Home Archive by category Headline

Headline

Headline

PRAYA—Hasil survey yang dipublish pasangan Pathul-Nursiah memantik reaksi dari beberapa kalangan. Hal tersebut karena INDIKATOR selaku Lembaga survey yang dipergunakan Pathul-Nursiah memiliki catatan khusus di publik. Salah satunya saat pilkada DKI beberapa waktu lalu saat INDIKATOR memenangkan pasangan Ahok-Djarot di survey namun faktanya hasil survey tersebut meleset dan memenangkan pasangan Anis-Sandi.
Mengacu pada reales Indikator bersama tim Pemenangan Pathul-Nursiah di Pawon Sasak, Maiq-Meres menang telak dengan angka 45,9 %. Unggul jauh di atas saingan kuatnya pasangan Masrun-TGH Habib (Manthab) yang menurut Indikator hanya mendapatkan 26,4 %. Selanjutnya pasangan Ahmad Ziadi dan Aswatara dengan 9,5 %, posisi ketiga dan keempat adalah pasangan Lale Prayatni dan H. Sumum dengan 8,7 % dan 2,5 % untuk pasangan Saswadi-Dahrun. Survey dilaksanakan akhir November 2020. Penjabaran hasil survey disampaikan Rudi Selaku Koordinator Indikator Bali dan NTB.
Pada lain Pihak saingan terkuat Pathul-Nursiah yaitu pasangan Masrun-Habib menanggapi dengan santai realese hasil survey tersebut, melalui Muhammad Zainul Afif ketua Jaringan Relawan Masrun-Habib menyatakan setiap pasangan calon sah-sah saja merilis hasil survey-nya termasuk yang dilakukan oleh pihak mereka, kami menghormati setiap hasil kajian lapangan berupa survey tersebut. Kami juga punya kajian survey yang menempatkan pada posisi penantang yang sangat kuat. Jelas Afif yang juga menjabat sebagai wakil sekretaris NW Lombok Tengah.
“Indikator dulu menangkan AHOK di Pilkada DKI, faktanya kalah. Sekarang Idikator menangkan Pathul-Nursiah, faktanya nanti kita lihat,” terang cendikiawan muda Lombok Tengah, Zainu Afif.
Dijelaskan, walaupun Indikator adalah lembaga yang diakui secara Nasional namun prediksinya lewat hasil survey yang dilakukannya terbukti tidak berhasil memenangkan AHOK. Dan saat ini di Pilkada Lombok Tengah Indikator memenangkan Pathul-Nursiah dengan angka yang sangat pantastis.
“Jangan terlalu mengada-ada. Kalua dengan posisi suara seperti itu, Pathul-Nursiah tidak perlu bergerak lagi. Tinggal duduk dan diam saja tidak akan terkejar yang lain. Tapi faktanya hari ini seperti yang kita lihat Bersama. Gerakannya seperti orang yang sudah kalah,” papar Afif.
Sementara itu, berdasarkan hasil survey OMI yang direles awal November, pasangan MANTHAB menang atas Pathul-Nursiah. Hanya saja, kemenangan atas Pathul-Nursiah hanya berjarak margin error.
“Sejak saat itu MANTHAB langsung melakukan Gerakan dan saat ini sudah jauh meninggalkan Pathul-Nursiah. Tinggal menjaga dan merawat suara yang sudah ada,” pungkasnya. (tl)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Semakin mendekati hari pemilihan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), suhu politik di kabupaten Lombok Tengah, semakin memanas. Manuver politisi k dari tim sukses masing-masing pasangan calon gencar dilakukan.

Bertempat di resto pawon sasak (2/12/2020), lembaga survey indikator menunjukkan hasil survey terbaru pilkada Lombok Tengah. Dimana survey sendiri dilaksanakan sampai tanggal 29 November 2020 lalu. Penjabaran hasil survey ini di sampaikan langsung oleh Bapak Rudi Selaku Koordinator dari Lembaga Survey Indikator Untuk Bali dan NTB.

Koordinator Riset Paslon Maiq – Meres, Bayu Satria Utama, M.IP kepada awak media menjelaskan, Paslon Pathul – Nursiah (Maiq – Meres) Sulit dikejar Paslon lain yakni dengan elektabilitas Pathul – Nursiah mencapai 45.9 persen dan 26,4 persen dari Paslon dibawahnya yakni Paslon Masrun – Habib (Manthab). “Temuan survey kami Pasangan Pathul – Nursiah sulit dikejar”, tetangnya.

Dengan elektabilitas Pathul – Nursiah mencapai 45.9% dan selisih mencapai 19 % lebih dari paslon dibawahnya, maka dapat diprediksi Pathul Nursiah akan keluar sebagai pemenang pada Pilkada Lombok Tengah 9 Desember mendatang, jelas Bayu.

Bayu juga memaparkan, Elektabilitas Paslon secara berurutan pada pertengahan bulan November dan pasca Debat Publik II Kandidat Pilkada Lombok Tengah yang digelar oleh KPU Lombok Tengah pada Senin malam, 30 November 2020 ini sebagai berikut;

Pertama, Pathul Nursiah dengan poin 45.9%, Kedua, Masrun – Habib dengan poin 26,2. Ketiga, Ziadi Aswatara dengan poin 9.5%, Keempat, Lale Prayatni Sumum dengan poin 8,7 %, dan Posisi terakhir ditempati oleh Saswadi Dahrum dengan Poin Elektabilitas 2,5%, dengan sisa waktu tinggal 7 hari saja dan persentase tidak tahu / rahasia juga tersisa sangat kecil yakni 7,0 persen. ”Maka dipastikan paslon lain tidak dapat mengejar Pathul – Nursiah, apalagi jika semua paslon sama-sama bergerak maka temuan survei ini tidak akan ada perubahan secara signifikan,”paparnya.

Lebih lanjut Bayu menjelaskan survey dilakukan pada rentan waktu 25 – 29 November 2020, dengan margin eror 4,9% dan tingkat kepercayaan 95%, dengan selisih elektabilitas pasangan Pathul – Nursiah mencapai 19% lebih dengan pasangan Masrun – Habib.”Survey dilakukan dengan datang langsung bertanya kepada Responden (Masyarakat) bukan melalui Telphone,”ujarnya

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Tim Pemenangan Paslon Maiq – Meres yang juga Ketua DPC PDIP Lombok Tengah, Suhaimi, SH menyampaikan, dengan telah dirilisnya hasil Survey Pilkada Lombok Tengah Tahun 2020 oleh Lembaga Survey Indikator dengan hasil 45,9 persen untuk Paslon Maiq – Meres, tidak membuat Paslon Maiq – Meres berbangga dan sombong.

” Penting kami sampaikan bahwa Lembaga Survey Indikator merupakan Lembaga Survey yang Kredibel dan diakui oleh KPU dan hasilnya bisa dipertanggungjawab. Dan dengan keluarnya hasil Survey Indikator ini, tidak membuat kami Paslon Maiq – Meres jumawa, berbesar hati, dan sombong, karena kemenangan Maiq – Meres adalah kemenangan Masyarakat Lombok Tengah,”ucapnya.

Anggota Dewan Lombok Tengah dua periode itu mengaku sangat menyayangkan sikap sejumlah pihak yang membuat hasil Survey abal – abal yang hasilnya tidak bisa dipertanggung jawabkan.

”Banyak pihak yang membuat hasil Survey yang tidak jelas, dan itu sangat berbahaya bagi masyarakat Lombok Tengah untuk menentukan pilihannya pada 9 Desember mendatang, karena menerima hasil survey yang hasilnya tidak bisa dipertanggung jawabkan,” pungkas Suhaimi. (red/*)

Headline

LOMBOK TENGAH, Tribunlombok.net – TGH Lalu Gede Sakti menyatakan tidak pernah menyatakan sikap mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati lain di Lombok Tengah. Selain, pasangan calon bupati dan wakil bupati HL Pathul Bahri-HM Nursiah.

Hal ini disampaikan langsung Lalu Muhammad Salman, keluarga terdekat TGH Gede Sakti di kediaman calon wakil bupati HM Nursiah di Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Loteng, Rabu (3-12-2020).

“Saya datang ke kediaman beliau ini, sekaligus ingin menegaskan dan meluruskan bahwa keluarga besar TGH Gede Sakti tetap solid ke Pathul-Nursiah,” tegas Gede Mong-panggilan kesehariannya.

Jika ada diluar sana yang menyatakan mendukung paslon bupati dan wakil bupati lain, selain Pathul-Nursiah, maka itu tidak benar. Tidak bisa dipertanggungjawabkan secara lahir dan bathin. Untuk itulah, Gede Mong menyerukan agar keluarga besar, kerabat terdekat, simpatisan dan warga Loteng pada umumnya tetap memberikan pilihan ke Pathul-Nursiah.

“Ingat, bukan paslon lain. Karena Pathul-Nursiah dinilai mampu melanjutkan pembangunan yang ada,” kata Gede Mong.

Terlebih, calon wakil bupati HM Nursiah sudah dua kali bertemu langsung dengan TGH Gede Sakti di Kota Mataram. Dalam pertemuan hangat itu, mantan Sekda Loteng tersebut memberikan cenderamata berupa kerajinan songket kembang komak ke TGH Gede Sakti. Kembang komak sendiri sebagai simbol paslon Pathul-Nursiah.

Itu langsung dipakai TGH Gede Sakti, sembari memutuskan dan menetapkan dukungannya kepada Pathul-Nursiah. “Yang jelas, TGH Gede Sakti itu komit. Beliau konsisten, tidak akan berubah sedikitpun,” tegas Gede Mong.

Terhadap isu-isu yang tidak benar diluar sana, Gede Mong merasa sedih. Sekaligus sebagai pukulan bagi keluarga. Karena itu menyangkut nama baik TGH Gede Sakti. “Saya curiga ada yang mendesain. Tapi lewat inilah saya tekankan, tegaskan dan katakan yang sesungguhnya dan sebenarnya,” kata Gede Mong.(red/*)

Headline

Praya, Tribunlombok.net –
Pilkada serentak tahun 2020 tinggal menghitung hari, kabar dukungan dari berbagai elemen ke pasangan calon pun tak luput dari pemberitaan media, salah satunya dukungan Alumni Ponpes Qamarul Huda Bagu Lombok Tangah, menanggapi isu tentang dukungan Alumni Qamarul Huda ke salah satu pasangan calon pada perhelatan Pilkada 9 Desember yang mengatakan bahwa alumni Qamarul Huda mendukung Pasangan PAS nomor urut Satu rupanya dibantah oleh sebagian besar Ikatan Alumni Qamarul Huda (2/12/2020).
Pasalnya berita tersebut terlalu mengada-ada, tidak benar adanya dan hanya klaim sepihak salah satu pengurus Yayasan.
“Kami Alumni Qamarul Huda solid mendukung ketua NU Lombok Tengah pada Pilkada ini. Dan itu tidak bisa ditawar-tawar lagi. ” Tegas Lalu Purniawan melalui grup WhatsApp KBNU Lombok Tengah, pernyataan ini juga disampaikan via tlp pada tanggal 2/12/2020:

Selain Purniawan, sejumlah alumni Qamarul Huda Bagu juga ikut memberikan pernyataan di group, salah satunya TGH L. Tamim Ali Aqhsa, LC yang juga menjadi salah satu pengurus yayasan Qamarul Huda menepis isu dukungan Alumni ke pasangan PAS tersebut

“Kita Alumni faham isyarat Guru, Lalu Pathul Bahri ini ketua NU Lombok Tengah, wajib kita mendukung beliau karena jasa dan kontribusi beliau sangat kita rasakan betul khususnya pada kemajuan dunia Pendidikan NU di Lombok Tengah ini”. Tambah Tuan Guru Tamim Ali Aqsho

“Jauh hari Almukarrom Mamiq Tuan Guru Turmudzi Badaruddin merestui dan mendo’akan Ketua PCNU untuk menjadi Bupati ditambah dukungan KH. Said Agil Siroj (Ketum PBNU). Itu menjadi sprit kami selaku alumni untuk gencar memperjuangkan beliau” Jelas Tuan Guru Tamim

Selain asal klaim dukungan Alumni, yang sangat disayangkan atas pernyataan salah satu pihak yayasan tersebut yang mengatakan bahwa ketua NU Lombok Tengah tidak pernah memperhatikan pondok pesantren, karena itu tidak benar adanya dan berbanding terbalik di lapangan.

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net, -Polres Lombok Tengah memusnahkan barang bukti berupa ratusan botol minuman keras (miras) dan ribuan liter minuman keras tradisional di Mako Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Rabu (02/12/2020).

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K, mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil dari operasi selama satu tahun, dari bulan Mei sampai dengan bulan Desember 2020.

“Barang bukti ini hasil operasi dari bulan Mei sampai dengan Desember 2020,” ujar AKBP Esty.

Dia mengatakan seluruh barang bukti ini disita dari penjual (pedagang) yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Tengah melalui operasi maupun razia Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) baik dari Sat Resnarkoba sendiri dan Polsek Jajaran. Terdapat dua kasus yang diproses secara pidana (tipiring) dan sudah dilimpahkan ke kejaksaan untuk menunggu persidangan. Semua itu dilakukan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Lombok Tengah, terlebih jelang pemilukada.

“Semua disita dari penjual di Lombok Tengah, terutama yang tidak memiliki izin,” pungkas Esty.

Kapolres merinci, barang bukti miras yang dimusnahkan terdiri dari, 540 botol miras bermerek, 850 liter miras tradisional jenis brem, 2.410 liter miras tradisional jenis tuak dan 150 liter miras tradisional jenis arak.

Selain miras, Polres Lombok Tengah (Sat Resnarkoba) juga memusnahkan Narkotika jenis shabu sebanyak 652,76 Gram dan empat butir Extacy.

“Saya berharap kepada teman-teman media juga ikut membantu mencegah melalui media pemberitaan, agar ada epek jera terhadap para pelaku,” tutup Kapolres. (red/*)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pengamanan maksimal pada pelaksanaan Pilkada Lombok Tengah terutama menjelang pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP melakukan kunjungan ke gudang logistik Pilkada 2020 di Aerotel Jalan Gajah Mada Praya Kabupaten Lombok Tengah, Rabu 1 Desember 2020.

Kunjungan yang dilakukan Dandim tersebut diterima oleh Sekretaris KPU Lombok Tengah I Gede Suantara.

Dihadapan wartawan, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP menerangkan bahwa kunjungannya ke gudang logistik ini merupakan bagian dari pengamanan yang dilakukan oleh TNI dalam proses pelaksanaan Pilkada Loteng tahun 2020. Sehingga pelaksanaan Pilkada Lombok Tengah bisa berjalan aman dan lancar sesuai yang diharapkan.

“Saya datang ke gudang logistik pilkada ini, selain ingin tahu sejauh mana kesiapan logistik pilkada dari KPU Loteng, juga ingin memberi semangat kepada KPU Loteng dalam menjalankan tugasnya,” terang Dandim.

Selain itu, mengenai pengamanan logistik saat pendistribusian, pihaknya akan bersama-sama dengan Polres Loteng melakukan pengawalan dari gudang logistik sampai ke TPS.

“Jadi nanti dari Kodim bersama Polres akan mengawal pendistribusian logistik sampai ke TPS,” jelas Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan.

Disinggung mengenai langkah saat masa tenang, Dandim lulusan akmil 2002 ini menegaskan bahwasanya hal ini sudah dibahas bersama dengan Kapolres untuk melakukan langkah-langkah bersama seperti patroli bersama saat masa tenang.

“Patroli-patroli bersama dengan kepolisian nantinya agar menjaga masa tenang ini benar-benar menjadi masa tenang, bukan menjadi masa tidak tenang. Dan ini dilakukan di semua wilayah Lombok Tengah,” tegasnya.

Dandim berharap pelaksanaan Pilkada di Lombok Tengah ini dapat berjalan dengan damai, aman dan kondusif. (red/*)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Pasangan Masrun-Habib menawarkan tiga solusi untuk empat persoalan yang menjadi belenggu peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tiga solusi tersebut adalah peningkatan SDM dan kemandirian masyarakat, membangun pusat-pusat ekonomi baru, memaksimalkan penggunaan produk-produk lokal di semua sektor dan pembangunan infrastruktur yang merata dan adil berbasis peningkatan ekonomi masyarakat.

“Hari ini Lombok Tengah dihadapkan pada empat persoalan. Pengangguran dan kemiskinan, SDM, pendidikan dan kesehatan serta persoalan infrastruktur,” terang Calon Bupati Lombok Tengah, H Masrun saat debat kedua di Hotel Dmax, Ahad (30/11/2020) malam.

Terkait pengembangan SDM masyarakat, Masrun-Habib menjelaskan jika hal ini menjadi program prioritas. Penyiapan SDM yang baik akan membuat masyarakat Lombok Tengah tidak akan dimarginalkan di tengah pesatnya pembangunan daerah.https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?guci=2.2.0.0.2.2.0.0&client=ca-pub-1985477490972945&output=html&h=300&adk=441999316&adf=2269502355&pi=t.aa~a.829776362~i.10~rp.4&w=360&ebfa=1&lmt=1606751455&num_ads=1&rafmt=1&armr=3&sem=mc&pwprc=2338183077&psa=1&ad_type=text_image&format=360×300&url=http%3A%2F%2Flombokita.com%2Fdebat-kedua-manthab-tawarkan-3-solusi-tingkatkan-kesejahteraan-rakyat-loteng%2F&flash=0&fwr=1&pra=3&rh=284&rw=340&rpe=1&resp_fmts=3&sfro=1&wgl=1&fa=27&adsid=ChEIgM2S_gUQzN_42M_QwuOnARI5AL1WgU3FqYKfX8u0-nEkeps1el6ZvAji_aRG8lMPsC0zCOLHGip8x_dnrDsAF9WjmNlFznYMIQlH&tt_state=W3siaXNzdWVyT3JpZ2luIjoiaHR0cHM6Ly9hZHNlcnZpY2UuZ29vZ2xlLmNvbSIsInN0YXRlIjowfSx7Imlzc3Vlck9yaWdpbiI6Imh0dHBzOi8vYXR0ZXN0YXRpb24uYW5kcm9pZC5jb20iLCJzdGF0ZSI6MH1d&dt=1606778377567&bpp=52&bdt=6887&idt=54&shv=r20201112&cbv=r20190131&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID%3Dba283e70816a375b-22507d0366c40098%3AT%3D1603786547%3ART%3D1603786547%3AS%3DALNI_MY3lYxJz1pr_UP_Q_xlI74x6WfAxA&prev_fmts=0x0&nras=2&correlator=4549012313356&frm=20&pv=1&ga_vid=1854182123.1597665773&ga_sid=1606778373&ga_hid=91576667&ga_fc=1&iag=0&icsg=2337530192883&dssz=37&mdo=0&mso=0&u_tz=480&u_his=1&u_java=0&u_h=760&u_w=360&u_ah=760&u_aw=360&u_cd=24&u_nplug=0&u_nmime=0&adx=0&ady=2007&biw=360&bih=560&scr_x=0&scr_y=1110&eid=42530671%2C21066973&oid=3&pvsid=930246587110397&pem=517&rx=0&eae=0&fc=1408&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C360%2C0%2C360%2C560%2C360%2C560&vis=1&rsz=%7C%7Cs%7C&abl=NS&fu=8320&bc=23&ifi=1&uci=a!1&btvi=1&fsb=1&xpc=j9jrSqpyVP&p=http%3A//lombokita.com&dtd=379

Sedangkan untuk pembangunan pusat-pusat ekonomi baru dilakukan untuk meningkatkan daya jual produk lokal yang akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pandemi ini menuntut kita untuk memaksimalkan potensi lokal. Untuk pariwisata kita akan membangun dan menata destinasi wisata untuk menjawab kebutuhan wisatawan lokal dan domestik,” terang Masrun.CHECK THIS OUT

Sementara TGH Habib Ziadi menegaskan, penanganan kemiskinan membutuhkan kerja keras dan niat tulus pemimpin. Kepala daerah harus berani mengarahkan semua SKPD untuk menjalankan program berbasis pengentasan kemiskinan.

“Pembangunan Lombok Tengah harus berbasis pengentasan kemiskinan. Bukan yang lain. Kesejahteraan menjadi kata kunci kemajuan daerah,” pungkasnya. (red/*)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Seperti debat pertama, debat kedua juga tak ubahnya rapat koordinasi antara bawahan dan atasan sehingga Paslon Maiq Meres sangat menguasai situasi dan penguasaan visi misi.

Juru bicara Paslon Maiq Meres L.Amrullah menegaskan debat paslon kedua yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lombok Tengah menujukkan bahwa keduanya sangat layak memimpin Kabupaten Lombok Tengah 5 tahun kedepan. Pengalaman menjadi bagian dari pemerintahan di Kabupaten Lombok Tengah menjadi modal berharga untuk dapat melanjutkan pembangunan di Kabupaten Lombok Tengah. “Keduanya sudah sangat faham sudut sudut Lombok Tengah, mereka sudah membuktikan dengan hasil pembangunan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, makanya lombok tengah tak perlu sopir baru, cukup sopir lama yang lebih berpengalaman agar perjalanan pembangunan ini berjalan sesuai koridor yang telah diatur dalam RPJMD kabupaten Lombok Tengah” jelasnya.

Penguasaan visi misi, performance yang elegan dan menyakinkan serta menguasai diri sendiri panggung dalam debat kedua menujukkan keduanya sudah sangat siap dan terlatih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah.

Selanjutnya program yang ditawarkan sangat terukur dan teruji dengan melihat segala aspek pembangunan dari berbagai potensi sumberdaya alam yang ada sehingga program yang ditawarkan yang dituangkan dalam visi misi tidak mengarang. “Kami mengukur program itu dari sumber sumber pendapatan daerah dan kondisi APBD sehingga program yang ditawarkan insyaallah kami bisa penuhi” ungkapnya.

Yang menarik kata Amrillah, pada saat debat, paslon Maiq Meres menyampaikan hasil pembangunan selama lima tahun terakhir menjadi kartu trup yang tidak bisa disampaikan oleh paslon lainnya. Mulai dari infrastruktur jalan yang oleh paslon lain menilai dan mengakui keberhasilan pembangunan jalan sudah sangat baik atau kondisinya sudah mantap alias sudah dihotmix, tinggal sisanya sekitar 150 kilo meter dan akan diselesaikan selama masa jabatan. Selain itu fasilitas kesehatan sudah ditingkatkan dimana seluruh puskesmas sudah lantai dua sehingga menjamin kenyaman dan keamanan bagi pasien maupun bagi petugas kesehatan. Bangunan Pusat pusat pendidikan dan pemerintahan juga sudah sangat baik. Pusat transaksi ekonomi masyarakat seperti pasar pasar tradisional maupun pasar moderen sudah sangat memadai. “Pembangunan diSektor pariwisata juga sudah sangat pesat, keberadaan KEK sebagai penopang pembangunan sektor ini berjalan sesuai harapan terlebih lagi ada Sirkuit Moto GP, jadi tidak ada cara lain selain dilanjutkan oleh yang berpengalaman seperti Pathul Bahri-Nursiah, intinya Pathul Nursiah sudah siap melanjutkan sementara calon yang lain masih baru wacana” ungkapnya.

Jika dilihat pada debat kali ini, Paslon Maiq Meres memastikan suara mengambang (swing votter) di masyarakat sudah dikuasai. “kami rebut swing Voter dikisaran 85% sisanya untuk calon lainnya sehingga kami yakin Maiq Meres Pathul Nursiah akan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Tengah 2020-2024” ungkapnya.

Terakhir, Paslon Maiq Meres menyampaikan bahwa semua calon pada dasarnya adalah putra putri terbaik Lombok Tengah karana itu siapapun terpilih mereka adalah pemenang sejati. Selanjutnya Pathul Nursiah menegaskan bahwa memilih pemimpin itu wajib hukumnya namun siapa yang dipilih itu diserahkan kepada masyarakat. Selain itu Pathul Nursiah berpesan agar tetap menjaga kondusifitas wilayah. Berbeda pilihan tak boleh membuat masyarakat terpecah belah. Perbedaan adalah anugrah Allah yang harus dikelola dengan baik. “Terkahir kami ingin sampaikan, kami sedang dan sudah bekerja tinggal melanjutkan pembangunan yang ada, sementara yang lain baru wacana dan butuh penyesuaian diri selama 3 tahun, habis waktu kita, lalu kapan kita bekerja,makanya tidak ada jalan lain selain lanjutkan untuk kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah. (tl-02/*)

Headline

 

Paslon Nomor 04 saat debat kedua

 

PRAYA–Pasangan Pathul-Nursiah (Maiq Meres) tidak memberikan jawaban spesifik ketika ditanya tentang pengadaan masker yang didatangkan dari Pulau Jawa saat pembelian 2 Juta masker produk UMKM oleh Pemkab Lombok Tengah awal tahun lalu. Pasangan Maiq Meres lebih memilih menjawab pertanyaan soal pengerjaan proyek yang sebagian dikerjakan orang luar.

“Pengerjaan proyek itu ada ketentuan dan mekanismenya. Nilai 100 miliar ke atas jelas siapa yang bisa kerjakan. Nilai 1 miliar ke atas demikian. Ada teknis dan mekanismenya. Kami memberikan kesempatan pada pengusaha lokal,” terang Calon Bupati Loteng nomor urut 4 Lalu Pathul Bahri saat menjawab pertanyaan paslon nomor urut 3 di Segmen V debat kedua Pilkada Lombok Tengah.
Jawaban ini disampaikan Pathul saat menanggapi pertanyaan Paslon Masrun-Habib terkait pemberdayaan pengusaha lokal sebagai salah satu cara mensejahterakan masyarakat.
Dalam segmen ini, pasangan Manthab menanyakan komitmen pemerintah dalam mengakomodir pengusaha lokal, terutama UMKM. Masrun-Habib sempat menyentil kurang berpihaknya Pemkab Lombok Tengah dalam memberdayakan UMKM Lombok Tengah saat pengadaan 2 juta Masker yang dibagikan masyarakat ke masyarakat terdampak covid.
“UMKM kita seharusnya diberdayakan karena mereka mampu. Bukan malah mendatangkan jutaan Masker dari pulau Jawa. Pemerintah wajib berpihak pada pengusaha lokal,” kata Masrun.
Bagi pasangan Manthab, pengusaha dan produk lokal menjadi kekuatan besar yang akan memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat. Tidak hanya itu, pekerja lokal hendaknya demikian. Menjadi prioritas dalam setiap perekrutan. Karenanya pemerintah wajib menyiapkan SDM masyarakat yang handal agar warga Lombok Tengah tidak mejadi penonton di rumah sendiri.(tl/01)
Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Senin, 30 November 2020 KPUD Lombok Tengah kembali menyelenggarkan Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Tengah 2021-2025. Pada sesi pertama H. Lalu Pathul Bahri calon Bupati nomor 4 yang juga sebagai calon pertahana menjelaskan pembangunan yang telah dilakukannya bersama Bupati Suhaili, merupakan hasil kerja bersama masyarakat Lombok Tengah.

“Pembangunan Kantor Bupati, Kampus IPDN dan Poltekpar, pasar Jelojok dan pasar Renteng sudah berlantai dua, sebagian besar puskesmas di Lombok Tengah juga sudah berlantai 2, ini semua untuk masyarakat Lombok Tangah” Jelasnya.

Meski waktu yang sangat singkat, pada kesempatan tersebut H.Lalu Pathul Bahri tidak lupa memberikan kesempatan kepada wakilnya untuk memberikan pemaparan, sehingga sejak awal pasangan maiq meres terlihat saling berbagi peran dan kompak, bedahalnya dengan paslon lainnya yang pada sesi pertama selalu didominasi oleh calon Bupatinya.
H.M.Nursiah menjelaskan bahwa, terkait program ungulan yang akan dilaksanakan, mereka mengaku menyiapkan kartu maiq meres untuk mengakses berbagai program yang siapkan bagi masyarakat Lombok Tengah.
Lebih lanjut Nursiah menjelaskan kepada awak media bahwa kartu maiq meres dihajatkan untuk mempermudah akses “ kartu maiq meres dihajatkan untuk masyarakat yang berhak sehingga masyarakat dapat mengakses program dengan mudah, seperti pencairan insentif untuk Guru Ngaji dan Marbot, berfungsi juga sebagai kartu jaminan kesehatan untuk Tuan Guru dan Tokoh Agama, Beasiswa untuk penghafal Al-Quran dan keluarga tidak mampu, santunan pakir miskin dan anak yatim mandiri, dan dapat juga untuk pencairan asuransi pertanian dan peternakan, jadi semua program cukup dengan satu kartu saja, yaitu kartu maiq meres.” Jelasnya.
Ditanyakan perbedaan kartu mantab dan Kartu maiq meres, “Pak Masrun juga punya program kartu-kartu yang banyak juga, tapi buat apa kita banyak-banyak kartu cukup satu kartu saja untuk semua program, kan ribet kalau masing-masing program punya kartu yang berbeda-beda.” Tambahnya.
Nursiah menutup penjelasannya dengan mengajak masyarakat Lombok Tengah untuk sama-sama melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh Pak Suhaili – Pathul.

“Silaq sareng-sareng kita lanjutkan pembangunan niki untuk kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah, hari Rabu, 9 Desember 2020 silaq bareng-bareng juk TPS ajak Keluarga, Pilih Nomer 4 kecopong putih sorban kembang komak.” Tutupnya. (red/*)