepada Pemda agar melakukan kajian mendasar dan komprehensif terhadap keseluruhan aset daerah, untuk meningkatkan sumber PAD pada tahun anggaran yang akan datang,” jelasnya.
Suhadi Kana menambahkan, kebijakan penyesuaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dilakukan oleh Pemda pada Perubahan APBD tahun anggaran 2020 akibat penurunan potensi di masa pandemi Covid-19, berdampak pada rendahnya realisasi PAD yang ditargetkan pada tahun 2020. Oleh sebab itu, DPRD meminta dan mendukung Pemda untuk terus melakukan upaya strategis dan nyata untuk meningkatan PAD yang terukur dan produktif pada waktu yang akan datang.
“Melihat capaian kinerja Pemda terhadap lima prioritas pembangunan tahun anggaran 2020 yang masih dalam klaster rendah. Apalagi terhadap tingkat pengangguran terbuka yang pada tahun 2019 mencapai 2,44 persen dan pada tahun 2020 mengalami peningkatan menjadi 3,74 persen atau naik sebesar 2,3 persen. Haruslah menjadi atensi secara serius untuk mewujudkan peningkatan yang signifikan pada tahun yang akan datang,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, DPRD Lombok Tengah juga menyampaikan apresiasi atas berbagai agenda kegiatan pembangunan yang berskala nasional, maupun internasional khususnya pelaksanaan even MotoGP yang diikuti dengan berbagai macam pembangunan fasilitas pendukungnya seperti perpanjangan Runway BILZAM serta pembangunan jalan bypass bandara menuju KEK Mandalika. ( tl.02 )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Satu unit rumah milik Hamzah (55), warga Dusun Mongge, Desa Sukadanpp

a Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, terbakar, senin (3/5) sekitar pukul 10.00 wita.

Sejumlah petugas dari Polsek Pujut, petugas pemadam kebakaran dari DPBD Lombok Tengah bersama masyarakat turut berusaha memadamkan api agar tidak menjalar ke bangunan yang lain.

“Kini api sudah berhasil dipadamkan, dugaan sementara penyebab kebakaran ini bersumber dari arus pendek listrik,” kata Kapolsek Pujut, IPTU Lalu Abdurrahman usai dari lokasi.

Menurut keterangan dari saksi di lokasi yakni Bapak Miyatin, kebakaran tersebut terjadi tanpa diketahui oleh pemilik rumah atau korban, karena korban saat itu sedang berada di sawah.

Saksi yang saat itu kebetulan lewat dan sudah melihat kebulan asap tebal dari rumah korban, sehingga dia langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api.

“Api berhasil padam sekitar satu jam setelah dua unit mobil damkar tiba dilokasi,” ujar Kapolsek.

Lalu Abdurrahman juga memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut kecuali harta benda milik korban.

“Ditaksir korban mengalami kerugian materil sekitar Rp. 150.000.000 -(Seratus lima puluh juta rupiah),” ucap Abdurrahman. ( tl-02 )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Satu unit rumah milik Hamzah (55), warga Dusun Mongge, Desa Sukadanpp

a Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, terbakar, senin (3/5) sekitar pukul 10.00 wita.

Sejumlah petugas dari Polsek Pujut, petugas pemadam kebakaran dari DPBD Lombok Tengah bersama masyarakat turut berusaha memadamkan api agar tidak menjalar ke bangunan yang lain.

“Kini api sudah berhasil dipadamkan, dugaan sementara penyebab kebakaran ini bersumber dari arus pendek listrik,” kata Kapolsek Pujut, IPTU Lalu Abdurrahman usai dari lokasi.

Menurut keterangan dari saksi di lokasi yakni Bapak Miyatin, kebakaran tersebut terjadi tanpa diketahui oleh pemilik rumah atau korban, karena korban saat itu sedang berada di sawah.

Saksi yang saat itu kebetulan lewat dan sudah melihat kebulan asap tebal dari rumah korban, sehingga dia langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api.

“Api berhasil padam sekitar satu jam setelah dua unit mobil damkar tiba dilokasi,” ujar Kapolsek.

Lalu Abdurrahman juga memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut kecuali harta benda milik korban.

“Ditaksir korban mengalami kerugian materil sekitar Rp. 150.000.000 -(Seratus lima puluh juta rupiah),” ucap Abdurrahman. ( tl-02 )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Bergerak dan terus bergerak, inilah yang dilakukan oleh jajaran pengurus DPD Partai Gelora Lombok Tengah. Tak terkecuali pada bulan Ramadhan ini, silaturrahim, pemantapan serta penguatan kelembagaan sampai tingkat desa atau Pengurus Anak Cabang (PAC) yang dikemas dalam safari ramadhan intens digalakkan.

Ketua DPD Partai Gelora Lombok Tengah, H.Efwin Akbariansyah menerangkan bahwa, sejak dideklarasikan pada tanggal 28 Oktober 3019 lalu, antusiasme masyarakat untuk bergabung dengan partai Gelora tinggi. Tak terkecuali di Lombok Tengah, saat ini keanggotaan partai Gelora Lombok Tengah sudah mendekati angka 2000 anggota.

” Jumlah ini tiap hari terus berubah, karena selain bisa mendaftar melalui jajaran pengurus DPD Gelora Lombok Tengah, masyarakat sendiri bisa mendaftar langsung secara online untuk menjadi anggota partai Gelora,” ungkap H Efwin.

Dijelaskan pula bahwa, saat ini DPD Partai Gelora Lombok Tengah sedang melakukan penguatan kelembagaan dengan mantapkan kepengurusan ditingkat Kecamatan hingga ingkar desa/kelurahan.

Terkait dengan hal tersebut, saat ini jajaran pengurus DPD Gelora Lombok Tengah terus meningkatkan koordinasi dan silaturrahim yang dikemas dalam safari ramadhan dengan jajaran pengurus ditingkat bawah.

“kami targetkan beberapa bulan kedepan, kepengurusan tingkat Kecamatan atau DPC, dan PAC ditingkat desa akan tuntas,” tegas H.Efwin dengan penuh rasa optimis. ( tl-02)

Headline

Lombok Barat, Tribunlombok.net – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar dan korban banjir serta warga terdampak covid-19, PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang merupakan bagian dari Astra Financial dan juga salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) FIFGROUP Cabang Lombok Barat, berkontribusi dengan memberikan bantuan berupa sembako atau makanan sehat kepada para Lansia, anak yatim dan masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar kantor dan korban banjir di Kecamatan Sekotong.

Situasi perekonomian yang belum pulih karena pandemi Covid-19 menyebabkan beberapa masyarakat sekitar kantor kehilangan mata pencahariannya dan menurunnya pendapatan harian yang diterima. Pada situasi lain, banjir yang sempat melanda beberapa Desa di Kecamatan Sekotong telah berdampak pada kondisi masyarakat setempat. Kecamatan Sekotong termasuk salah satu Kecamatan yang menjadi area operasional FIFGROUP Cabang Lombok Barat. Pemerintah Daerah dan Aparatur Desa sudah berupaya keras untuk membantu dan memberikan bantuan dalam upaya pemulihan kondisi pasca banjir. Namun masih ada beberapa masyarakat di daerah tersebut yang belum memperoleh bantuan karena banyaknya masyarakat sekitar yang menjadi korban banjir.

Melihat kondisi tersebut, pada tanggal 27 April 2021 FIFGROUP Cabang Lombok Barat memberikan bantuan berupa paket sembako atau makanan sehat di 2 lokasi yang berbeda yaitu di Desa Cendi Manik Kecamatan Sekotong kepada para korban banjir dan Desa Beleke kepada masyarakat ring 1 kantor. Pemberian bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Cabang FIFGROUP Lombok Barat Bapak I Putu Budhi Yadnya dengan didampingi langsung oleh Kepala Camat Gerung Bapak Muyadi, Kasat Intel Polres Lombok Bapak Agus Sugiarta, Kapolsek Gerung Bapak Syarifudin Zohri, Kapolsek Sekotong Bapak Kadek Sumerta dan Aparatur Desa setempat. Masyarakat penerima bantuan dipilih berdasarkan data masyarakat lansia yang sudah menerima vaksin Covid-19.

“FIFGROUP terus berusaha hadir dan bekerja sama dengan berbagai pihak memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat sekitar dan yang menjadi korban banjir. Tentunya saya berharap bantuan sembako atau makanan sehat ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi masa sulit yang kita hadapi saat ini,” tutur Bapak I Putu Budhi Yadnya.

Total paket sembako yang disalurkan di 2 lokasi tersebut berjumlah 82 paket. Manajemen FIFGROUP Cabang Lombok mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pertisipasi semua pihak dalam kegiatan penyerahan bantuan sembako sehingga proses penyerahan sembako berjalan dengan lancar dengan berpedoman pada Protokol Kesehatan Covid-19. ( tl-02/* )

Headline

Mataram, Tribunlombok.net – Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap sesama, terlebih pada bulan Ramadhan penuh berkah ini, Kompol Haris Dinzah, SH, SIK melakukan anjangsana dan Bhakti Sosial (Baksos) di Panti Asuhan Yayasan Al-Hidayah, kelurahan Batu Ringgit, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Pada kegiatan Baksos kali ini, Kompol Haris Dinzah yang saat ini metupakan Serdik Sespimmen dikreg 61 memaparkan bahwa, kegiatan ini murni sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan uluran tangan kita.

Lebih lanjut Kompol Haris Dinzah menjelaskan bahwa, bantuan yang diberikan kali ini nilainya tidak seberapa. Namun pihaknya berharap, bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi yayasan, khususnya anak yatim yang ada.

“Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat, dan kami berharap para dermawan bisa mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban para anak yatim yang ada”, pungkasnya. ( tl-02 )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Kabar bagus bagi para penenun di Kabupaten Lombok Tengah, Pemda Lombok Tengah berencana menggunakan hasil tenunan untuk dijadikan pakaian dinas. Menurut rencana penggunaan baju tenun khas Lombok Tengah itu akan di lakukan pada setiap hari selasa. “Cuma hari Selasa ada celah kita pakai pakaian tenun, hari yang lain sudah terisi semua” ungkap Bupati Lombok Tengah- NTB H.L.Pathul Bahri dalam sambutannya saat penandatanganan berita acara hasil uji petik penilaian mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, NTB Kamis 29/4.

Menurut Bupati, pemerintah daerah berkewajiban mengembangkan usaha industri produktif masyarakat disegala bidang baik industri olahan, sampai industri lain tenun, oleh karena itu dengan menggunakan hasil tenunan pengerajin tenun songket Kabupaten Lombok Tengah maka pemerintah telah berupaya untuk memajukan industri IKM dan UKM di Kabupaten Lombok Tengah. “Ini adalah salah satu upaya kita mengembangkan industri rumah tangga di kabupaten Lombok Tengah” ungkapnya.

Meski demikian Bupati menegaskan, untuk mewujudkan hal itu maka diperlukan regulasi ataupun peraturan Bupati yang mengatur tentang penggunaan pakaian dinas kerja tersebut. “Apapun yang kita inginkan jika tak disertai dengan peraturan Bupati maka tidak akan bisa jalan, makanya perbup ini harus kita segerakan” jelasnya. 

Untuk itu Bupati akan segera memanggil pihak pihak terkait untuk membahas hal itu. “Nanti kita rapatkan dengan semua pihak terkait termasuk juga pelaku usaha atau penenun sebab kita akan bicara soal motif” ungkapnya. (tl-02/adv)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Komandan Kodim (Dandim) 1620/Loteng, Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP yang didampingi Danramil 1620-01/Praya Kapten Inf Lukman menyerahkan sejumlah bantuan kepada Sahnan (40) guru ngaji yang mengalami keterbatasan fisik asal Dusun Budandak Desa Bunut Baok Kecamatan Praya Lombok Tengah.

Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan mengatakan setelah melihat guru ngaji beserta istrinya itu secara langsung ia merasa salut dan iba, lantaran dengan keterbatasan fisik namun Sahnan masih bisa berbuat bagi sesama dengan mengabdikan diri secara sukarelawan sebagai guru ngaji dilingkunganya.

“Kita harusnya bangga dengan saudara kita ini (Sahnan) yang mana dengan keterbatasan fisiknya namun bisa memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Tangkas sapaan Dandim, saat memberikan bantuan itu, Kamis 29 April 2021.

Atas dasar itu membuat hatinya tergerak untuk ikut meringankan sedikit beban yang ada di keluarga Sahnan yang mana diketahui bahwa Sahnan dan Istrinya sama-sama mengalami keterbatasan fisik sehingga sangat kesulitan dalam beraktivitas yang mana salah satunya saat menimba air bersih untuk keperluan sehari harinya.

“Saat kita datang, Bapak Sahnan bercerita bahwa Ia kesulitan mengambil air bersih untuk keperluan sehari-hari dan alhamdulillah hari ini, kita sudah pasangkan mesin air, dan pipa air ke rumahnya langsung agar Bapak Sahnan dan keluarga bisa mendapatkan air bersih tanpa harus memikul air dari sumur tetangganya,” ujar Dandim.

Dandim juga berharap ada para darmawan yang dapat menyisihkan sedikit rizkinya untuk membantu Sahnan dan keluarganya.

“Ia mudah mudahan ada darmawan yang tergerak hatinya untuk berbagai meringankan bebannya,” lanjutnya.

Sementara Sahnan guru ngaji itu sangat bersyukur dan terharu melihat rombongan dari Kodim/1620 Loteng yang datang memberikan bantuan sembakau dan memasangkan mesin air serta pipa air langsung kerumahnya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Dandim dan rombongannya yang telah mengalirkan air bersih untuk keperluan sehari hari ke rumah kami, yang mana selama ini kesulitan mengambil air bersih kesumur lantaran kondisi fisik saya, namun hari ini alhamdulillah doa saya terkabulkan,” tutup Sahnan. (tl-02)