Home Archive by category Headline (Page 2)

Headline

Headline

Rannya Agustyra Kristiono berfoto dengan Duta Besar RI untuk Inggris, HE Desra Percaya dan bersilaturahmi dengan keluarga Dubes RI tsb di London belum lama ini.

MATARAM, Tribunlombok.net – Setelah memberikan bantuan sarung, sajadah, dan paket sembako untuk memeriahkan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) terus berkeliling di P. Lombok untuk melakukan evaluasi dan penguatan kepada Tim-Tim HBK PEDULI yang tersebar di 8 titik di Pulau Seribu Masjid.

“Pertemuan dengan Tim-Tim HBK PEDULI ini adalah bagian dari silaturahmi dan apresiasi kami untuk seluruh kerja-kerja sosial dan kemanusiaan yang telah dilakukan Tim-Tim HBK PEDULI bagi masyarakat P. Lombok selama ini,” kata HBK , Kamis ( 5/5 ) .

HBK PEDULI adalah Yayasan yang dibentuk HBK dan didedikasikan untuk selalu hadir membantu masyarakat P. Lombok yang membutuhkan. Dan sebagai apresiasi, pada kesempatan pertemuan-pertemuan tersebut, HBK juga memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh anggota masing-masing Tim HBK PEDULI.

Didampingi istri tercinta, Hj. Dian HBK, Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut mengunjungi satu persatu 8 Tim HBK PEDULI secara bergiliran.
Mobil-mobil Ambulance maupun mobil-mobil tangki air yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membantu dan melayani masyarakat yang terkena musibah sakit maupun bencana kekeringan tidak luput dari perhatian HBK.
“Saya minta mobil-mobil ini, baik Ambulance maupun tangki air supaya dirawat dengan sebaik-baiknya agar mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Kerusakan sekecil apapun terhadap mobil-mobil ini harus segera diatasi,” pesan HBK dalam kunjungannya ke HBK PEDULI Kab. Lombok Timur wilayah selatan.
Dalan setiap kunjungannya, HBK selalu memulainya dengan mengundang mereka santap malam bersama sembari memberikan petunjuk-petunjuk maupun arahan-arahannya.

Dalam setiap pertemuan tersebut, tak lupa, dari jauh di kota London, Inggris, Sekretaris HBK PEDULI Rannya Agustyra Kristiono turut bersilaturahmi secara virtual. Rannya yang sedang merampungkan pendidikannya di Inggris, selama ini tetap memantau kegiatan HBK dan istri sambil memberikan dorongan semangat agar segenap keluarga besar HBK PEDULI terus melanjutkan kegiatan sosial kemasyarakatannya dengan kompak, semangat, dan penuh kekeluargaan.

“Tetap kompak, tetap semangat ya. Terus berkegiatan seperti biasa, membantu keluarga-keluarga yang membutuhkan pertolongan kita,” imbuh Rannya dalam silaturahmi secara virtual tersebut.

Penguatan Lombok FC

Sementara itu, selain melakukan evaluasi dan penguatan kepada Tim-Tim HBK PEDULI di P. Lombok, HBK juga melakukan evaluasi dan penguatan di klub sepakbola miliknya, Lombok FC.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, mulai tanggal 10 Mei yad, skuad utama Lombok FC akan kembali melanjutkan pemusatan-latihannya, setelah pemusatan-latihan tahap pertama berakhir sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Sebanyak 8 dari 23 pemain dalam skuad utama tidak bisa melanjutkan kegiatan pemusatan-latihan mereka karena kendala cedera fisik ataupun pertimbangan teknis dari tim manajemen maupun pelatih.

Juru Bicara Lombok FC, Rannya Agustura Kristiono menjelaskan, bahwa Lombok FC akan segera memanggil dan menyeleksi kembali para pemainnya baik dari internal maupun luar buat menggantikan 8 pemain tersebut untuk menggenapkan jumlah 23 pemain inti.

“Tim manajemen dan pelatih sudah mengajukan beberapa pemain pengganti untuk disetujui Presiden Lombok FC,” ungkap Rannya.

Rencananya, bagi pemain-pemain yang tidak dapat melanjutkan kegiatan pemusatan-latihannya di Lombok FC, akan dititipkan di klub sepakbola PS GARUDA MUDA, yang tahun ini sudah masuk sebagai salah satu peserta klub sepakbola Liga 3 NTB.

“Kita akan mensubsidi keberadaan mereka di klub barunya. Presiden Lombok FC telah melaksanakan pembicaraan yang mendalam dengan pemilik PS GARUDA MUDA tentang kelanjutan pembinaan pemain-pemain ini,” kata Rannya.

Dalam serangkaian silaturahmi untuk penguatan Lombok FC ini, tidak lupa, HBK dan istri juga menyempatkan diri untuk membesuk Panglima Babalo Lombok FC, Aweng Sawaludin yang pada tanggal 12 Mei yad, dijadwalkan akan melaksanakan operasi laparascopy. Babalo Lombok FC adalah organisasi dimana para supporter dan pencinta Lombok FC menggabungkan diri.

“Mudah-mudahan operasinya bisa berjalan dengan baik, lancar, dan sdr. Aweng, bisa cepat sembuh dan kembali sehat seperti sedia kala. Keluarga besar Partai Gerindra, keluarga besar HBK PEDULI, maupun keluarga besar Lombok FC akan selalu bersamanya dalam menghadapi situasi sulit seperti ini, kita akan bergotong-royong dalam memberikan dukungan”, imbuh HBK. (tl-02/*)

Headline

Ketum Fakta RI, Muhanan, SH (kanan) didampingi Ketua Harian Fakta RI, H. Fauzan Azima (kiri)  saat menyampaikan laporan dugaan tindak pidana penyerangan dan intimidasi oleh puluhan keluarga oknum Bidan Puskesmas Kute yang diterima oleh personil Sat Reskrim Polres Lombok Tengah, NTB, Kamis, (5/5/2022)

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Ketua Forum Analisis Kebijakan Untuk Rakyat Republik Indonesia (Fakta RI), Muhanan, SH resmi melaporkan dugaan tindak pidana penyerangan dan intimidasi yang diduga dilakukan oleh puluhan keluarga oknum Bidan Puskesmas Kute saat acara mediasi antara Mawardi alias Roby suami dari pasien bersalin, warga Desa Tumpak, Kecamatan Pujut dengan dua orang oknum Bidan yang berlangsung di Puskesmas Kute di Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu, (4/5/2022).

Laporan dugaan tindak pidana penyerangan dan intimidasi itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Fakta RI sekaligus korban dugaan tindak pidana penyerangan dan intimidasi, Muhanan, SH didampingi pengurus Fakta RI dan Pengacara Fakta RI yang juga Ketua Harian Fakta RI, H. Fauzan Azima serta Ketum LSM Sasaka NTB, Lalu Ibnu Hajar ke Mapolres Lombok Tengah pada Kamis, (5/5/2022).

Selain melaporkan dugaan tindak pidana penyerangan dan intimidasi, Ketum Fakta RI juga melaporkan dugaan tindak pidana Pasal UU Darurat Nomor 12 tahun 1951. ” Laporan sudah kami sampaikan dan kami serahkan proses hukumnya kepada Polres Lombok Tengah, nanti kita buktikan hasil penyelidikan dan penyidikan Polres Lombok Tengah. Untuk  itu jangan kita debat kusir, saling mencari pembenaran dengan membangun opini publik untuk menutupi kesalahan,” ucap Muhanan, SH usai menyampaikan laporan ke Mapoleres Lombok Tengah, Kamis, (5/5/2022).

Pria berkacamata yang berprofesi sebagai pengacara itu menceritakan penyerangan dan intimidasi yang diduga dilakukan oleh puluhan keluarga Oknum Bidan kepada dirinya saat datang ke Puskesmas Kute untuk mendampingi Mawardi suami pasien bersalin dalam rangka Mediasi antara Mawardi dengan dua orang oknum Bidan Puskesmas Kute yang diinisiasi oleh Kepala Puskesmas Kute Zainal Abidin. ” Saya datang ke Puskesmas untuk mendampingi Mawardi yang juga pengurus Fakta RI yang diminta hadir oleh Kepala Puskesmas Kute untuk mediasi dan klarifikasi pernyataan Mawardi di salah satu media online tentang dugaan penelantaran pasien bersalin oleh Bidan Puskesmas Kute. 

Namun, saya bersama pengurus Fakta RI termasuk Roby malah disambut dengan serangan, caci maki dan kata kata kotor oleh puluhan keluarga oknum Bidan, mereka (keluarga bidan) membawa senjata tajam (Sajam) ke Puskesmas. Saya didorong, kacamata yang sedang saya pakai dirampas lalu dibanting sampai pecah ke Lantai, saya juga diludahi.  Roby juga dipegang oleh sejumlah keluarga oknum Bidan, lalu didorong ke tembok, bahkan wajahnya ditampar oleh salah satu dari dua oknum Bidan. Kacamata itu sangat berarti, karena saya memiliki penyakit minus, jadi kacamata itu wajib saya pakai setiap hari. Dan laporan saya itu terlepas dari persoalan Roby dengan oknum Bidan, karena mereka sudah berdamai,” cerita Muhanan.

Muhanan menegaskan, menyerahkan dan mempercayakan menangani kasus dugaan tindak pidana yang dilaporkannya tersebut kepada Polres Lombok Tengah. “Hukum harus ditegakkan, sehingga ada pembelajaran untuk kita semua, terlebih lagi peristiwa itu terjadi di Fasilitas Publik,” tegasnya

Sementara itu, Ketua Sasaka NTB, Lalu Ibnu Hajar menyayangkan sikap oknum Bidan Puskesmas Kute yang membawa urusan dan persoalan pekerjaan ke keluarga. ” Semestinya kritik, saran dan masukkan menjadi bahan introspeksi diri, terlebih lagi Bidan itu pelayan masyarakat yang membutuhkan tindakan medis (bersalin). Apa jadinya kalau seorang pelayan kesehatan melibatkan keluarga dalam persoalan pekerjaan atau kedinasan. Untuk itu Kadis Kesehatan Lombok Tengah harus mengambil keputusan tegas terhadap oknum Bidan termasuk Kepala Puskesmas Kute,” ujarnya. [tl-02/slnews]

Headline

Ketua LSM Lidik NTB, Sahabudin, SE,

LOMBOK TENGAH, Tribunlombok.net – LSM Lidik Nusa Tenggara Barat (NTB), Sasaka NTB dan Fakta RI akan melaporkan dugaan Intimidasi dan Pengancaman terhadap Ketum Fakta RI, Muhanan, SH dan pengurus Fakta RI yang diduga dilakukan oleh puluhan  keluarga Bidan Puskesmas Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah saat mediasi antara suami pasien bersalin Mawardi alias Roby, warga Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah di Puskesmas Kuta pada Rabu, (4/5/2022). ” Kami dari LSM Lidik NTB mengecam dugaan Penyerangan dan intimidasi oleh keluarga oknum Bidan Puskesmas Kuta, dan besok (Kamis, 4/5/2022) kami bersama Fakta RI, Sasaka akan melaporkan Kepala Puskesmas Kuta, Oknum Bidan dan keluarga Bidan yang diduga melakukan Intimidasi dan penyerangan ke Polres Lombok Tengah. Laporkan kami itu tidak ada kaitannya dengan Roby (suami pasien bersalin) karena persoalan antara Bidan dengan Roby sudah selesai dan mereka sudah saling memaafkan,” kecam Ketua LSM Lidik NTB, Sahabudin, SE, Rabu, (4/5/2022).

Pria yang akrab disapa Citung itu juga akan melaporkan puluhan keluarga oknum Bidan Puskesmas Kuta yang membawa senjata tajam (Saja) saat mediasi antara suami pasien bersalin Roby dengan Bidan Puskesmas Kuta. ” Kami juga akan melaporkan dugaan pelanggaran UU Darurat, karena saat mediasi berlangsung keluarga Bidan membawa Sajam,” katanya

Selain akan melapor ke Polres Lombok Tengah, LSM Lidik NTB juga meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah untuk memberhentikan dua orang oknum Bidan Puskesmas Kuta dan mencopot Kepala Puskesmas Kuta dari Jabatan. ” Kami meminta kepada Kadikes Lombok Tengah memecat dua orang oknum Bidan dan mencopot Kepala Puskesmas Kuta dari Jabatannya, karena tidak mampu menjadi penengah dan diduga melakukan pembiaran dugaan intimidasi dan penyerangan terhadap Ketum dan pengurus Fakta RI,” tegas Citung

“Kepala Puskesmas (Kapus) harus bertanggung jawab karena tidak bisa mengendalikan stafnya sendiri. Bahkan diduga melakukan pembiaran terjadinya dugaan penyerangan dan Intimidasi oleh keluarga stafnya sendiri,” cetus Citung.

Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Ketua Sasaka NTB, Lalu Ibnu Hajar.

Selain melaporkan keluarga oknum Bidan, Oknum Bidan dan Kepala Puskesmas Kuta, juga akan melaporkan jajaran Polsek Kawasan Mandalika ke  Propam Polres Lombok Tengah. ” Kami menyayangkan sikap Polsek Kawasan Mandalika yang tidak tanggap, padahal sudah di informasikan oleh pihak Puskesmas akan ada mediasi antara Bidan dengan Roby selaku suami pasien bersalin. Jika cepat tanggab maka tidak akan terjadi dugaan penyerangan dan intimidasi, terlebih lagi keluarga oknum Bidan membawa Sajam saat mediasi. Itu itu kami juga akan melaporkan Kapolsek Kawasan Mandalika ke Propam,” tegasnya

Sementara itu, Ketum Fakta RI, Muhanan, SH membenarkan peristiwa dugaan penyerangan dan Intimidasi yang diduga dilakukan oleh puluhan keluarga oknum Bidan Puskesmas Kuta saat mediasi berlangsung di Puskesmas Kuta. ” Ya benar, mereka (keluarga oknum Bidan) mengintimidasi dan melakukan penyerangan, saya didorong, kaca mata saya dirampas lalu dibanting ke lantai sampai pecah, mereka juga membawa Sajam. Dan apa yang saya alami bersama kawan-kawan pengurus Fakta RI laporannya sudah saya susun dan besok akan saya laporkan ke Polres Lombok Tengah,” ujarnya

Mediasi itu berawal dari pernyataan Roby, suami pasien bersalin disalah satu media online yang mengeluhkan pelayanan petugas Bidan saat istrinya tengah menjalani proses persalinan atau melahirkan di Puskesmas Kuta pada Senin malam, (2/5/2022).

Dan keluhan Roby itu pun telah dibantah oleh pihak Puskesmas Kute dan pelayanan proses persalinan di Puskesmas Kute dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku. Dan persoalan antara Roby dengan petugas Bidan Puskesmas itu telah berakhir damai dan suami pasien bersalin telah meminta maaf atas pernyataannya di media online tersebut kepada petugas Bidan Puskesmas Kute. [tl-02]

Headline

Almarhum H.Muh dan Rum saat fose bersama Prabiwo Subianto disuatu moment

Lombok Tengah, Tribunlimbkk.net – Mantan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Tengah H.Muhdan Rum tutup usia. Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Periode 2019-2024 itu wafat di rumahnya setelah berjuang melawan penyakit ganas yang dideritanya berbulan bulan. 

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Lombok Tengah itu mengembuskan nafas di rumah istri keduanya di Dusun Dasan Baru Desa Prai Meka Kecamatan Praya Tengah pada jam 03.30 wita. 

H Muhdan meniti karir di jalur politik sebagai Sekretaris DPC saat diketuai oleh H.Jazali PT sejak tahun 2000 silam.  Kemudahan pada tahun 2014 di menggantikan H Jazali menjadi Ketua DPC dari tahun 2014-2019. Selama di Gerindra Politisi yang dikenal lincah dan humoris itu pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPRD selama dua kali dan terakhir berhasil melenggang ke kursi DPRD Periode 2019-2024. Sayang ditengah perjalanan dia diuji oleh Allah SWT dengan penyakit cukup berat yakni di paru paru nya. 

Awalnya dia sempat dirawat di Klinik Risa Mataram. Pihak Dokter sempat melakukan operasi penyedotan nanah putih di Paru Paru nya.

Usai dioperasi, kondisi almarhum membaik dan mulai beraktivitas seperti biasa di Parlemen Lombok Tengah. Namun demikian tidak berlangsung lama dia kembali drop. 

Pihak Klinik kemudian memberikan rujukan ke RSUD Sanglah Bali agar mendapatkan perawatan maksimal. Sejak itu badanya mulai kurus.

Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri sempat menjenguk pengusaha pupuk itu di RSUD Sanglah. Ditemani dua orang istrinya Almarhum terlihat segar. Canda tawanya masih renyah seperti tidak sakit berat. 

Menurut almarhum, didalam paru paru nya terdeteksi seperti ada benjolan yang diduga Kanker. Oleh Dokter menyarankan agar dilakukan kemoterapi.

Usai dirawat di RSUD Sanglah Bali, Politisi handal itu kembali beraktivitas seperti biasa meskipun tidak rutin. Sesekali dia mengikuti sidang Paripurna DPRD Kabupaten Lombok Tengah sampai akhirnya ajal menjemputnya. (tl-02/SN)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Fokus perhatian TNI jajaran Kodim 1620/Lombok Tengah pada momen libur lebaran 2022 tak hanya pada lonjakan aktivitas masyarakat mengunjungi objek wisata saja. Namun prajurit berbaju loreng dari Satuan tersebut juga memperhatikan jumlah orang yang ada di lokasi.

Pemantauan orang di lokasi wisata dimaksud untuk menginventarisir faktor kerawanan, kegiatan, dan potensi kemungkinan terjadinya kehilangan nyawa akibat adanya resiko bencana atau kecelakaan.

Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., menjelaskan secara geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan Empat lempeng tektonik yaitu lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat berpotensi sekaligus rawan terhadap adanya bencana seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir maupun tanah longsor.

“Wilayah pantai di Indonesia merupakan wilayah yang rawan terjadi bencana. Mengingat Indonesia terletak di daerah iklim tropis dengan dua musim yaitu panas dan hujan. Kondisi iklim seperti ini sering terjadi adanya perubahan cuaca, suhu dan arah angin yang cukup ekstrim,” Ujarnya, di Praya, Selasa (3/5/2022).

Untuk itu, Dandim mengatakan pengawasan dan pengamanan Objek Vital oleh TNI jajaran Kodim dilakukan sebagai bentuk upaya pengamanan terkait aktivitas masyarakat di objek wisata yang ada di Lombok Tengah.

“Bersama Polri dan satuan lain yang ada di wilayah, kami menginventarisir faktor kerawanan di tempat-tempat wisata baik wisata alam maupun wisata buatan yang berpotensi diserbu masyarakat, sehingga warga merasa aman saat berwisata,” Ucapnya.

Dandim menambahkan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pengelola objek wisata buatan prihal pembatasan pengunjung dari total kapasitas yang di tentukan agar kondisi keamanan orang tetap terjaga.

“Prediksi lonjakan wisatawan di Kabupaten Lombok Tengah pasca Idul Fitri 1443 Hijriah menjadi salah satu fokus perhatian. Namun meski sudah tak ada larangan untuk berwisata, kami meminta masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan baik, guna mencegah terjadinya lonjakan kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah,” Pungkasnya. (tl-02)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Salah satu hikmah bukan Ramadhan adalah penuh berkah. Untuk mendapatkan keberkahan tersebut, LSM Garuda pada minggu (1/5/2022) melaksanakan program berbagai Ramadhan dengan memberikan bingkisan sembako kepada puluhan warga kurang mampu dan orang tua jompo di Lingkungan Tiwu Asem, Kelurahan Renteng, Praya.

Ketua LSM Garuda, M. Zaini di sela-sela acara pemberian bantuan tersebutengungkapkan bahwa, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. Khususnya pada bulan Ramadhan kali ini.

“Semoga pada hari lebaran Idul Fitri kaki ini, semua kita bergembira dan bahagia”, harapnya.

Lebih lanjut, M. Zaini mengungkapkan bahwa, melalui moment ini pihaknya atas nama seluruh keluarga besar LSM Garuda menyampaikan “Selamat Idul Fitri. Minal Aidin Walfaidzin. Mohon maaf lahir dan batin”. (tl-02)

Headline

MATARAM, Tribunlombok.net – HBK PEDULI, Yayasan yang dimiliki Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) kembali berbagi keberkahan dan menyapa masyarakat yang kurang mampu di P. Lombok. Kali ini, HBK PEDULI membagikan 5.000 paket Sajadah dan Sarung untuk persiapan masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Akan terus menjadi komitmen dan ikhtiar kami bersama, terus mendorong keberadaan HBK PEDULI bisa menjadi berkah bagi masyarakat di P. Lombok. Terlebih di bulan Ramadan yang merupakan bulan penuh berkah dan ampunan ini,” kata HBK yang langsung memimpin pendistribusian bantuan tersebut, Sabtu (30/04) dengan didampingi Ketua Yayasan HBK PEDULI Hj. Dian HBK.

Turut pula mendampingi Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut Ketua HBK PEDULI NTB, Ali Al Khairy, yang juga Calon Gubernur NTB dari Partai Gerindra dalam Pemilu Kepala Daerah serentak tahun 2024.

HBK mengungkapkan, aksi berbagi kepada masyarakat sebelumnya telah menjadi arahan langsung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Hal ini, untuk membuktikan bahwa Partai Gerindra selalu hadir bersama rakyat.

“Dengan bantuan ini, kami berharap masyarakat dapat berkumpul dengan sukacita dan dapat melaksanakan Salat Idul Fitri nanti dengan penuh semangat,” imbuh HBK.

Selain kepada masyarakat kurang mampu, paket bantuan serupa juga dibagikan kepada seluruh pengurus dan anggota Partai Gerindra di setiap tingkatan. Mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC) di setiap Kecamatan, Pengurus dan anggota Cabang di tingkat Kabupaten/Kota, serta pengurus dan anggota HBK PEDULI se P. Lombok.

Untuk menjangkau masyarakat di lima Kabupaten/Kota di P. Lombok, bantuan ini kemudian didistribusikan oleh 8 Tim HBK PEDULI dan DPC Partai Gerindra di Kabupaten/Kota di P. Lombok.

Bantuan Sembako untuk Warga Bima

Pada saat yang sama, HBK PEDULI juga membagikan paket bantuan sembako yang dikhususkan untuk masyarakat kurang mampu dari Bima yang bermukim di Kota Mataram.

Pembagian sembako tersebut disalurkan melalui tokoh muda warga Bima di Kota Mataram yakni Budi Syahbudin. Dalam Pemilihan Legilslatif (Pileg) tahun 2019 lalu, Budi Syahbudin dipercaya HBK memimpin satuan relawan HBK CENTER.

Dengan bantuan sembako tersebut, HBK ingin agar kebutuhan pokok warga tercukupi sehingga tidak ada masyarakat di P. Lombok yang merayakan Lebaran Idul Fitri dengan keprihatinan akibat ketiadaan kebutuhan pokok di rumah.

“Kami ingin, bantuan sembako ini bisa turut meringankan beban saudara-saudara kami sehingga bisa bersama-sama merayakan Hari Kemenangan yang Fitri ini dengan penuh sukacita,” kata Hj. Dian HBK. (tl-02/*)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Menghadapi tibanya masa liburan lebaran, serta menyikapi terkait pelayanan publik yang ada di Lombok Tengah, Selasa (26/4/2022) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Lombok Tengah bersama sejunlah OPD terkait melakukan rapat koordinasi (Rakor) yang berlangsung di ruang rapat Dikes Loteng.

Pada rakor yang dipimpin oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah tersebut, dipastikan kalau pelayanan kesehatan khusysnya bagi masyarakat miskin di Rumah sakit dan puskesmas yang ada tetap berjalan pada masa liburan lebran Idul Fitri.

Pada Rakor tersebut, Wabup yang juga merupakan Ketua TKPKD Loteng menegaskan bahwa, pelayanan Jampersal/ persalinan dan bansos kesehatan bagi warga miskin harus tetap berjalan pada saat libur lebaran.

Wabup juga menyampaikan bahwa, persyaratan administrasi bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan jangan rumit. Cukup surat Keterangan miskin dari desa bagi masyarakat yang tidak masuk data DTKS.

“Kami minta petugas kesehatan harus stanby di RSUD dan puskesmas selama libur lebaran”, tegasnya.

Selanjutnya, untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Wabub dan tim TKPKD akan monitoring pelayanan yang ada di RSUD dan puskesmas. Terlebih jika ada keluhan dari masyarakat muskin.

“Kami minta secepatnya Dikes membuat surat edaran supya pelayanan warga miskin tetap maksimal di RSUD dan puskesmas. Dokter dan tenaga kesehatan selama libur lebaran harus syanby”, pungkas Wabup.

Sementara itu koordinator Pokja TKPKD Loteng, Saipul Muslim pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, pihak TKPKD akan stanby untuk melayani pembuatan administrasi atau rekom bgai masyarakat miskin yang membutuhkan pelayanan.

Diungkapkan pula bahwa, data pengaduan warga miskin yang minta rekom ke TKPKD untuk Jampersal/ persalinan, bansos kesehatan dan BPJS setiap hari rata-rata 10 – 15 warga.

Rakor TKPKD kli ini juga dihadiri oleh Dikes, RSUD, Dinsos, Bapeda, Disdukcapil, DP3AP2KB dan Pokja TKPKD. (tl-02)

Headline

MATARAM, Tribunlombok.net – Ketua DPR RI Puan Maharani meringankan beban masyarakat NTB menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Melalui aksi “Ramadan Berbagi”, putri Presiden ke-5 Republik Indonesia Hj Megawati Soekarnoputri tersebut membagikan 21.000 paket sembako berupa beras premium untuk masyarakat Bumi Gora.

Bantuan beras tersebut disalurkan Puan Maharani melalui Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan NTB 2/Pulau Lombok, H Rachmat Hidayat yang sedang menggelar reses sebagai wakil rakyat. Bantuan tersebut disalurkan secara serentak, Rabu (27/4/2022). Untuk Pulau Lombok saja, total ada 21.000 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat yang bermukim di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Lombok Utara.

Rachmat memulai penyaluran bantuan tersebut secara serentak dari Kabupaten Lombok Timur. Daerah otonom dengan populasi penduduk terbesar di NTB ini juga sekaligus sebagai daerah yang mendapat alokasi bantuan terbesar. Di Gumi Patuh Karya, sedikitnya 17.000 paket bantuan beras bergambar Mbak Puan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Mbak Puan membagikan beras premium ini untuk membantu masyarakat yang menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, kebutuhannya meningkat,” kata Rachmat Hidayat.

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini menyerahkan bantuan beras tersebut secara simbolis di Kantor DPC PDIP Lombok Timur. Beras tersebut diterima Ketua DPC PDIP Lombok Timur Ahmad Sukro dengan didampingi Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lombok Timur dan seluruh Pengurus DPC dan perwakilan PAC.

Rachmat menekankan, telah menjadi komitmen Mbak Puan, Ketua DPR RI perempuan pertama di Indonesia untuk membantu masyarakat, sehingga mereka memiliki sesuatu saat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Apalagi, saat Lebaran, biasanya aktivitas masyarakat terhenti sejenak, termasuk kegiatan bekerja untuk mencari rezeki.

Selain di Lombok Timur, pada saat bersamaan, bantuan beras Mbak Puan tersebut kemarin disalurkan di Lombok Tengah, Lombok Utara, dan Kota Mataram. Sementara untuk Lombok Barat, telah lebih dahulu memulai penyaluran pada Ahad, 24 April 2022. Penyaluran dilakukan pimpinan dan pengurus DPC PDI Perjuangan di tiap daerah.

Di Lombok Barat, penyaluran dilakukan sebanyak 2.000 paket. Sementara di Lombok Tengah dengan 1.000 paket. Jumlah yang setara juga disalurkan di Lombok Utara dan Kota Mataram.

Rachmat mengungkapkan, bantuan beras Mbak Puan tersebut disiapkan dan dikemas di NTB dengan memberdayakan para petani lokal sehingga turut menggerakkan ekonomi para petani. Rachmat mengatakan, mengingat bantuan bertambah menjadi 21.000 paket, pihaknya sampai kewalahan lantaran kantong kemasan beras bergambar Mbak Puan jumlahnya tidak sebanding. Sejumlah paket pun akhirnya tidak menyertakan kemasan yang memiliki gambar Mbak Puan sebagai pembungkus.

Sementara itu, Ahmad Sukro menekankan, segera setelah menerima bantuan beras Mbak Puan tersebut, dirinya menyerahkan langsung kepada para pengurus PAC untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah kecamatan masing-masing.

“Hari ini pula kami langsung mendistribusikan kepada masyarakat di masing-masing kecamatan,” kata tokoh muda PDI Perjuangan ini.

Dia mengkatakan, seluruh bantuan beras Mbak Puan tersebut, sudah tersalurkan seluruhnya pada H-2 Lebaran Idul Fitri. Sehingga bantuan beras Mbak Puan ini menjadi bagian dari sukacita masyarakat yang sedang merayakan Hari Kemenangan.

Selain beras kualitas premium sebanyak 5 kilogram, masyarakat penerima bantuan juga mendapatkan bantuan berupa kain sarung, dan sejumlah kebutuhan pokok untuk Hari Raya Idul Fitri seperti sirup, gula, minyak goreng, dan juga kurma.

Headline

MATARAM, Tribunlombok.net – Tiga hari jelang lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah. Dewan Perwakilan Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat Partai Perindo berbagai paket sembako untuk ratusan anak Yatim di Kota Mataram.

Paket sembako itu diberikan kepada ratusan anak yatim menjelang berbuka puasa, di Kantor Perindo NTB, Kelurahan Karang Baru Kecamatan Selaparang Kota Mataram, Kamis (28/4/2022).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah NTB Partai Perindo Lalu Athari Fathullah, mengatakan ratusan paket sembako ini bukan hanya berbentuk makanan siap saji melainkan ada paket sekolah.

“Kita juga berikan alat sekolah seperti tas, dan alat tulis kepada anak-anak yatim kita yang masih sekolah,” kata Athari.

Menurut Athari bantuan paket Sembako ini bentuk perhatian segenap jajaran pengurus partai Perindo NTB kepada anak-anak yatim di Kota Mataram.

Selain membagikan ratusan paket sembako, jajaran Pengurus Partai Perindo NTB juga mengundang beberapa tokok agama untuk berdoa bersama dalam menyambut perayaan Lebaran Idul Fitri yang rencananya dilaksanakan dalam tiga hari mendatang.

Selain itu kata Athari pemberian paket sekolah kepada anak-anak yang masih duduk di bangku SDN dan SMPN itu untuk melengkapi keperluan belajar mengajar selama menuntut ilmu.

“Partai Perindo juga sangat peduli dengan anak-anak kurang mampu selama menuntut ilmu di Kota Mataram,” ujarnya.

Dia berharap penyerahan paket Sembako ini dapat dirasakan manfaatnya bagi penerima. Selain itu, oaket sekolah yang diberikan dapat dimanfaatkan sebagai alat kelengkapan fasilitas para siswa saat menuntut ilmu di sekolahnya masing-masing.

Salah satu penerima sembako, Ismi dari Kelurahan Karang Baru Mataram mengucapkan rasa terimakasih dan syukur diberikan paket sekolah dari jajaran Partai Perindo.

Dia mengaku, tas dan alat tulis yang diberikan itu akan digunakan untuk keperluan sekolah.

“Ya pakai ke sekolah nanti tasnya,” kata Siswi yang msih duduk di bangku SMPN itu. (tl-02/*)