Home Articles posted by redaksi TribunLombok.net (Page 2)
Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net –  Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika (SWK)’ terpusat tingkat daerah Kodam IX/Udayana bertujuan untuk membina dan membentuk generasi muda Bangsa Indonesia yang berkepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil, dan berjiwa kesatria, serta memiliki rasa cinta tanah air, yang berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika, dengan semangat bela negara.

Sasarannya adalah mewujudkan generasi muda yang memiliki keterampilan sesuai dengan Krida Saka Wira Kartika, memiliki pengetahuan dan keterampilan, serta kesadaran dalam membela Negara Indonesia, berjiwa nasionalisme, patriotisme dan cinta tanah air, memiliki rasa toleransi solidaritas setia kawan, serta terjalinnya kerjasama antar sesama, sekaligus mewujudkan generasi muda yang memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan.

Demikian dikatakan Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan S.IP saat menghadiri penutupan Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika Terpusat Tingkat Daerah Kodam IX/Udayana tahun 2021 dan memberikan semangat di hadapan para SWK Kodim 1620/Loteng, Minggu (13/6/2021) di Lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram.

“Salah satu sasaran dari Binter adalah pembinaan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM), dimana fokus atau titik berat pembinaan tersebut adalah generasi muda selaku calon penerus generasi Bangsa Indonesia. Salah satu wujud dari pembinaan generasi muda dilaksanakan melalui gerakan Pramuka Satuan Karya Saka Wira Kartika, dengan melaksanakan perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika terpusat tingkat daerah Kodam IX/Udayana,” ungkapnya.

Untuk diketahui, perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika Kodam IX/Udayana kali ini bertema: Membangun Binter Yang Adaptif Melalui Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika Terpusat Tingkat Daerah Guna Membentuk Pemuda Yang Berwawasan Kebangsaan Dan Semangat Bela Negara.

Komandan Kodim 1620/loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan S.IP memberikan apresiasi kepada Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 1620/Loteng atas keberhasilnya sebagai juara 1 tapak perkemahan, dalam kegiatan perkemahan pramuka SWK terpusat tingkat daerah kodam IX/Udayana TA.2021 di lapangan yonif 742/SWY.

“Apresiasi ini sebagai wujud rasa bangga kepada SWK Kodim 1620/Loteng agar terus berkarya semangat dan jadikan apa yang di dapat sekarang ini menjadi tolak ukur kedepan menjadi lebih baik,”jelas Dandim.

Lanjutnya, Tetap semangat, terus tingkatkan keterampilan baik perorangan maupun kelompok agar hasil yang di dapat hari ini bisa terus di pertahankan untuk menjadi Pramuka SWK Kodim 1620/Loteng terbaik tingkat daerah Kodam IX/Udayana bahkan tingkat Nasional,”pungkasnya. ( tl-02 )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Menindak lanjuti hasil kunjungan Komisi IV DPRD Lombok Tengah ke SDN Toroq Aik Bliq bebera bulan lalu terkait dengan kondisi bangunan yg telah hampir rubuh tersebut,pihak masyarakat pendidikan termasuk unsur komite sekolah,kepala sekolah dan sejumlah tokoh masyarakat,serta tokoh agama yang ada kembali mendatangi Komisi IV DPRD Lombok Tengah bebeberapa waktu yang lalu.Ketua Komusi IV DPRD Lombok Tengah HM.Suply,SH beserta anggota lainnya menerima kehadiran rombongan tersebut di Ruang Komusi IV.Sebagaimana di ketahui SDN Toroq Aiq Beliq ini salah satu sekolah yang berada sejajar dengan sejumlah hotel cantik dengan pemandangan yang menakjubkan.” Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan harus segera mengambil langkah agar keberadaan gedung tersebut tidak merusak pemandangan yang ada apalagi gedung sekolah tetsebut nyaris runtuh,” kata HM.Suply Dalam pertemuan tersebut selain dihadiri oleh Komisi IV juga dihadiri oleh plt.Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah Drs.HL.Mulyawan,MM ,yang membuahkan hasil dimana SD tersebut memperoleh dana rehabilitasi sebesar Rp 190 juta. HM.Suply menambahkan pertemuan Komisi IV dengan pihak sekolah termasuk komite dan masyarakat membahas soal pisisi dan pola rehabnya,dalam kesempatan tersebut Komisi IV,Dinas Pendidikan dan pihak sekolah ,dimana sebelum mulai pengerjaannya harus ada kesepahaman antara pihak konsultan yang ditunjuk dan CV tersebut. ” Pihak masyarakat harus melakukan rembuk untuk memperoleh kesepahaman dalam proses pengerjaannya agar hajatan rehabilitasi memenuhi atau mencapai tujuan yang diharapkan,”imbuhnya Dalam kesempatan tersebut Komisi IV meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera membuat Master Plant secara menyeluruh untuk SDN Toroq Aiq Beliq tersebut.” Mengingat posisi sekolah tersebut berada di tengah destinasi pariwisata Internasional,sehingga kebersihan dan segala sesuatunya harus di sejajarkan dengan hotel-hotel yang ada sehingga dapat menyiguhkan keindahan pemandangan yang menakjubkan,” pungkas HM.Supli. ( tl-02/adv)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Perhelatan event MotoGP yang akan dilaksanakan di Indonesia tepatnya di Kawasan KEK Mandalika Kabupaten Lombok Tengah pada Awal Maret tahun depan yang akan mendatangkan wisatawan sekitar 150.000 ribu orang

Namun, kendati demikian, hal tersebut tidak dapat menjamin akan terbentuknya lapangan pekerjaan nantinya, terlebih untuk masyarakat lokal dan para UMKM

Terkait hal tersebut, Ketut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Loteng M. Tauhid angkat bicara, ia mengatakan ketempatan Loteng sebagai tempat perhelatan event dunia untuk pelaksanaan MotoGP nantinya jangan sampai pemerintah daerah dan UMKM jadi penonton serta bagaimana supaya dilibatkan mulai dari perekrutan tenaga kerja

“Kami selaku wakil masyarakat yang mewakili seluruh rakyat agar masyarakat kita diberdayakan direkrut untuk menjadi pekerja baik pekerja apapun itu untuk kegiatan MotoGP,” Ucapnya pada saat ditenuut setelah rapat paripurna pada Kamis (10|6)https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-5598896321934824&output=html&h=375&slotname=4783369300&adk=209361843&adf=2839581333&pi=t.ma~as.4783369300&w=360&lmt=1623448567&rafmt=11&psa=0&format=360×375&url=https%3A%2F%2Fwww.swarakonsumenindonesia.com%2Fumkm-di-loteng-jangan-jadi-penonton-event-motogp%2F&flash=0&fwr=1&wgl=1&dt=1623448566789&bpp=19&bdt=3277&idt=864&shv=r20210607&cbv=%2Fr20190131&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&prev_fmts=360×375%2C0x0&nras=1&correlator=607429732884&frm=20&pv=1&ga_vid=1020148762.1623448567&ga_sid=1623448567&ga_hid=1781284138&ga_fc=0&rplot=4&u_tz=480&u_his=1&u_java=0&u_h=760&u_w=360&u_ah=760&u_aw=360&u_cd=24&u_nplug=0&u_nmime=0&adx=0&ady=2005&biw=360&bih=590&scr_x=0&scr_y=0&eid=42530671%2C31060030%2C31060615%2C31060972%2C31060973%2C31060047&oid=3&pvsid=2557588186580060&pem=23&ref=http%3A%2F%2Fm.facebook.com%2F&eae=0&fc=896&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C360%2C0%2C360%2C590%2C360%2C590&vis=1&rsz=%7C%7CeEbr%7C&abl=CS&pfx=0&fu=128&bc=31&ifi=3&uci=a!3&btvi=2&fsb=1&xpc=eTiYcM4Rwf&p=https%3A//www.swarakonsumenindonesia.com&dtd=905

Ia melanjutkan, jika nantinya terjadi kendala yang dihadapi oleh para pelaku UMKM kita ini, jangan sampai kita tidak dilibatkan. Selain itu, jangan sampai menjadi penonton di wilayahnya sendiri

“Ini kan ibarat satu panggung, dimana panggung itu ada di wilayah Loteng, tolonglah agar kita bisa jadi pemain-pemainnya, kalau pekerja rofesional silakan datang dari luar tapi jangan sampai kita yang berada di wilayah dibiarkan begitu saja,” Terangnya

Untuk itu, lanjut Tauhid, jangan hanya membangun infrastruktur saja, namun harus dibarengi dengan membangun sumber daya manusia.

Namun jika pemerintah daerah masih belum melakukan hal itu untuk menunjang perhelatan event MotoGP nantinya

“Kalau pemerintah daerah belum melakukannya, maka kita kan tekan dia, ” Jelasnyahttps://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-5598896321934824&output=html&h=300&adk=1251309083&adf=2727820052&pi=t.aa~a.3584588537~i.39~rp.4&w=360&lmt=1623448569&num_ads=1&rafmt=1&armr=3&sem=mc&pwprc=3992242183&psa=0&ad_type=text_image&format=360×300&url=https%3A%2F%2Fwww.swarakonsumenindonesia.com%2Fumkm-di-loteng-jangan-jadi-penonton-event-motogp%2F&flash=0&fwr=1&pra=3&rh=259&rw=310&rpe=1&resp_fmts=3&sfro=1&wgl=1&fa=27&dt=1623448569007&bpp=33&bdt=5495&idt=34&shv=r20210607&cbv=%2Fr20190131&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID%3Df00c1c05080b0006-22e188a85fc9002e%3AT%3D1623448568%3ART%3D1623448568%3AS%3DALNI_MaAFLCpLU2UM7MGo0t4hk8fKwL_fg&prev_fmts=360×375%2C0x0%2C360x375%2C360x375&nras=2&correlator=607429732884&frm=20&pv=1&ga_vid=1020148762.1623448567&ga_sid=1623448567&ga_hid=1781284138&ga_fc=0&u_tz=480&u_his=1&u_java=0&u_h=760&u_w=360&u_ah=760&u_aw=360&u_cd=24&u_nplug=0&u_nmime=0&adx=0&ady=3049&biw=360&bih=634&scr_x=0&scr_y=216&eid=42530671%2C31060030%2C31060615%2C31060972%2C31060973%2C31060047&oid=3&pvsid=2557588186580060&pem=23&ref=http%3A%2F%2Fm.facebook.com%2F&eae=0&fc=384&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C360%2C0%2C360%2C634%2C360%2C634&vis=1&rsz=%7C%7Cs%7C&abl=NS&fu=128&bc=31&ifi=5&uci=a!5&btvi=4&fsb=1&xpc=3D38DBSkvi&p=https%3A//www.swarakonsumenindonesia.com&dtd=521

Selanjutnya, jika hal tersebut masih belum bisa dilakukan karena terkendala dengan anggaran, maka seharusnya pemerintah daerah harus terbuka kalau memang anggaran tersebut tidak cukup

“Mari kita duduk bersama, di sini saya kan sebagai ketua badan anggaran ini ada Banggar ada tim anggaran kita duduk Kalau memang itu menjadi kendala,” Tegasnya

Jangan hanya infrastruktur saja kita bangun tapi sumber daya manusia kita kecerdasan kita baikan. Saya tidak setuju seperti itu, kami akan coba untuk melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah, kita prinsipnya tidak ingin menjadi penonton di daerah kita sendiri,” Pungkasnya (tl-02/adv)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, Kamis (10/6/2021) menggelar rapat Paripurna untuk melantik Ratmina, anggota DPRD Loteng Pengganti Antar Waktu (PAW) salah satu anggota dewan dari Partai Demokrat, Ahmad Ziadi karena ikut menjadi Calon Bupati, yang digantikan oleh Ratmina untuk sisa masa jabatan tahun 2019-2024 di ruang rapat utama DPRD Loteng.

Pengambilan sumpah dan janji PAW anggota DPRD dipimpin langsung Ketua DPRD Loteng, M. Tauhid, S.IP, dan dihadiri oleh Bupati Lombok Tengah, H.Lalu Pathul Bahri, S.IP, Forkompinda, para anggota DPRD Loteng lainnya serta para kepala OPD libgkup Pemkab Loteng.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Loteng, M.Tauhid menyampaikan bahwa, pelaksanaan PAW ini sesuai dengan peraturan perundang-undamgan yang berlaku. Dimana sebelumnya, salah satu anggota DPRD Loteng dari Partai Demokrat yakni Ahmad Ziadi, ikut dalam kontestasi politik Pilkada 2020 lalu.

Pada kesempatan tersebut, M.Tauhid mengharapkan kepada pengganti yang dilantik untuk bisa lebih cepat beradaptasi dan bekerjasama dalam menjalankan amanah rakyat selaku wakil rakyat, sesuai dengan yang tertuang dalam sumpah janji jabatan yang telah dibacakan.

Dijelaskan pula bahwa, sesuai aturan memang anggota DPRD Kabupaten/Kota, sebelum mengemban amanah menjadi anggota dewan, harus mengikuti dan melakukan Pengucapan Sumpah/Jani jabatan. Pelantikan PAW kali ini dilaksanakan sebagai tindaklanjut dari keluarnya SK Gubernur NTB nomor 171.2/308 tahun 2021 tertanggal 31 Mei 2021. Dimana, sebagai rujukan untuk melakukan pelantikan anggota dewan menggantikan yang terhormat H.Ahmad Ziadi sebagai anggota DPRD Loteng.

“Pemberhentian terhadap Ahmad Ziadi dilakukan dengan hormat, karena yang bersangkutan mengundurkan diri menjadi anggota DPRD Loteng setelah ikut menjadi calon bupati Loteng pada Pilkada 2020 lalu,” terangnya.

Sementara Bupati Lombok Tengah, H.Lalu Pathul Bahri, S.IP pada kesempatan tersebut atas nama Pemda Loteng menyampaikan terima kasih kepada Ahmad Ziadi, S.IP, yang telah mengabdikan diri sebagai anggota legislatif kabupaten Lombok Tengah.

“Ahmad Ziadi telah bersama kita dalam membangun daerah yang kita cintai ini cukup lama. Kita berharap pengabdian tersebut akan beliau lanjutkan dalam kapasitas yang berbeda,” kata H. Lalu Pathul Bahri.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan selamat kepada Ratmina yang telah mengucapkan sumpah janji sebagai anggota DPRD kabupaten Lombok Tengah untuk sisa masa jabatan tahun 2019-2024.

“Dengan pengalaman yang dimiliki, kami yakin Ratmina akan mampu segera beradaptasi dengan lingkungan DPRD sehingga Tupoksi sebagai anggota DPRD kabupaten Lombok Tengah dapat langsung diperankan secara maksimal,” ungkapnya.

Sementara nencermati arus informasi yang semakin cepat di era digitalisasi saat ini, di mana ruang kritis masyarakat semakin luas untuk disalurkan, mengharuskan semakin peka atas setiap kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Memberikan argumentasi sebagai jawaban atas setiap tuntutan kritis masyarakat saja tidak cukup. Akan tetapi masyarakat membutuhkan kerja nyata dan hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sikap kritis masyarakat juga dari waktu ke waktu semakin meningkat. Hal ini adalah pertanda baik bagi demokrasi. Kritik hendaknya menjadi cermin untuk melakukan perbaikan-perbaikan agar tetap berjalan di garis yang benar.

Dalam membangun daerah ini, ini, selain membutuhkan kolaborasi yang harmonis antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif, juga tetap membutuhkan suara-suara publik dalam mengawal setiap proses pembangunan.

ia berharap, kebersamaan yang telah terbangun selama ini antara pemerintah daerah dan DPRD dapat terus dipelihara dan semakin dikuatkan, terutama dalam mengatasi berbagai permasalahan masyarakat yang harus disikapi dengan arif dan bijaksana.

“kerjasama antara eksekutif dan legislatif yang selama ini terjalin baik,kami harapkan terus berlanjut dan ditingkatkan,” pungkas Bupati. ( tl-02/adv )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Pengganti Ahmad Ziadi menjadi anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah terjawab sudah.

Penggantinya adalah Ratmina, Caleg Partai Demokrat yang memiliki perolehan suara terbanyak setelah Ahmad Ziadi.

Sekadar informasi, Ahmad Ziadi yang kini juga sebagai Ketua DPC Lombok Tengah itu mengundurkan diri menjadi anggota dewan lantaran mencalonkan diri sebagai Bupati Lombok Tengah pada pilkada yang dilaksanakan pada tanggal 9 September 2020 lalu.

Plt. Sekretaris Sekretariat DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Suhadi Kana, S. Sos,. MH menjekaskan sejak ditinggalkan oleh Ahmad Ziadi, kursi fraksi Partai Demokrat DPRD Lombok Tengah mengalami kekosongan hingga saat ini.

Menurut Suhadi Kana, nama Ratmina diusulkan ke KPU Lombok Tengah sebagai pengganti karena memperoleh suara terbanyak pada Pileg tahun 2019 lalu setelah Ahmad Ziadi.

“Besok pagi acara pelantikannya Ratmina sebagai pengganti antar waktu Ahmad Ziadi di ruang sidang DPRD Kabupaten Lombok Tengah,” kata Suhadi Kana di sela-sela acara gladi bersih dan persiapan acara pelantikan, Rabu (8/6/2021).

Pelaksanaan pelantikan PAW Ratmina, kata Suhadi Kana, tetap dilakukan sesuai standar protokol kesehatan Covid-19, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan hindari kerumunan.

“Bagi yang tidak memakai masker, tidak akan diperkenankan memasuki ruang acara pelantikan,” tegas Suhadi Kana.

Pantauan Lombokita.com, acara gladi bersih dan persiapan acara pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah, M. Tauhid dan Ratmina yang terlihat cukup bersemangat mengikuti acara hingga selesai.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Darmawan, MH dihubungi Lombokita.com membenarkan adanya acara pelantikan PAW atas nama Ramina menggantikan Ahmad Ziadi sebagai anggota dewan.

“Pelantikannya besok pagi oleh bupati atas nama gubernur di kantor dewan,” tandas Lalu Darmawan.

Kata Lalu Darmawan, berdasarkan mekanisme aturan tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota dewan, pengganti diambil dari Caleg yang memperoleh suara terbanyak setelah Ahmad Ziadi. (tl-02/adv)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Untuk kesekian kalinya, DPD Partai Gelora Limbok Tengah masuk top 10 rekrukmen keanggotaan. Bahkan untuk bulan Mei 2021, DPD Partai Gelora Lombok Tengah meraih peringkat pertama rekrutmen keanggotaan. Bahkan dua orang kades DPD Partai Gelora Lombok Tengah masuk Top 10.

“Ini adalah bentuk konsisten dan kerja keras seluruh kades Partai Gelora Lombok Tengah. Kita akan terus bergerak dan gelorakan semangat untuk terus mengembangkan dan membesarkan partai”, tegas Ketua DPD Partai Gelora Lombok Tengah, H.Efwin Akbariansyah seusai mengikuti Zoom meeting apresiasi top 10 rekrutment Partai Gelora Indonesia, Jumat malam (4/6/2021).

Diungkapkan bahwa, prestasi yang diraih DPD Partai Gelora Lombok Tengah ini adalah masuk kerja keras seluruh jaran pengurus, kader dan simpatisan partai yang dengan pelan tapi pasti terus bergerak.

Sementara sampai saat ini keanggotaan partai Gelora Lombok Tengah terus meningkat, dan diyakini akan terus meningkat. Dengan peningkatan dan antusiasme masyarakat untuk masuk bergabung dengan partai Gelora, target 6 kurusi Dewan, atau minimal terwakili masing-masing daerah pemilihan (Dapil) akan bisa terpenuhi.

“kami optimis, Partai Gelora akan mampu bersuara dan menempatkan wakil untuk duduk di kursi DPRD Lombok Tengah setiao Dapilnya”, tutup H.Efwin. ( tl-02 )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Capaian program 100 hari kinerja bupati dan wakil bupati Lombok Tengah sejak pelantikan beberapa waktu lalu rata-rata memuaskan, namun ada beberapa SKPD masih kurang. Hal tersebut terungkap pada pelaksanaan evaluasi kerja 100 hari masing-masing SKPD, Pada Jumat ( 4/6/ 2021) yang berlangsung di ballrom lantai 5 kantor Bupati Lombok Tengah.

Jika mengacu pada kalender, maka Sabtu (5/6/2921) genap 100 hari kinerja Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah.

Dari hasil evaluasi kinerja 100 hari SKPD rata rata sangat memuaskan, namun ada 4 SKPD yang nilainya masih merah atau kurang, diantaranya BPKAD yakni program pemetaan rencana pemanfaatan aset gedung pemerintah baru 30,05 %, Dinas Kesehatan yakni digitalisasi model rujukan pasien ke RSUD Praya 50 %. Dinas PUPR yakni program fasilitasi pembukaan jalan baru bagi jalan terisolir 0%. RSUD menyiapkan persyaratan tipe B baru 15 % saja

BPKAD menjelaskan rendahnya capaian prosentase kinerja 100 hari disebabkan karena masih ada sejumlah aset yang digugat oleh masyarakat. Alasan RSUD karena belum banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi digital dan juga buruknya jaringan.

Sedangkan Dinas PUPR menjelaskan Pembukaan jalan baru tidak ada diakibatkan dari suporting data dari desa yang mengusulkan pembukaan jalan baru. Disamping itu persoalan pembebasan tanah masyarakat yang terkena jalan baru sangat berat dan menjelimet serta rumit.

Menyikapi masih ada SKPD yang nilainya masih kurang atau merah, Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri yang memimpin rapat evaluasi di Ballroom Kantor Bupati, jumat 04/06/2021, Menanggapi bijak dan sedikit berdiplomasi. Dia mengatakan setiap SKPD sudah menjalankan program sesuai kemampuan namun disadari banyak kendala.

“Tidak ada yang sempurna, hanya malaikat saja yang sempurna jadi kita fahami kendala dan alasan yang disampaikan” kata Bupati.

Kendati demikian Bupati berharap agat SKPD yang masih merah untuk tetap melanjutkan program yang belum tuntas.

“Jangan berhenti sampai disini, harus terus dilanjutkan sampai tuntas” ungkapnya. (tl-02/adv)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara kabupaten Lombok tengah mewakili Provinsi NTB tingkat nasional pada Lomba Desa Pangan Aman. Terkait dengan hal tersebut, tim verifikator Kamis (04/06/2021) melakukan penilaian terhadap desa berpenduduk 6664 jiwa itu.

Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri beserta jajarannya menyambut kedatangan tim Verifikator tersebut.

Dalam sambutanya Bupati mengatakan ketersediaan pangan di Kabupaten Lombok Tengah sangat banyak dan siap dikonsumsi oleh tamu tamu mancanegara dan masyarakat Lombok Tengah berapapun jumlahnya. 

Luas lahan pertanian di Kabupaten Lombok Tengah lebih dari 50 ribu hektar sehingga dengan luas lahan tersebut akan mampu melayani kebutuhan pangan bagi masyarakat. Pemerintah daerah saat ini tengah menggalakkan penggunaan non pestisida agar hasil dari tanaman tersebut alami.

“Kami tidak ingin melihat insektisida berkembang, pupuk alami dikembangkan agar tanaman hasilnya alami. Kesehatan diutamakan, siapapun yang konsumsi makanan di Lombok Tengah menjadi aman” kata Bupati. 

Bupati menyampaikan ucapan terimakasih kepada Tim Verifikator yang telah mempercayakan Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah, NTB sebagai desa yang mewakili Provinsi NTB pada lomba desa pangan aman tingkat nasional.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan suport. Kami optimis, Desa Lantan akan keluar sebagai pemenang tingkat nasional”, pungkas Bupati Loteng dengan penuh rasa optimis.

Sementara itu Kades Lantan Kecamatan Batukliang Utara, Erwandi mengatakan Desa Lantan akan menjadi salah satu desa destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Luas desa ini 1425 meter persegi. Jumlah Kepala Keluarga sebanyak 2023 dengan jumlah penduduk 6664 jiwa yang tersebar di 10 Dusun. Dari dusun yang ada terdapat dusun dusun yang memiliki destinasi.

“Ada 9 air terjun. Tahun 2020 secara matang dan maksimal mengelola destinasi tersebut” ungkapnya. 

Terhadap konsumsi pangan aman pihak BPOM sudah melakukan Pembinaan sejak tahun 2020 dan sekarang masyarakat sudah faham terhadap makanan yang sehat.

Sebagai desa wisata maka tentu akan  suguhkan makanan yang aman untuk dikonsumsi. Untuk pendampingan maka dibentuklah kader ketahan pangan menjadi 60 an orang, awalnya 9 orang hal itu dimaksudkan agar dapat memberikan bimbingan dan masukkan kepada masyarakat akan makanan sehat dan layak dikonsumsi. 

Sementara itu Ketua Tim Verifikator Lomba Dra. Diah Sulistiorini mengatkan tim verifikator bertiga terdiri dari BPOM dan dari Ketahanan Pangan. Ketahanan pangan tanggung jawab  semua mulai dari ditanam, produksi dipasarkan hingga ke meja makan mamun harus dipastikan aman. Pangan adalah kebutuhan yang paling utama. 

Pangan dihajatkan untuk menuntaskan generasi penerus bangsa yang kuat untuk itu harus diselesaikan juga masalah makanannya. 

Masalah Keamanan Pangan bukan masalah Administrasi saja melainkan masalah sosial karena itu harus dijamin aman. Karena itu kader pangan sangat penting dalam merekayasa sosial. 

Desa merupakan satu miniature wilayah yang akan membesar dan jadi pilot projek didesanya. Badan POM 2014-2020 mengintervensi pangan seluruh provinsi dan telah membentuk kader 11 ribu kader.

Kabupaten Lombok Tengah itu ada satu desa yang menjadi nominator nasional. Di Kabupaten Lombok Tengah it terdapat di dalamnya Kuta Mandalika akan menjadi inspirator bagi 9 destinasi wisata lainnya bagaimana pengelolaan wisata itu bisa di lakukan dengan manajemen yang baik apalagi makanan halal dan sehingga ini harus dijaga.  

Kepada perangkat dan komunitas desa yang telah aktif dan konsisten dalam meningkatkan keamanan pangan wilayahnya secara rutin telah diberikan penghargaan Desa pangan aman oleh Badan POM kepada desa atau kelurahan yang telah memiliki komitmen dan peran aktif dalam mewujudkan keamanan pangan dari dan bagi masyarakat desa sekaligus membentuk Desa pangan. 

“Kami sudah bertemu Bapak Gubernur beserta ibu Gubernur dan menyampaikan maksud kedatangan kami dan Bapak Gubernur juga sangat mengapresiasi dan berharap bahwa kegiatan ini juga bisa cemerlang gitu ya tidak hanya saat verifikasi ini saja tapi juga sepanjang hayat” ujarnya.

Sekali lagi desa sudah ditetapkan sebagai nominator Desa pangan aman walaupun hasilnya tidak diketahui. “entah ya Pak ya kita lihat saja nanti karena kami masih harus melakukan rapat paripurna di antara tim juri tapi kita doakan yang terbaik saja” ungkapnya. ( tl-02/ adv )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Dewan Pimpinan Daerah Partai Gelombang Rakyat (DPD Gelora) Indonesia Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar doa bersama untuk solidaritas Palestina di Kantor DPD Partai Gelora Indonesia Lombok Tengah di Kampung Pengames Jalan Basuki Rahmat Praya, Lombok Tengah, Minggu, (1/6/2021).

Selain doa bersama, DPD Gelora Indonesia Lombok Tengah juga menggelar penggalangan dana untuk Palestina.

Doa bersama dan penggalangan dana untuk Rakyat Palestina itu dihadiri oleh seluruh Pengurus DPD Partai Gelora Indonesia dan Ketua Bapilu Partai Gelora Lombok Tenfah Lalu Dhat.
Kepada wartawan.Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Lombok Tengah, H. Efwin Akbariansyah mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian DPD Gelora Indonesia Lombok Tengah kepada saudara – saudara di Palestina serta juga sebagai bentuk kecaman terhadap aksi brutal Israel terhadap Palestina. “Alhamdulillah, pada hari ini sudah terselenggara kegiatan doa bersama dan penggalangan dana. Ini sebagai bentuk kepedulian kita kepada saudara kita di Palestina,” katanya
Pria berkaca mata itu mengharapkan, semoga masyarakat khususnya warga Lombok Tengah dapat  tergerak hatinya untuk terus membantu masyarakat Palestina. “Mudahan masyarakat Lombok Tengah tergerak untuk peduli kepada saudara kita di Palestina. Tidak hanya doa tentu dengan donasi juga karena kaum muslimin itu ibarat satu tubuh. Jika ada bagian tubuhnya yang sakit maka yang lain ikut menderita juga,”sebutnya.

“Maka mudah-mudahan pada kegiatan sore ini, bukan hanya satu hari saja, tapi selamanya. Palestina ada dalam hati kita dan ada dalam doa kita,” ujar H. Efwin.
H.Efwin meminta seluruh umat muslim untuk terus memberikan dukungan kepada Palestina melalui sedekah. “Kita akan terus mensupport mereka, kita bantu dalam bentuk infaq ataupun donasi, insya Allah,” tutupnya. ( tl-02 )

Headline

H. Lalu Idham Akan Wujukan Penyelenggaraan Pemerintah Yang Profesional Menuju Lombok Tengah Yang Maju dan Berbudaya
LOMBOK TENGAH | Sekretaris Daerah (Sekda) harus mampu menyusun strategi dan kebijakan yang disertai dengan inovasi dalam rangka menjalankan tugas dan fungsinya dengan tetap berada dalam koridor visi dan misi Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2021-2025 yang merupakan konsepsi dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan, sehingga dapat menjadi daya pendorong dan daya ungkit bagi seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan kehidupan bersama yang dicita-citakan.
Secara implisit, visi – misi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP – Dr. HM. Nursiah yakni Mewujudkan Masyarakat Lombok Tengah yang BERIMAN, SEJAHTERA, BERMUTU, MAJU dan BERBUDAYA yang terangkai dalam akronim “BERSATU JAYA” dengan makna Masyarakat Lombok Tengah Bersatu padu untuk mencapai Kejayaan.
Dengan menelaah visi dan misi Pemerintah Daerah Lombok Tengah tersebut di atas,
maka sebagai salah seorang peserta Seleksi Pengisian Jabatan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Lombok Tengah Secara Terbuka, Drs. H. Lalu Idham Halid, M. Pd mengangkat kembali Visi dan Misi yang tertuang dalam dokumen Renstra Sekretariat Daerah Lombok Tengah Tahun 2021-2025 dengan Visi “ Terdepan dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Profesional Menuju Lombok Tengah Yang Maju dan Berbudaya”.
Makna yang terkandung dalam visi tersebut yakni :

  1. Terdepan dapat dipahami sebagai sebuah tekad untuk menjadi acuan dan teladan panutan bagi Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Daerah Lombok Tengah.
  2. Mewujudkan Penyelenggaraan Pemerintahan yang Profesional, artinya  keinginan dan tekad yang bulat untuk mewujudkan  tata  kelola  pemerintahan yang lebih berkualitas dalam pengertian tepat sasaran, tepat mutu, tepat waktu dan berkeadilan yang dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat sebagai pemegang amanah.
  3. Menuju Lombok Tengah yang Maju, Mandiri dan Berbudaya, artinya mendukung sepenuhnya  dalam  mencapai Lombok Tengah  yang maju,  mandiri dan berdaya saing.
    Untuk mewujudkan visi tersebut, telah dijabarkan dalam 3 rumusan misi sebagai berikut :
    Mewujudkan kebijakan umum, koordinasi, fasilitasi,monitoring dan evaluasi bidang pemerintahan, hukum, politikdan otonomi daerah yang demokratis, berkepastian hukumdan aspiratif.
    Mewujudkan kebijakan umum, koordinasi, fasilitasi,monitoring dan evaluasi bidang administrasi perekonomian,pembangunan dan sumber daya alam, kesejahteraan sosialdan kemasyarakatan yang berkeadilan.
    Mewujudkan kebijakan umum, koordinasi, fasilitasi,monitoring dan evaluasi bidang organisasi, pelayanankehumasan dan keprotokolan, umum dan keuangan secara transparan dan akuntabel.
    Sesuai dengan tuntutan reformasi birokrasi dan semangat revolusi mental, Sekretaris Daerah (Sekda) harus mengedepankan efektivitas dan akuntabilitas sesuai dengan prinsip-prinsip tatakelola pemerintahan yang baik.
    Dengan demikian, selain sebagai adminitrator, Sekda harus mampu berperan sebagai :

Koordinator, yaitu menjadi pimpinan birokrasi yang bertugasmenjamin terjalinnya koordinasi yang baik antar OPD yang berada di bawahnya.
Regulator, yaitu dalam membantu Bupati menyusun berbagai kebijakan, maka Sekretaris Daerah dituntut untukmemahami peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Fasilitator, yaitu harus dapat menjembatani semuapermasalahan muncul baik permasalahan internal maupunpermasalahan yang ada kaitannya dengan pihak-pihak laintermasuk pemerintah pusat.
Evaluator, yaitu harus mampu mengawasi dan mengevaluasiseluruh jajaran yang ada di bawahnya dengan menerapkansistem yang sifatnya fairness
Inspirator  sekaligus motivator, yaitu menjadi sosok panutan yang akan menginspirasi serta merangsang dan menumbuhkan motivasi bagi jajarannya untuk bekerja lebih baik dan berkontribusi positif bagi organisasinya masing-masing. Untuk menjalankan peran tersebut, maka seorang Sekda harus memiliki kompetensi yang komprehensip tidak hanya kompetensi manajerial saja melainkan kompetensi teknis dan kompetensi sosial kultural.
Pendaftaran seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2021 mulai dibuka dari Tanggal 24 sampai dengan 31 Mei 2021.
H. Lalu Idham Halid yang menjabat Asisten III Setda Lombok Tengah yang juga pernah menjabat sebagai Plh Bupati Lombok Tengah dan sampai dengan saat ini masih menjabat Plt Sekda Lombok Tengah mendaftar sebagai Calon Sekda Lombok Tengah.
H. Lalu Idham menyampaikan beberapa butir saran yang dapat dilakukan oleh Sekda Lombok tengah yakni :
Penyusunan kebijakan daerah harus lebih partisipatif yakni melibatkan partisipasi masyarakat dalam memberikan saran, masukan dan adanya keterlibatan public yang dapat mengakomodir banyak pihak.
Membentuk Tim Asistensi Reformasi Birokrasi dengan melibatkan unsur Perguruan Tinggi untuk mengawal jalannya reformasi birokrasi di Lombok Tengah;
Melaksanakan promosi terbuka untuk seluruh jenjang jabatan;
Pengangkatan Jabatan Fungsional Perencana untuk ditempatkan pada unit-unit perencanaan;
Mengoptimalkan fungsi-fungsi perencanaan dan pengawasan;
Membentuk Unit Layanan Pengaduan Masyarakat yang merupakan wujud akuntabilitas dan transparansi pemerintah daerah serta upaya mensukseskan partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawal jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di Lombok Tengah. (tl-02/*)