Home Archive by category Headline

Headline

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Pemerintah daerah Kabupaten Lombok Tengah terus mengejar target 100 persen vaksinasi untuk siswa sebelum event MotoGP digelar Maret mendatang, karena itu kegiatan vaksinasi untuk usia 1-11 tahun digencarkan.
Untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi berjalan baik, Bupati Lombok Tengah H.L. Pathul Bahri memantau langsung kegiatan vaksinasi di sejumlah sekolah.

Bagi Bupati kebersamaan, kekompakan dan taat aturan, merupakan kunci sukses dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi. Hal itu diungkapkan Bupati saat memantau pelaksanaan vaksinasi di SDN 1 Sengkerang oleh UPT Puskesmas Mujur Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng).

Di wilayah Kecamatan Praya Timur sendiri, dari 3800 sasaran atau target, yang sudah tersentuh sampai saat ini sudah mencapai 3720 orang. Capaian itu yang hampir tercapai target itu membuat orang nomor satu di Kabupaten Lombok Tengah itu senang.
“Saya acungkan jempol untuk keluarga besar Puskesmas Mujur, yang sudah membangun kebersamaan, membantu pemerintah dalam mensukseskan vaksin Sinovac untuk umur 6-11 tahun dan saat ini sudah mencapai target sesuai sasaran,” kata Bupati Loteng HL. Pathul Bahri saat giat vaksinasi Sinovac di SDN 1 Sengkerang Kecamatan Praya Timur Loteng, Kamis (20/01/2022).

Dikatakan, untuk vaksin Sinovac di Loteng, pihaknya optimis bisa mencapai target yang sudah ditetapkan. Sebab sampai saat ini, dari 12 Kecamatan di Loteng, sebagian besarnya sudah dikunjungi dan rata-rata di atas 80 persen. Termasuk di Kecamatan Praya Timur untuk wilayah binaan Puskesmas Mujur.

“Kami yakin vaksin Sinovac ini tuntas sesuai target. Sebab saat ini saja tinggal beberapa persen yang harus kita tuntaskan,” ujarnya.

Lanjut Ketua DPD Partai Gerindra NTB itu, keyakinan bisa mencapai target, disebabkan di masing-masing Puskesmas ada petugas khusus yang bergerak masif melakukan vaksinasi untuk anak di bawah umur dan masing masing puskesmas secara berkala sudah melaporkan hasil sasarannya.

Ditambahkan, Penyuntikan vaksin Sinovac akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk mengenali virus yang sudah tidak aktif ini dan memproduksi antibodi untuk melawannya sehingga tidak terjadi infeksi Covid-19.

“Penyuntikan ini dilakukan untuk menjaga anak anak kita dari Covid-19, dan menjaga kekebalan tubuh mereka, sehingga pemerintah menyarankan agar anak-anak di vaksin,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Mujur I. G.N.B dr Wira Parranatta mengungkapkan, hingga saat ini, vaksinasi Sinovac untuk usia 6-11 tahun, baru mencapai 75 persen. “Kita belum mencapai 100 persen, lantaran ada anak anak yang sakit dan ada juga yang masih dirawat di puskesmas,” katanya.

Anak-anak yang divaksin, tentu akan menjadi tugas setelahnya. Tinggal menunggu anak-anak tersebut pulih dari sakit. “Tetap kita pakai surat pernyataan siap di vaksin, yang ditandatangani oleh orang tua anak anak atau keluarganya,” jelasnya.

Dikatakan, dari target sasaran sebanyak 3800, itu tersebar di 30 SD/MI yang ada di wilayah binaan seperti Desa Marong, Mujur, Sukaraja, Kidang dan Sengkerang

Dari beberapa desa yang disebutkan di atas, semuanya sudah dilakukan vaksin, terkecuali di Desa Sengkerang, yang di fokuskan di SDN 1 Sengkerang. “Semua desa binaan sudah kita lakukan, kecuali Desa Sengkerang, dan hari ini bisa dituntaskan, sebanyak 220, dari jumlah siswa sebanyak 240,” tutupnya. (tl-02/Humas)

Headline

Mi6

Mataram, Tribunlombok.net – Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menyakini kaum disabilitas dan Indigo memiliki kekuatan extra ordinary yang tidak biasa. Dibalik keterbatasan fisik , Kaum Disabilitas pasti dikaruniai kelebihan super pada sisi lain untuk senjata mempertahankan hidupnya.

Karunia Kekuatan Extra Ordinary Kaum Disabilitas dan Indigo yang tidak dimiliki oleh Manusia Normal ini merupakan konsekwensi logis dibalik kelemahan pada sisi lain.

Untuk itu Mi6 mengusulkan perlu diadakan Pekan Khusus yang dihajatkan untuk Kaum Disabilitas Dan Indigo sebagai wahana untuk memanusiakan secara adil dan beradab.

Demikian siaran pers Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 yang disampaikan ke media , Kamis ( 20/1/2022).

Menurut Direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto, SH dari berbagai kajian menyangkut penyandang disabilitas atau difabel ( different ability ) masih mengalami diskriminasi atau dianaktirikan tidak diperlakukan selayaknya orang normal.

“Cara pandang masyarakat terhadap difabel cenderung bersifat karikatif yakni atas dasar belas kasihan,” kata Dir Mi6.

Pria yang akrab disapa didu menegaskan dengan pendekatan seperti itu, sadar atau tidak makin memperkuat sterotype kaum difabel sebagai warga kelas dua yang tidak bisa diperlakukan sebagai manusia normal.

“Padahal dibalik kekurangan fisik yang dimiliki, penyandang disabilitas memiliki banyak kelebihan untuk survive,” tambah didu.

Selanjutnya didu menambahkan perlu ada perubahan cara pandang yang lebih egaliter dan adil terhadap penyandang disabilitas agar mereka bisa di explore kemampuan dan kapasitasnya secara menyeluruh.

“Termasuk perlakuan stigma terhadap anak indigo perlu diubah yang selalu dikaitkan dengan hal-hal serba mistis,” ucap mantan Direktur Walhi NTB dua periode ini.

Didu menambahkan padahal anak indigo tidak harus dikaitkan atau berhubungan dengan dunia supranatural. Ada sisi lain yang dimiliki anak indigo yang jarang diungkap ke publik.

“Dengan kemampuannya bisa berkomunikasi dengan dimensi lain dan dapat melihat masa depan, anak indigo pasti memiliki kelebihan yang bisa dimanfaatkan lebih prroduktif untuk kemajuan,” tegas didu sembari menambahkan anak indigo rata2 memiliki kecerdasan / IQ yang tinggi dalam bidang akademis , memiliki kreativitas tinggi dan memiliki intuisi yang lebih kuat.

Guna mengetahui lebih jauh sisi kelebihan exstra ordinary penyandang disabilitas dan indigo perlu dipikirkan agenda Pekan Khusus untuk mengekplore dan melihat beragam keunggulan yang dimiliki.

“Pekan Penyandang Disabilitas dan Indigo harus dimaknai pula sebagai bentuk pengakuan dan dukungan publik terhadap individu yang dikaruniai kelebihan dibalik keterbatas fisik yang dimiliki,” ujar didu.

Terakhir didu mengatakan pemakaian kata ‘Pekan Khusus’ lebih humanis dari sisi tangkapan persepsi publik ketimbang memakai kata ‘Festival’

“Kata Pekan lebih mengedepankan kelebihan kemampuan / skil yang dimiliki, sehingga publik dapat nilai lebih dan pencerahan. Sementara kata Festival lebih mengedepankan proses entertain semata hanya untuk kepentingan showbizz sesaat,” tukasnya. ( tl-02 )

Headline

LOMBOK TENGAH, NTB, Tribunlombok.net – Kapolres Lombok Tengah menerima kedatangan Kapolda NTB dalam kegiatan Peresmian Sat Pamobvit (Satuan Pengaman Obyek Vital) Polres Lombok Tengah, pada hari Rabu tanggal 19 Januari 2022, sekitar pukul 08.50 WITA, bertempat di Aula Sat Samapta Polres Lombok Tengah.

Adapun hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto, Karo Rena Polda NTB Kombes Pol. Sugito, SH,
Dir Pamobvit Polda NTB Kombes Pol Turmuzi, SIK, Dir Samapta Polda NTB Kombes Pol. Frido Sitomorang, SH, SIK, Kabid Propam Polda NTB Kombes Pol Awan Hariono, SIK, MH, Bupati Lombok Tengah, H.L. Pathul Bahri, S.IP, Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyoni, SH, SIK, MH, Kepala Kejaksaan Negeri Praya Fadil Regan, SH, MH, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah H.L. Sarjana, Managing Director PT. ITDC  Bram Subiandoro, Waka Polres Loteng Kompol Ketut Tamiyana, PJU Polres Loteng beserta Kapolsek Jajaran Polres Loteng dan Anggota Polres Loteng serta Tamu Undangan lainnya.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, menyampaikan bahwa pelaksanaan acara peresmian Sat Pamovit Polres Lombok Tengah dilaksanakan sehubungan dengan telah dikeluarkannya surat keputusan Kapolri Nomor : KEP/1893/XII/2021 tanggal 15 Desember 2021 tentang pembentukan satuan pengaman objek vital Polres Lombok Tengah, Polda NTB, sebelumnya masih berbentuk unit Pamobvit dan berada dibawah Satuan Samapta Polres Lombok Tengah.

Pembentukan Sat Pamovit Polres Lombok Tengah merupakan kebutuhan organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat wisatawan dan pengamanan objek-objek vital serta event – event bertaraf nasional maupun internasional yang akan dilaksanakan di wilayah Lombok Tengah.

Saat ini di wilayah Kabupaten Lombok Tengah telah berdiri KEK Mandalika yang masuk dalam program prioritas nasional dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, selain itu di Kabupaten Lombok Tengah saat ini memiliki berbagai macam jenis event pariwisata, baik wisata budaya seperti Bau Nyale dan berbagai Evant yang akan digelar pada tahun 2022 seperti MotoGP 2022 dan WSBK 2022 yang membutuhkan kehadiran Polri dalam bentuk pengamanan.

“Sehubungan dengan hal tersebut menghimbau kepada seluruh personil Polres Lombok Tengah agar senantiasa meningkatkan kinerja secara proporsional dan profesional serta selalu berkoordinasi dengan instansi terkait, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Lombok Tengah” Ucap Kapolda.

Dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dengan membuat Inovasi dan kreasi, guna menekan kriminalitas yang terjadi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat agar tercipta Polri yang presisi yang selalu menjadi mitra kerja dan tetap dipercaya oleh masyarakat.

Untuk saat ini keberadaan Sat Pamovit di Polres-polres Jajaran Polda NTB hanya ada di Polres Lombok Tengah, dengan tujuan sebagai penunjang keberadaan KEK Mandalika serta untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan dalam pengamanan objek-objek vital serta Event bertaraf nasional maupun internasional yang akan dilaksanakan di wilayah Lombok Tengah. (tl-02/KASI HUMAS Polres Loteng )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., mengatakan Prajurit TNI Kodim 1620/Loteng siap mengamankan festival pesona Bau Nyale 2022 di Pantai Seger Desa Kuta Kecamatan Pujut.

Hal itu disampaikan Komandan Kodim kepada para prajurit jajarannya saat melaksanakan Apel Mulai Bekerja di Makodim Jl. Gajahmada Kecamatan Praya, Selasa (18/1/2022).

Dandim mengatakan pihaknya bersama sama dengan Sat Pol PP dan stakeholder yang ada di wilayah, akan memback-up pihak kepolisian melakukan pengamanan selama perayaan tradisi menangkap cacing laut atau festival Bau Nyale berlangsung.

“Puncak perayaan Festival Pesona Bau Nyale sendiri telah di sepakati oleh para tokoh budaya Lombok dan direncanakan akan diselenggarakan di Pantai Seger, KEK Kuta Mandalika, pada tanggal 20 sampai 21 Februari 2022 malam,” ujar Dandim.

Dikatakannya, semua orang menginginkan dan mengharapkan agar pelaksanaan tradisi Bau Nyale dapat berjalan tertib, aman dan kondusif. Namun menurutnya hal itu tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang juga harus ikut menjaga keamanan, ketertiban secara baik.

Oleh karenanya, Ia menambahkan para prajurit khususnya Babinsa harus berperan aktif mengingatkan warga masyarakat dalam setiap kesempatan bertemu dengan warga binaan, selalu menyampaikan pesan-pesan untuk menjaga situasi keamanan dengan baik.

Sejauh ini, kata Dandim, tak ada gangguan keamanan yang sifatnya meresahkan masyarakat. Semuanya masih dalam takaran normal yang masih dapat diatasi dengan baik.

Namun meski demikian, Dirinya tak lupa untuk mengingatkan anggotanya agar senantiasa waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan terjadinya gangguan keamanan di wilayah Lombok Tengah.

“Karena ini bagian dari citra pariwisata kita, maka untuk bisa memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat yang datang menikmati pelaksanaan tradisi Bau Nyale nanti, kita sebagai TNI harus siap jika sewaktu-waktu di butuhkan,” ungkapnya.

Nyale dipercaya masyarakat suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat, merupakan jelmaan dari Putri Mandalika yang arif dan bijaksana. Kemunculan Nyale pun menyebar di pantai selatan Lombok Tengah. Tidak hanya di Pantai Seger saja, tetapi juga di Pantai Selong Belanak, Mawun, Mawi dan lainnya.

Mengawal suksesnya pelaksanaan acara Tradisi Bau Nyale 2022, Orang nomer Satu di Kodim tersebut mengaku telah menyiapkan Personilnya secara maksimal untuk membantu Polri mengamankan jalannya pelaksanaan Bau Nyale mulai dari hari pertama hingga hari terakhir nantinya. (tl-02/*)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Menyambut pendaftaran partai politik peserta pemilihan umum 2024 yang berdasarkan jadwal akan di mulai tanggal 4 April – 6 Agustus 2022. Partai GELORA Indonesia terus memaksimalkan persyaratan yang harus dipenuhi. Tak terkecuali persiapan yang dilakukan DPD Partai GELORA Indonesia Lombok Tengah.

Terkait upaya memaksimalkan persiapan pendaftaran partai tersebut, Selasa (18/1/2022) jajaran pengurus DPD Partai GELORA Indonesia Lombok Tengah melakukan silaturrahim dengan jajaran komisioner KPUD Loteng.

Dihadapan para komisioner KPUD Loteng, Ketua DPD Partai GELORA Indonesia Lombok Tengah, H.Efwin Akbariansah menyatakan bahwa, partai GELORA secara umum telah siap untuk mendaftar dan bertarung pada pemilu 2024 mendatang.

Dijelaskan bahwa, DPD Partai GELORA Indonesia telah mempersiapkan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi sebagai peserta pemilu. Diantaranya yakni keberadaan jajaran pengurus Kabupaten,Kecamatan hingga pengurus tingkat desa. Selain itu DPD Partai GELORA Indonesia sampai saat ini terus membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat Lombok Tengah untuk bergabung dan menjadi anggota partai GELORA Indonesia. Dan sampai saat ini keanggotaan DPD partai Gelora Indonesia Lombok Tengah mencapai 2.500 lebih anggota, yang tersebar di 12 Kecamatan yang ada.

“Jumlah anggota ini akan tetua bertambah, seiring animo.masyarajatbyabg cukup tinggi untuk bergabung dengan partai Gelora”, ungkap H.Efwin A.

Namun sebagai partai baru, tentunya jajaran partai Gelora Lombok Tengah akan terus melakukan koordinasi dengan pihak penyelenggara Pemilu, baik KPU maupun Bawaslu, guna memaksimalkan persiapan pendaftaran yang akan segera dibuka.

” Kami dari jajaran pengurus DPD Partai Gelora Indonesia Lhok Tengah merasa optimis akan bisa memenuhi persyaratan yang ada, serta busa lolos sebagai peserta Pemilu 2024 mendatang”, tegas H.Efwin A.

Ketua KPUD Loteng, Lalu Darmawan yang didampingi oleh komisioner KPUD Loteng lainnya menyambut baik kedatangan para pengurus DPD Partai Gelora Indonesia Lombok Tengah.

Dijelaskan oleh ketua KPUD Loteng bahwa, terdapat perbedaan persyaratan pendaftaran yang harus dipenuhi oleh partai lama dengan partai baru. Dimana untuk partai lama, pihak KPU hanya melakukan proses prefikasi kepengurusan. Semenktara untuk partai baru, termasuk partai Gelora, selain kepengurusan, juga akan dilakukan proses prefikasi keanggotaan.

Untuk keanggotaan ini,syarat yang harus dipenuhi yakni terdapat sebaran keanggotaan minimal di 7 Kecamatan dari 12 kecamatan yang ada di Loteng.

Terkait dengan hal tersebut, pihak KPUD Loteng menghimbau kepada seluruh partai politik, khususnya partai baru untuk mempersiapkan diri atau persyaratan dengan maksimal. (tl-02)

Headline

LOMBOK TENGAH, NTB, Tribunombok.net – Unit Reskrim Polsek Jonggat polres lombok tengah di Pimpin Kapolsek Jonggat IPTU Bambang Sutrisno melakukan penangkapan terhadap pelaku curanmor, Pada hari selasa tanggal 24 November 2020.
Pelaku ditangkap berdasarkan LP/28/XI/2020/NTB/Res.Loteng/sek. Jonggat, tanggal 23 November 2020.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Jonggat Polres Lombok Tengah IPTU Bambang Sutrisno menyampaikan, Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pinggir Sawah Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah

Korban atas nama Muhadi, jenis kelamin Laki-Laki,alamat Bonjeruk Dalem, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, pelaku Inisial A ditangkap dengan Barang Bukti berupa 1 Unit Sepeda Motor Honda Astrea Grand, warna hitam, dengan nomor polisi DR 2893 G.

Kapolsek Jonggat menyampaikan kronologis kejadiannya, pada hari sabtu tanggal 26 September 2020, sekitar pukul 13.30 WITA, terjadi pencurian Sepeda Motor terhadap korban, pada saat itu Sepeda Motor korban di parkir di pinggir jalan menuju sawah, dalam keadaan tidak terkunci stang, pada saat itu korban hendak menyabit rumput, selang beberapa menit kemudian korban melihat Sepeda Motor sudah tidak ada atau hilang, korban langsung menuju rumah sepupunya untuk meminta bantuan di antar pulang, adapun ciri-ciri Sepeda Motor tersebut Honda Astrea Grand warna hitam, DR 2893 G, Noka MHINECOORR6155930, NOSIN MEE-1015934.

“Korban mengalami kerugian sekitar Rp. 3.300.000 dan melaporkan kejadian tersebut” ungkap Kapolsek

“Tim mendapatkan informasi identitas dan keberadaan pelaku” jelas Kapolsek

pelaku inisial A, berada di Dusun Montong Desa Montong Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara, Kemudian Team bergerak menuju rumah Mardi tempat menginapnya pelaku, setelah dilakukan interogasi kepada Mardi, pelaku berada di dalam kamar mandi sedang membersihkan diri karena baru kembali dari membajak sawah.

“Team bergerak dan berhasil mengamankan pelaku di luar kamar mandi, selanjutnya inisial A dibawa ke Polsek Jonggat polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan” tambah Bambang

Setelah dilakukan pengembangan didapatkan Penadahnya, kemudian team bergerak melakukan Penangkapan terhadap Pelaku Penadah motor tersebut, inisial M, yang berada di Dusun Selebung Desa Selebung Langko Kecamatan Janapria (pelaku sebelumnya Sudah menjalani Hukuman).

Kemudian pada hari Senin tanggal 17 Januari 2022 pukul 04.30 WITA, anggota Polsek Jonggat bergerak bersama Anggota Team dari Polda NTB melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya yang sempat menghilang/buron selama 1 tahun lebih, DPO tersebut inisial S Alias Boyot. Penangkapan terhadap DPO inisial S alias Boyot di rumahnya yang berada di Dusun Lingkuk Bunkate Desa Barejulat Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, tanpa perlawanan.

Sementara tersangka lain yang sudah ditangkap oleh Anggota Polda NTB dijemput anggota unit reskrim Polsek Jonggat, Polres Lombok Tengah yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Jonggat AIPTU Badrayasa beserta anggota terhadap terduga pelaku pencurian dengan pemberatan, pada senin tanggal 17 Januari 2021 pukul 10.45 WITA, bertempat di subdit III Ditreskrimum Polda NTB.

Inisial S alias Boyot ditangkap oleh Jatanras Polda NTB berdasarkan LP/28/XI/2020/NTB/Tes.Loteng/Sektor Jonggat, tanggal 23 Nopember 2020, penanganannya diserahkan kepada unit Reskrim Polsek Jonggat, tutup Kapolsek. (tl-02/KASI HUMAS Polres Loteng)

Headline

Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Lalu Atharifatullah dan Ketua Pertahanan Idiologi Syarikat Islam (PERISAI) Nusa Tenggara Barat, Parwadi

MATARAM, Tribunlombok.net – Keberhasilan Pemprov dan kebijakan Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah dalam menuntaskan masalah sengketa aset Pemprov, lahan PT. Gili Trawangan Indah (GTI) di Gili Trawangan menuai pujian dan apresiasi.

Kebijakan Gubernur Zul dinilai tegas, namun tetap menegakkan nilai-nilai keadilan yang humanistik.

Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Lalu Atharifatullah mengatakan, ketegasan Gubernur Zul nampak setelah Pemprov NTB akhirnya memutuskan kontak kerjasama pengelolaan lahan dengan PT GTI.

“Ketegasan ini membuat sengkarut asset Pemprov NTB atau lahan PT GTI yang sekian puluh tahun terkatung-katung, akhirnya bisa terurai di era kepemipinan Gubernur Zulkieflimansyah. Ini patut diapresiasi,” kata Lalu Atharifatullah melalui release media, Senin 17 Januari 2022.

Ia mengatakan, ketegasan Pemprov NTB memutus kontrak kerjasama dengan PT GTI juga tak mengabaikan aspek keadilan yang humanistik bagi masyarakat yang selama ini memanfaatkan lahan di asset Pemprov seluas 65 hektare tersebut.

Menurutnya, dengan pola kerjasama pemanfaatan lahan yang dibuat bersama masyarakat, Gubernur Zul sudah berupaya membuka akses dan kesempatan bagi masyarakat untuk tetap bisa menempati lahan dengan pola sewa.

“Sisi humanisme-nya, masyarakat yang tadinya menguasai lahan eks GTI itu tidak diusir paksa, melainkan diberikan akses untuk tetap berusaha dan menempati lahan dengan pola sewa. Biaya sewanya pun ditinjau dari jenis usaha, bahkan untuk masyarakat kecil dan kurang mampu justru tidak dipungut apa-apa. Ini luar biasa,” tukas Lalu Athar.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi keputusan “win-win solution” baik bagi Pemprov NTB selaku pemilik lahan, masyarakat, dan juga para investor di Gili Trawangan. Masyarakat dan investor tetap bisa menempati lahan dan membuka usaha, sementara Pemprov NTB juga mendapatkan kontribusi untuk PAD.

“Saat masih dikelola PT GTI kan, puluhan tahun Pemprov bisa dibilang nggak dapat apa-apa. Sementara dengan pola saat ini, kami pikir masyarakat terakomodir, investor juga merasa nyaman berinvestasi, dan Pemprov NTB dapat benefit untuk PAD. Ini jadi win-win solution yang proporsional,” katanya.

Pujian dan apresiasi yang sama juga datang dari Ketua Pertahanan Idiologi Syarikat Islam (PERISAI) Nusa Tenggara Barat, Parwadi.

Ia mengapresiasi sikap soft dan humanis yang ditunjukan Gubernur Zul, terutama dalam menangani dugaan adanya oknum masyarakat yang telah menjual atau menyewakan lahan milik Pemprov NTB ke pihak lainnya tanpa hak.

“Kita lihat di status facebook Gubernur Zul kemarin. Bahwa untuk oknum masyarakat yang sudha terlanjur menjual atau menyewakan lahan itu diajak berkomunikasi untuk penyelesaian terbaik. Padahal Pemprov bisa saja menggiring masalah ini ke ranah pidana, tetapi opsi ituu tidak diambil demi masyarakat,” katanya.

Pemuda yang sedang kuliah pascasarjan di salah satu universitas swasta di jakarta itu mengatakan, hal tersebut menunjukan bahwa Gubernur Zul menyadari bahwa sebagian besar masyarakat di sana juga menjadi korban dalam sengkarut lahan GTI yang puluhan tahun terjadi. Sehingga apa yang mereka lakukan lebih kepada karena tidak paham dan tidak mengetahui aturan yang ada.

Ia menilai, pendekatan Gubernur Zul yang tegas namun humanis di Gili Trawangan, juga diambil demi citra pariwisata di pulau eksotis itu sendiri.

“Hal ini menunjukan Gubernur sangat menjaga citra pariwisata di sana. Jangan sampai karena kisruh lahan berdampak pada pariwisata yang selama ini terpuruk karena pandemi Covid-19,” katanya. (tl-02/*)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Polsek Kawasan Mandalika, Polres Lombok Tengah bersama Puskesmas Kuta menggelar Vaksinasi “door to door” terhadap anak usia 6-11 tahun guna mendorong percepatan capaian Vaksin.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Kawasan Mandalika AKP Made Dimas, SIK, mengatakan metode vaksin door to door itu dilakukan untuk menyasar anak yang belum terdaftar dalam data persekolah.

“Bagi anak-anak yang belum terdaftar kita vaksinasi door to door,” kata Kapolsek di Kantornya, Senin (17/1/22).

Mulai hari ini, Kapolsek mengerahkan seluruh Bhabinkamtibmas yang ada wilayahnya untuk mendatangi rumah rumah warga yang belum mendapatkan vaksin anak, baik itu warga negara asing maupun warga kawasan mandalika sendiri.

Sementara itu Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono mengatakan bahwa saat ini, Polres Lombok Tengah bersama Pemda melalui program Vaksin Merdeka Anak fokus mengejar capaian vaksin sebanyak 141.000 orang.

“Kita targetkan per hari itu sekitar 10 ribu dosis,” jelas AKBP Hery.

Menurut AKBP Hery, seluruh anak terkhusus siswa siswi di wilayahnya harus menerima vaksin demi meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari paparan COVID-19.

Dengan demikian, kegiatan yang sebelumnya terkendala karena masa pandemi bisa kembali dilakukan, salah satu contohnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Ia pun berharap kepada semua elemen masyarakat bisa mensukseskan program vaksinasi. Terlebih menjelang perlehatan event MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika. (tl-02/KASI HUMAS Polres Loteng)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Bertempat di Aula Polres Lombok Tengah dilaksanakan kegiatan Latihan Pra Operasi dalam rangka Ops Bina Kusuma Rinjani 2022 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Januari sampai dengan 30 Januari 2022.

Pelaksanaan Lat Pra Ops ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, yang didampingi oleh Wakapolres Lombok Tengah KOMPOL Ketut Tamiana dan di hadiri oleh Pejabat Utama Polres dan Anggota yang tersprin.

Dalam arahannya Kapolres menyampaikan pelaksanaan Latihan Pra Ops ini bertujuan mencegah penyebaran Virus Covid-19 dan terwujudnya situasi kamtibmas yang aman menjelang pelaksanaan event Bau Nyale dan MotoGP 2022.

“Saya harap peserta yang terlibat Lat Pra Ops dapat memahami tugas yang akan dilaksanakan kedepan selama operasi berlangsung,” Ucap Kapolres saat memberikan arahan, Senin (17/1/2022).

Lebih lanjut Kapolres menekankan tentang pelaksanaan tugas terutama pada kegiatan preemtif maupun preventif agar benar-benar tampak pelaksanaanya di lapangan serta penerapan protokol kesehatan.

“Diharapkan Operasi Bina Kusuma Rinjani 2022 dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal, tutup Kapolres.

Kemudian kegiatan Lat Pra Ops dilanjutkan dengan pengisian materi dari Instruktur yang terlibat pelatihan Pra Ops Bina Kusuma Rinjani tahun 2022. (tl-02/KASI HUMAS Polres Loteng)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Prajurit TNI Kodim 1620/Lombok Tengah bersama dengan unit pelaksana teknik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Nusa Tenggara Barat dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menanam sebanyak 15 Ribu tumbuhan Mangrove di Desa Mertak Kecamatan Pujut, Senin (17/1/2022).

Kegiatan penanaman dihadiri oleh Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., Asisten Vice Prsident Site Oprational ITDC, I Made Pariwijaya, Pasiter Dim 1620/Loteng, Kapten Inf. A.A Gede Ray Budiana, Kasi Evaluasi Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dan Hutan Lindung (BPDAS HL) NTB, Rudiantha S. hud., Manager Persemaian BPDAS Danudaya Kobandrang, SP., dan masyarakat sekitar pantai.

Dipimpin langsung oleh Dandim, Letkol I Putu Tangkas, pelaksanaan kegiatan penanaman dilakukan dengan teknik pembibitan yang menggunakan metode pengayaan. Adapun kegiatan penanaman dijelaskan Dandim dilakukan dengan tujuan pemulihan ekosistem mangrove di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kuta Mandalika.

Pembibitan dilakukan dengan menanam seedling dalam polibag yang sudah diisi tanah. Jenis bibit yang ditanam adalah Rizhopora Mucronata dan Rizhopora Stylosa. Penanaman dilakukan dengan jarak tanam bibit mangrove bervariasi mulai dari 1mx1m, 2mx2m, hingga 2mx5m.

Komandan Kodim dalam arahannya mengungkapkan kegiatan penanaman mangrove diharapkan dapat memulihkan atau memperbaiki kualitas serta melestarikan hutan mangrove. Selain itu, Dandim juga berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait kelestarian hutan dan lingkungannya.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat mengembalikan fungsi dan manfaat hutan mangrove baik secara fisik, ekologis dan ekonomis. Dengan adanya kegiatan penanaman ini masyarakat diharapkan untuk ikut serta dalam menjaga ekosistem mangrove di kawasan Kuta Mandalika,” kata Dandim.

Dandim menjelaskan tumbuhan mangrove adalah tumbuhan yang tumbuh di daerah pasang surut, terutama di pantai yang terlindung, atau muara sungai yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut yang komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap salinitas.

Ia mengatakan hutan mangrove memiliki fungsi dan manfaat secara fisik, ekologis dan ekonomis. Menurutnya, Secara fisik manfaat mangrove antara lain, sebagai perlindungan terhadap sedimentasi, abrasi dan instrunsi air laut, penahan badai dan angin yang bermuatan garam, serta untuk menurunkan emisi karbon.

“Secara ekologis hutan mangrove berfungsi sebagai tempat hidup, perlindungan dan sumber pakan bagi biota laut dan spesies yang ada di sekitarnya. Sedangkan secara ekonomis hutan mangrove berfungsi sebagai tempat rekreasi wisata, sumber bahan baku untuk bangunan dan kayu bakar serta sebagai sumber mata pencaharian masyarakat sebagai nelayan penangkap ikan, udang, kepiting dan lainnya,” ujarnya.

Atas terlaksananya kegiatan penanaman, Komandan Kodim menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat dan ikut serta menyukseskan kegatan. “Saya ucapkan terima kasih kepada UPT KLHK Provinsi NTB, ITDC serta warga masyarakat yang telah bersinergi dalam menjalankaan tugas,” pungkasnya. (tl-02/*)