Home Archive by category Headline (Page 3)

Headline

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Tim Puma Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Tengah berhasil membekuk pelaku pencurian dengan kekerasan, dijalan Raya Motong Gamang Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Kamis (7/1/21).

Pelaku MM Alias Amaq Sahmin (39) warga Dusun Jurang Gadung, Desa Pandan Dure, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur ditangkap tim Puma Polres Lombok Tengah saat dalam perjalanan dari Mataram menuju Lombok Timur.

“MM diringkus dikawasan jalan Raya Motong Gamang, Kopang oleh tim Puma tanpa perlawanan,” kata Kasat Reskrim Polres Loteng AKP I Putu Agus Indra.

Agus menuturkan, pelaku ditangkap lantaran telah melakukan pencurian dengan kekerasan di rumah Korban Kustur, Dusun Kenyalu Desa Jango Kecamatan Janapria, Lombok Tengah pada hari minggu 03/1/21.

“Akibat pencurian itu, uang tunai 34 Juta rupiah dan satu HP Merk Vivo Y17 milik korban raib diambil para pelaku,”

Kasat Reskrim menerangkan, saat menangkap pelaku petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa satu unit HP Vivo Y17. Kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk dilakukannya pengembangan, karena berdasarkan keterangan korban diduga pelaku saat melakukan aksinya tidak sendiri.

“Saat dilakukan penangkapan, Tim juga berhasil sita barang bukti berupa HP Vivo Y17. Saat ini kita masih lakukan pendalaman terhadap kasus tersebut,” pungkas Agus. (tl-02)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Personel Polsek Praya Tengah, Polres Lombok Tengah mengamankan 6 pemuda dan seorang perempuan yang sedang pesta minuman keras (miras) disalah satu Rumah Makan Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah. Jumat dini hari (8/1/21) pukul 03.00 wita.

Warga setempat merasa resah karena hal itu dilakukan saat warga tengah melakukan istirahat. Setelah mendapat laporan warga, polisi mendatangi lokasi dan mendapati 6 orang pemuda bersama seorang perempuan sedang menenggak minuman keras jenis tuak.

Sejumlah pemuda dan seorang perempuan yang diamankan yaitu L. MA (17) pria, pelajar, Warga Desa Semparu Kec. Kopang, IS (18) Pria, Pelajar, warga Desa Darmaji Kec. Kopang, L. AA (23) Pria, swasta, Warga Desa Monggas Kec. Kopang, L. R (23) pria, swasta, warga Desa Monggas Kec. Kopang, KA (18) pria, pelajar Warga Desa Darmaji Kec. Kopang, M. FA (16) pria, pelajar warga Desa Jurang Jaler Kec. Praya Tengah dan IR (17) perempuan, tidak bekerja, Desa Suranadi Kec. Narmada Kab. Lombok Barat.

Kapolsek Praya Tengah Ipda Geger Surenggana mengatakan, pesta miras itu dilakukan sekelompok pemuda saat waktu warga setempat istirahat yakni sekitar pukul 03.00 wita dini hari. Hal itu membuat warga setempat menjadi terganggu dan kerap memicu perkelahian antar warga dan kelompok pemuda.

“Agar tidak menimbulkan keresahan sosial, personel kami segera bertindak dan mengamankan para pemuda tersebut dan termasuk barang buktinya,” kata Geger.

Ia mengatakan, seluruh pemuda yang diamankan diperiksa satu-satu baik pemeriksaan surat identitas diri maupun pemeriksaan badan, guna mengantisipasi senjata tajam (sajam) maupun narkoba. Kemudian dibawa ke kantor Polsek Praya Tengah yang nantinya akan diserahkan ke pihak keluarganya.

“Sejumlah pemuda dan seorang perempuan itu kita lakukan pemeriksaan, kemudian diamankan ke kantor, nanti kita minta orang tua atau keluarganya yang jemput,” ucapnya.

Dalam pemeriksaan tersebut tidak ditemukan senjata tajam maupun narkoba, namun petugas mengamankan beberapa botol sisa minuman keras jenis tuak yang diminum oleh sejumlah pemuda tersebut. (tl-02)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Bupati Lombok Tengah H.Suhaili FT meminta kepada Kepala DPMD Kabupaten Lombok Tengah untuk menggelar pelantikan Kepala Desa pada tanggal 21 Januari 2021. “Tanggal cantik 21-01-2021 atau opsi kedua Tanggal 22-01-2021, terserah mana yang mau diambil” kata Bupati saat menggelar rapat koordinasi yang dihadiri seluru kepala SKPD dan Camat se Kabupaten Lombok Tengah, kemarin.

Hadir pula Wakil Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri dan pelaksanaan tugas Sekda Lombok Tengah H.L.IdhamKhalid.

Bupati menegaskan pelantikan harus segera dilakukan jika tidak ada gugatan sebab kepala desa terpilih sudah lelah menunggu. “Kasian kades, sudah ditunda, uangnya habis juga, makanya kalau bisa tanggal 11-01-2021, saya siap, bagaimana” tanya Bupati yang langsung dijawab Kadis DPMD Drs. Jalaludin tidak memungkinkan jika dilaksanakan tanggal 11-01-2021. “Belum memungkinkan kalau tanggal itu, sebab kendala dana” ujarnya.

Sementara itu Kadis DPMD Drs. Jalaludin seusai rapat mengatakan, pelantikan Kades akan dilaksanakan pada tanggal 21,01,2021 sesuai keinginan pak Bupati. “Segala persiapan sudah kita lakukan, kalau tanggal itu kita sudah siap” jelasnya.

Soal tempat, masih dikoordinasikan apakah do Hotel atau di Kantor Bupati. “Kami akan rapat kan kembali’ dahulu soal tempat” ujarnya.

Sejauh ini tidak ada gugatan dari Kepala desa yang tak dapat sehingga bisa lebih cepat dilaksanakan. 

Adapun Kades terpilih yang akan dilantik tahun ini diantaranya:
1.  Rudi, Kades Gapura
2.  Sudiman, Kades Pengengat
3.  Moh. Sahnan, Kades Mertak, Kecamatan Pujut.
4.  Mustajab, Kades Banyu Urip
5.  Selamat Riadi, Kades Bonder
6.  Lalu Fahrul Rauzi, Kades Mangkung, Kecamatan Praya Barat.
7.  Dinah Alwi, Kades Beleka
8.  Panjaitan, Kades Bilelando, Kecamatan Praya Timur.
9.  Lalu Januarsa Atmaja, Kades Beraim
10. Mansyur, Kades Jurang Jaler, Kecamatan Praya Tengah.
11. Suhadi, Kades Darmaji, Kecamatan Kopang.
12. Hasan Basri, Kades Pendem, Kecamatan Janapria.
13. Yuda Praya Cindra Budi, Kades Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara.
14. Mariadi, Kades Jelantik Kecamatan Jonggat.
15. Darbe, Kades Montong Sapah, Kecamatan Praya Barat Daya.
16. Maat Hasan, Kades Sepakek, Kecamatan Pringgarata.

Kerjasama Bagian Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah dengan media online Tribunlombok.net

Headline

Lombok Timur, Tribunlombok.net – Dalam pelaksanaan pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia, secara lebih sederhana dibedakan dalam bentuk pembangunan sektoral dan pembangunan regional. Pembangunan sektoral merupakan perencanaan dan realisasi pembangunan nasional yang dilaksanakan berdasarkan atas kepentingan nasional, sedang pembangunan regional merupakan perencanaan dan realisasi pembangunan yang sesuai dengan skala prioritas pembangunan di tingkat daerah yang berotonomi. Dalam konteks pembangunan regional, pemerintah telah menggariskan suatu kebijakan yang menghendaki agar pembangunan tidak dilaksanakan secara terpusat melainkan diharapkan melalui pembangunan daerah sehingga dapat membangkitkan prakarsa serta partisipasi masyarakat secara luas untuk turut serta dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan kondisi wilayahnya.

Dalam rangka peningkatan roda perekonomian daerah agar berhasil dan berdaya guna, maka perlu diupayakan pengembangan potensi ekonomi daerah melalui pengembangan produk unggulan daerah. Dimana proses ini dilakukan dengan melakukan identifikasi dan pemetaan potensi produk-produk unggulan yang ada di daerah sebagai proses pemanfaatan dan pengembangan sumber daya lokal serta optimalisasi atas potensi ekonomi yang ada di daerah tersebut.

Sebagai suatu strategi pembangunan daerah, pengembangan produk-produk unggulan daerah dinilai mempunyai kelebihan karena dianggap daerah yang menerapkan pola pembangunan ini relatif lebih mandiri dalam pengembangan ekonominya. Produk unggulan daerah menggambarkan kemampuan suatu daerah dalam menghasilkan produk, menciptakan nilai tambah (value added), memanfaatkan sumber daya secara nyata, menciptakan kesempatan kerja, mendatangkan pendapatan bagi masyarakat maupun pemerintah, memiliki prospek untuk meningkatkan produktivitas dan investasi.

Di tahun 2021 ini, daerah dihadapkan dengan peluang dan tantangan pembangunan ekonomi yang semakin kompleks. Salah satu peluang yang ada adalah dengan dijadikannya Lombok menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Selain itu, pada tahun 2021 ini, visi misi dari pemerintahan Bupati Sukiman dan Rumaksi yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Memang dua tahun terakhir ini daerah mengalami prtumbuhan ekonomi yang rendah diakibatkan adanya bencana gempa bumi dan Covid-19.

Untuk mengejar pertumbuhan ekonomi yang baik, maka diperlukan sebuah strategi dan kebijakan yang langsung mendukung kepada sektor-sektor yang memberikan kontribusi dalam pertumbuhan tersebut.

Namun sampai saat ini, kebijakan yang mengarah kepada pertumbuhan ekonomi di Lombok Timur masih hanya sebatas wacana dan tidak diiringi oleh kebijakan baik dalam bentuk program maupun kebijakan anggaran.

Hal ini disampaikan oleh Analis Kebijakan dari lombok Research Center (LRC) Bapak Maharani. “ Upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 masih dalam sebatas wacana” ungkap Bapak Maharani.

Kenapa begitu, Maharani menjelaskan bahwa dari total anggaran belanja Lombok Timur pada tahun 2021 yang akan datang yaitu sekitar 2,8 Triliun, hanya sekitar 20 milyar yang langsung dianggarkan bagi pertumbuhan ekonomi. Dana itu pun tersebar di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

Dana yang 20 milyar itu tersebar di Dinas perindustrian sekitar 10 Milyar, di Dinas Koperasi dan UMKM sekitar 1,6 milyar, di Dinas Perdagangan sekitar 3 milyar dan Bansos Bupati sekitar 5 Milyar.

“Bagaimana mau mengejar pertumbuhan ekonomi? jika anggaran yang digelontorkan tidak sampai 1 persen dari total APBD” ungkap Bapak Maharani.

Lombok Timur terkesan dalam kebijakan pembangunannya sebagai daerah yang lebih besar napsu tenaga kurang tambah Maharani.

Padahal jika Pemerintah Daerah Lombok Timur mau serius, banyak potensi lokal dan unggulan yang jikalau dikembangkan akan memberikan efek ganda bagi pertumbuhan ekonomi. Sebagai contoh hasil komoditi pertanian di Lombok Timur menjadi produk yang sangat dibutuhkan oleh beberapa kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat maupun provinsi lain di Indonesia.

Bahkan ada beberapa komoditi unggulan Lombok Timur menjadi komoditi berkelas ekport. Ini bisa menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi bagi daerah ungkap Maharani.

Memang dibutuhkan kolaborasi, komitmen dan tentunya political will dari pemimpin daerah ini, supaya arah pembangunan menjadi lebih fokus lagi ungkap Maharani mengakhiri wawancara. (tl-02)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Koramil 1620-01/Praya tidak henti melaksanakan pendisiplinan Protokol Kesehatan di Wilayah Kecamatan Praya dalam rangka penegakan disiplin standar protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19.

Kegiatan pendisiplinan dilaksanakan tiap hari dan sasaran kali ini dilaksanakan di daerah pasar Renteng karena pasar merupakan tempat potensi terjadinya kerumunan antara penjual dan pembeli.

Dilapangan, anggota Koramil 1620-01/Praya yang bertugas berkeliling di area pasar dengan menggunakan megaphone menghimbau masyarakat yang berada di pasar selalu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari Kerumunan dalam rangka menjaga penularan wabah penyakit Covid 19.

Danramil 1620-01/Praya Kapten Inf Lukman yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan dari hasil pantauan di lapangan masih ditemukan adanya beberapa pengunjung yang belum mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

“Ada beberapa pedagang yang tidak menggunakan masker sesuai dengan penggunaannya seperti hanya dipakai di dagu/dikalungkan, untuk itu anggota Koramil 1620-01/Praya terus memberikan himbauan dan arahan kepada warga tersebut dalam setiap aktivitas di dalam maupun di luar Pasar,” ucap Kapten Inf Lukman.

Selain itu, anggota Koramil yang bertugas juga meminta agar pedagang dan pembeli di Pasar tetap tenang tetapi tetap waspada, terkait adanya penyebaran Virus Corona (Covid19).

“Saya harapkan, warga yang mengunjungi pasar dan tempat lainnya agar selalu mengikuti semua arahan dan kebijakan pemerintah, agar terhindar dari Covid19.” pungkasnya. (tl-02)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Perhelatan MotoGP 2021 sudah didepan mata. Seiring dengan hal tersebut, geliat industri pariwisata NTB khususnya Lombok Tengah dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan sekitarnya terus meningkat dan berkembang pesat.

Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) selaku tuan rumah tentunya tidak boleh hanya menjadi penonton saja. Potensi kawasan wisata yang ada, khususnya aset daerah berupa hotel yang dimiliki harus bisa dimaksimalkan untuk bisa meraup Pendapatan Asli Daerah ( PAD ). Diantara aset Pemkab Loteng yang harus dimanfaatkan dengan maksimal yakni Aerotel di kota Praya. serta eks Hotel Tastura di kawasan wusa Kuta yang kini dipihak ketigakan.

“Sudah saatnya Perusahaan Daerah (Perusda) yang selama ini vakum diaktifkan kembali. Dan yang dibutuhkan saat ini yakni Perusda yang khusus untuk menangani dan mengelola aset-aset wisata berupa hotel yang dimiliki Pemkab Loteng”, hal tersebut diungkapkan oleh anggota DPRD Lombok Tengah, H.Lalu Arif Rahman Hakim, SE, MH.

Diungkapkan oleh anggota Dewan dari PBB yang akrap disapa Bajang Arif tersebut bahwa, sudah waktunya Perusda Loteng yang dalam kurun beberapa tahun terakhir vakum atau tidak aktif di aktifkan kembali. Perusda yang harus segera diaktifkan yakni Perusda yang khusus bergerak di bidang pariwisata (Perhotelan). Mengingat potensi pariwisata yang sangat menjanjikan kedepan, seiring dengan geliat perkembangan pembangunan KEK Mandalika serta sirkuit MotoGP.

Diungkapkan bahwa, dua aset Pemkab Loteng yang membutuhkan penanganan dan pengelolaan serius yakni Aerotel serta eks Hotel Tastura. Dimana Aerotel saat ini terkesan terbengkalai dan tidak terurus. Sedangkan jika dikelola dengan baik, Aerotel yang berada di jantung kota Praya tersebut sangatlah potensial dan menjanjikan kedepannya. Untuk eks Hotel Tastura oleh Pemkab Loteng telah dipihak ketigakan.

“Sekali lagi melihat potensi yang ada, Sudah waktunya Perusda Pariwisata (Perhotelan) seperti yang dimiliki DKI dibentuk dan diaktifkan”, terang Bajang Arif.

Sementara jika sudah ada Perusda, kami dari DPRD Loteng tentunya mendukung dan akan memberikan suport dengan maksimal, tutup Bajang Arif.( tl-02)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlomboknet – Semasa Covid 19, perekonomian masyarakat Indonesia khususnya Lombok Tengah menjadi mengalami penurunan. Ketersediaan pangan sebagai penopang keberlangsungan hidup mulai berkurang, melihat kenyataan itu TNI tergerak untuk membantu masyarakat dalam rangka penguatan ketahanan pangan didaerah melalui program budidaya ikan air tawar.

Pelepasan Bibit Ikan Air Tawar dalam rangka Program Koramil Unggulan dilakukan Dandim 1620 Letkol Inf I Putu Tangkas Wirayawan, S.IP bersama Wakil Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri bersama Kelompok tani Beriuk Maju, Selasa tanggal 5 Januari 2021 pukul 10.35 wita bertempat di area kolam ikan kelompok Tani Beriuk Maju Dusun Ujan Rintis Desa Mertak Tombok Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah.

Hadir Perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan Loteng Suprilyadi, Sekcam Praya HL. Hilal, Pasiterdim 1620/Loteng Kapten Inf AA Rai Budiana, Para Danramil jajaran Kodim 1620/Loteng, Kades Mertak Tombok Lalu Amrullah.

Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP mengatakan, Kegiatan budidaya ikan adalah program Pangdam IX/Udayana yang baru Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. Dimana sebelumnya program ini telah pernah sukses dijalankan di wilayah Jawa Tengah. Dan saat ini program ini digalakkan kembali di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana.

“Kodim 1620/Loteng menjalankan program tersebut ada dua tempat yakni Budi daya ikan di Desa Mertak Tombok Kecamatan Praya dan Budi daya ayam petelur di Kecamatan Praya Timur” ujarnya.

Tujuan dari program ini menurut Dandim adalah mewujudkan ketahanan pangan di masa pandemi dan juga dijadikan lomba yang tujuannya kodim jajaran Kodam dan mewujudkan ketahanan pangan di wilayahnya.

Dandim optimis kegiatan ini akan berhasil namun dari itu yang lebih penting mewujudkan sinergitas TNI dengan semua unsur yang ada di masyarakat untuk sama-sama bertekad memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sementara Wabup Loteng HL Pathul Bahri, S.IP mengatakan Kabupaten Lombok Tengah selain memiliki potensi pertanian yang cukup besar, tetapi juga memiliki potensi perikanan darat yang cukup menjanjikan.

Lombok Tengah memiliki daerah dengan tiga potensi pengembangan, yakni wilayah utara dengan potensi pertanian dan perkebunan, wilayah tengah dengan potensi industri dan pusat pemerintahan dan wilayah selatan dengan potensi baharinya.

“Untuk wilayah utara yang punya potensi perikanan antara lain ada di Batukliang, Batukliang Utara, Kopang, Pringgarata dan Jonggat, wilayah ini adalah daerah produksi perikanan darat” ujarnya.

Program ini kata dia, memiliki peran penting dalam rangka memberikan asupan nutrisi dan gizi bagi masyarakat sehingga dengan gizi yang baik maka masyarakat akan sehat dan cerdas. Selain sebagai ajang silaturahmi antara aparat TNI dengan kelompok petani peternak ikan di Kabupaten Lombok Tengah, tetapi juga dalam rangka memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat melalui ketahanan pangan yang memadai.

Pemda Loteng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian TNI dalam rangka menyehatkan masyarakat melalui makanan makanan yang bergizi dan bernutrisi tinggi.

“Pemda Loteng akan support kegiatan TNI di masyarakat agar program dapat berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil” jelasnya.

Dinas Perikanan dan kelautan Lombok Tengah juga kelompok Tani diharapkan selalu bersinergi dalam setiap program yang dikembangkan oleh Kodim 1620/Loteng untuk mewujudkan ketahanan pangan khususnya di Lombok Tengah.

“Kegiatan ini harus ditiru oleh masyarakat dimana TNI Polri telah memberikan contoh untuk memajukan daerah Lombok Tengah,” tutupnya.

Selanjutnya Pukul 11.05 wita pelepasan bibit ikan air tawar oleh Wabup Loteng HL Pathul Bahri, S.IP bersama Dandim 1620/Loteng. (tl-02)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Tindakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Darmaji Serda Rusdin patut diacungi jempol.

Berkat kesigapan Serda Rusdin, salah seorang warga Dusun Nonjok Desa Praymeke Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Loteng dibantu warga setempat, Sapar Suryadi (40 tahun) gagal bunuh diri.

Ketika itu, Sapar Suryadi hendak mengakhiri hidup di kamar mandi. Terlihat dimulutnya mengeluarkan busa dan muntah-muntah diduga telah meminum cairan racun.

Peristiwa itu diketahui oleh warga dan warga telpon Babinsa Darmaji Serda Rusdin selanjutnya Serda Rusdin cepat-cepat mengambil tindakan dengan mengangkat Sapar Suryadi yang sudah tergeletak di kamar mandi dan dibawa ke puskesamas Kopang.

“Untuk sementara menyelamatkan nyawa korban dulu yang lebih penting, sebelum kita mencari apa penyebab dan bagaimana kronologisnya hal ini bisa terjadi,” demikian diungkapkan Danramil 1620-03/Kopang Kapten Ali Murtono sesaat menerima laporan dari Babinsa Darmaji Serda Rusdin, Minggu (03/01/2021).

Penyelamatan Sapar Suryadi dibantu oleh warga setempat dan aparat kepolisian Kopang.

Sementara satu hari sebelumnya diketahui oleh warga, Sapar Suryadi pernah memakan obat nyamuk namun sempat dicegah oleh warga dan aksi ini diduga karena Sapar Suryadi ditinggal nikah pacarnya. (tl-02)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Terkait dengan penurunan plang pergantian nama Bandara tanggal 31 Desember sekitar pukul 23.30 Wita itu beberapa pihak meminta kepolisian menindak tegas oknum yang melakukan penurunan plang tersebut

Tuntunan pihak-pihak tersebut mendapatkan tanggapan dari Lalu Hizzi, salah seorang pentolan LSM NTB yang kebetulan dahulunya paling getol dan menjadi otak penggerak disetiap aksi penolakan pergantian nama Bandara Internasional Lombok  ( BIL ) menjadi  Bandara Internasional Zaenuddin Abdul Madjid  ( BIZAM )

Dalan press rilisnya Lalu Hizzi mengatakan “Tindakan itu bukan tidakan pengrusakan melainkan mencopot dan menurunkan plang yang baru ditambah dan tindakan itu bukan tidak ada dasar dan alasannya, kita tahu sendiri bahwa  penolakan pergantian nama Bandara itu sudah dilakukan sejak 2 (dua) tahun lalu dan beberapa kali juga masyarakat dan pemerintah daerah Lombok Tengah mengingatkan untuk tidak dilaksanakan karena proses pengusulan nama itu tidak melalui mekanisme dan ketentuan yang ada. 

 “Yang berhak keberatan itu pihak pengelola dalam hal PT. Angkasapura, silahkan jika Angkasapura memang merasa keberatan, ucap Lalu Hizzi

Lalu Hizzi juga menuding pihak yang sangat bersyahwat mengganti nama Bandara itu sama sekali tidak menghargai penolakan ratusan tuan guru Lombok Tengah yang dilakukan dengan menanda tangani surat penolakan bersama dan ditambah dengan surat penolakan Bupati, Wakil Bupati, DPRD Lombok Tengah dan beberapa tokoh-tokoh adat dan tokoh masyarakat lainnya

“Surat keputusan Kementerian Perhubungan RI Nomor 1421 tentang perubahan nama Bandara BIL menjadi BIZAM tidak mutlak harus dilaksanakan jika terjadi penolakan seperti ini, toh juga tidak akan ada sanksi apa-apa dari Kemenhub, sebab dari awal, Kemenhub juga sudah mengetahui bahwa SK 1421 itu tidak dapat dilaksanakan karena pengusulannya tidak sesuai mekanisme, sehingga Kemenhub mengeluarkan Permenhub 39 tahun 2019 yang dimana salah satu kententuannya adalah penamaan bandara harus ada persetujuan dari Bupati/Wali Kota dan DPRD serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat, tegas Lalu Hizzi

Diakhir statemennya Lalu Hizzi juga mengatakan ” ini semakin ngawur saja perubahan nama Bandara itu juga tidak sesuai dengan isi di SK Kemenhub 1421, tentang perubahan nama bandara BIL menjadi BIZAM. ( red )

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net — Satnarkoba Polres Lombok Tengah (Loteng) melakukan penggerebekan disebuah kamar hotel “M” kamar 203 Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Rabu malam (30/12/2020) sekitar pukul 23.45 wita.

Dari penggerebekan tersebut, diamankan salah seorang pria berinisial BA 28 tahun warga Jalan Letjen Supraptono No. 63 Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur yang tinggal sementara di Dusun Kuta I Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Kuat dugaan jika pria ini membawa obat- obatan tanpa izin, hal ini dibuktikan bahwa obat – obatan yang diamankan sebanyak 239,5 kotak, 43 Papan, 3,5 bungkus, 196 buah, 26 botol dan 6 pcs.

Kasatnarkoba Polres Lombok Tengah, Iptu Hizkia Siagian, ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya bersama anggota berhasil mengamankan barang bukti obat – obatan, terkait dugaan tindak pidana setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu atau mengadakan dan menyimpan dan atau tidak memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukan praktik kefarmasian.

“Hal ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196 dan atau Pasal 198 Undang – Undang No. 36 tahun 2009, tentang Kesehatan,” ungkap Kasatnarkoba Polres Lombok Tengah, Iptu Hizkia Siagian, Jumat kemarin (1/1/2021)

Pihaknya menegaskan barang bukti yang diamankan berupa obat – obatan yang telah kadaluarsa seperti Bioplacenton 6 kotak, Lespain 6 kotak, Ketoconazole 200 mg 1 kotak, Dexahorsen Dexametasone 0,5 mg 1 kotak, Sanmol 1 kotak, Ketorolac Trometamol 30 mg 1 kotak, Panadol 1 kotak, Livron B. Plex 1 kotak, Lanzogra Lansoprazde 1 kotak, Simvastatin 20 mg 1 kotak, Amoxsicillin Trihydrate 1 kotak, Imodia Loperamide HCL 1 kotak, Metformin 500 mg 1 kotak Miraclin 1 kotak.

Diamankan juga Prednisone Teva 25 mg 1 kotak, Bacsado 100 mg 100 mg 1 kotak, Plasmodin Sulfa Doxine Pyrimethamin 1 kotak, Mefanamic Acid 500 mg 1 kotak, Gacela Ranitidine HCL 1 kotak, Bimaflox 500 : 1 kotak, Brufen 600 mg 1 kotak, Bromifar Bromhexine HCL 1 kotak, Benodex 1 kotak, Salbutamol 1 kotak, Carbidu 0,5 Dexamethasone 1 kotak, Scopma Plus Hyoscine Butylbromide Paracetamol 1 kotak, Farsifen Ibuprofeb 1 kotak, Carbidu 0,75 Dexamethasone 1 kotak, Mefinal 500 1 kotak, Chloramex Chloramphenicol 500 mg 1 kotak.

“Ada juga Spasminal Methampyron 1 kotak, Bioplacenton 1 kotak, Grasolon Methylprednisolone 1 kotak, Meloxicam 7,5 mg 2 kotak, Inflason Prednisone 1 kotak, Histigo Betahistine Mesilate 1 kotak, Teosal Salbutamol 1 kotak, Hufamag Plus 1 kotak, Lexomet 4 sebanyak 1 kotak, Humatin 1 kotak,”tegasnya.

Selain itu, Prednisone Teva 1 kotak, Azitromicina 2 kotak, Hypapix 1 kotak, Miradin 1 kotak, Hufagripp Forte 1 kotak, Solale Angin 1 kotak, Cekeord 2 kotak, Mersibion 1 kotak, Texa F 1 kotak, Licofel 1 kotak, Cefixime 3 kotak, Lifron B Flek 2 kotak, Humafin 2 kotak, Humatin 1 kotak, Amoxcilline Acido Cladulanico 2 kotak, Livron B Flek : 1,5 bungkus, Sagestam 7 kotak, Bioplacenton5 kotak, Zensoderm 6 kotak, Vitamin Cipi 2 kotak, Vitamin B Complex IPI 3 kotak, Repass 1 kotak.

“Kita juga mengamankan Otopain 1 kotak, Azitromicino Teva 1 kotak, Dexaharsen 0,75 mg 1 kotak, Lostacef 3 kotak, Erlamycetin Plus 5 botol, Etarizing 2 kotak, Sucralfate 2 kotak, Dexamethasone Sodium Phosphate 1 kotak, Norages 1 kotak, Humatin 250 mg 1 kotak, Brufen 600 mg 1 kotak, Alletrol Compositum 1 botol, Lespain Cream 1 kotak, Mucos 1 kotak, Letford 1 kotak,”jelasnya.

Selain mengamankan obat- obatan yang sudah kadaluarsa, petugas juga menyita obat – obatan yang belum kadaluarsa seperti Coparcetin 3 botol, Betadine besar 2 botol, Betadine kecil 4 pcs, Itramol Paracetamol 6 botol, Sanmol 4 botol, Novaxifew 4 botol, Forumen 3 kotak, Primpen 3 kotak, Mirasic Sirup 3 kotak, Siladef 5 kotak, Panadol 10 papan (5 plastik,red), Handsaplas 4 rol, Norit 2 kotak, Hufabethamin 2 kotak, Synalten 5 kotak, Farmoten 1 kotak.

“Ada juga Lerzin 1 kotak, Postinor 2 kotak, Ondansetron Hcl 1 kotak, Solpenox 6 kotak, Anstan Forte1 kotak, Osede Diphenhydramine 15 papan, Acifar 3 kotak, Samquinor 2 papan, Cefadroxil 1 kotak, Kasa Hidrophile 5 kotak, Mexon 1 kotak, Melazol 1 kotak, Disposable Needle1 kotak, Herocyn 1 kotak dan Ultrafik 2 kotak,”jelasnya.

Lebih jauh disampaikan barang bukti lainnya Cefataxime 4 kotak, Buscopan 1 kotak, Ceexane 8 kotak, Onemed 2 bungkus, Infus 7 botol, Health Supports 4 kotak, Paracetamol 10 papan, Samquinor 3 papan, Miconazole Nitrate 6 pcs, Jarum Suntik 85 buah, Microlax 5 buah, Disposable Infusionset 4 buah, Braided Silk 8 buah, Jarum Pink 5 buah, Remedi 2 papan, Clexane 1 kotak dan Gradilex 2 ada 1 kotak.

“Disita juga Caviplex 2 kotak, Renadinac 1 kotak, Salbutamol 1 kotak, Andalan Suntikan KB 1 kotak, Ventolin Nebules 1 kotak, Ranitidine Hcl Injeksi 1 kotak, Ranitidine Hcl 1 kotak, Rohto 1 kotak, Glenalen Loratadine 1 kotak, Teosal 1 kotak, Bimacyl 1 kotak, Buscopan 2 kotak, Hufagesic 1 kotak dan Grafalin 1 kotak,”rincinya.

Ada juga Orphen 1 kotak, Hypafik 1 kotak, Condo Xitrol 3 papan, Poxycycycline Hyclate 1 kotak, Virpes 1 kotak, Demacolin 1 kotak, Norpid 1 kotak, Lanadexon 1 kotak, Wiros Piroxicam 1 kotak, Glibenclamide 1 kotak, Tachipirina 1 kotak, Captopril 1 kotak, Gravask 1 kotak, Prednisone teva 1 kotak, Panadol 1 kotak, Clexane 1 kotak, Prostanac 1 kotak, Triclofem 1 kotak, Grazeo Piroxicam 1 kotak Grafachlor 1 kotak, Ondansetron Hcl 1 kotak.

Ranitidine Hcl 1 kotak, Antisida Doen 2 papan, Alcohol Swabs 1 kotak, Hufaxol 1 kotak, Gravask 1 kotak, Etabion 1 kotak, Bimalcus 1 kotak, Aulin 2 kotak, Alleron 1 kotak, Lokev 1 kotak, Pil KB Andalan 1 kotak, Cefixime Trihydrate 1 kotak, Lerzin Cetirizine 2Hcl 1 kotak, Flucadek 1 kotak, Daryan – Tulle 2 kotak, Corstanal 1 kotak, Brochifar 5000 sebanyak 1 kotak, Itamul Paracetamol 1 kotak, Fasidol 1 kotak, Tipgesic 2 kotak.

“Barang bukti lainnya ada Kalmoxilin 500 mg 1 kotak, dan total barang bukti obat – obatan yang diamankan sebanyak 239,5 kotak, 43 Papan, 3,5 bungkus, 196 buah, 26 botol dan 6 pcs. Kita sampai dengan saat ini masih melakukan pendalaman,”terangnya. ( tl-02 )