Home Archive by category Headline (Page 67)

Headline

Headline

LOMBOKTENGAH/tribunlombok.net–Hujan lebat yang mengguyur Kota Praya dan sekitarnya membuat Kelurahan Leneng digenang banjir. Air meluap ke jalan dan perkampungan karena volume air tidak bisa ditampung sungai maupun saluran.

Salah satu warga Kelurahan Leneng, Mahdan Usman menjelaskan, intensitas hujan yang tinggi membuat Leneng Banjir. Hujan terjadi sejak siang hingga malam hari. Imbasnya, air masuk ke perkampungan dan jalan raya dengan ketinggian paha orang dewasa.

“Leneng tetap banjir kalau hujan besar. Untung tidak ada korban” ujar mahdan.(tl/01)

Headline

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Akhirnya, setelah menunggu cukup lama dan walau jumlahnya sangat minim yakni hanya Rp.100 ribu per bulan, dana dari Pemda Loteng sebanyak 2.896 tenaga guru honorer yang mendapatkan Surat Keputusan ( SK ) Bupati Loteng akan segera cair.

“Saat ini sedang dalam proses penandatanganan dari semua guru honorer untuk segera diamprah atau diajukan ke pihak Bank”, terang Bayangkari Sanip selaku Kabid GTK Dinas Pendidikan Lombok Tengah saat dimintai keterangan diruang kerjanya, Rabu ( 7/11/2018 ).

Dijelaskan oleh Bayangkari bahwa, proses pengamprahan saat ini yakni sekaligus untuk 7 bulan. Namun pencairan sendiri akan dilakukan dua tahap.

Untuk bulan November ini akan dicairkan tunjangan selama 4 bulan. Sementara sisanya untuk 3 bukan akan terealisasi pada Desember 2018 mendatang.

“Tandatangan pengamprahan dilakukan sekaligus untuk 7 bulan. Tapi pencairan akan dilakukan dua tahap”, pungkasnya. ( tl-02 )

Headline

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Perpustakaan Loteng dari perpusnas sebanyak Rp.2 M dan perlengkapan sebanyak Rp.600 juta. Saat ini sedang tunggu juklak juknis saja. Dana tersebut untuk rehab kantor supaya lebih representatif. Kantor akan ditata sedemikian rupa, termasuk taman, berugak baca, cafe, rumah jaga, dan akan dibangun khusus ruang baca anak. Hal tersebut diungkapkan oleh Kadis Perpustakaan Loteng, Lalu Rinjani diruang kerjanya Rabu ( 7/11/2018 ).

Adapun untuk bisa mendapatjan daba dari pusat tersebut, syaratnya adalah untuk gedung harus gedung sendiri. Sementara saat ini Dinas perpustakaan masih gabung dengan Dinas Kominfo. Namun terkait hal tersebut, Bupati sudah menyatakan kalau Dinas Kominfo dalam waktu dekat akan disesuaikan atau pindah ke gedung baru.

Kemungkinannya awal 2019 pelaksanaan pembangunan akan dimulai, terang Lalu Rinjani. ( tl-02 )

Headline

PRAYA/tribunlombok.net–Kantor Desa Lajut, Kecamatan Praya Tengah diduga dibakar Rabu dini hari sekitar pukul 03.30 Wita. Kuaat dugaan kebakaran dipicu ulah tangan jahil karena dilokasi kebakaran masih tercium aroma bahan bakar minyak saat warga datang ke lokasi kebakaran.

Kejadian ini pertama kali diketahui Haji Sapri, Hj. Serinem dan Muhrim yang tinggal tidak jauh dari kantor desa. Melihat kobaran api, para saksi teriak meminta pertolongan dan warga berhamburan keluar rumah.

Sekitar pukul 04.00 Wita, api berhasil dipadamkan warga sekitar yang dibantu anggota Polsek Praya Tengah. 15 menit kemudian, Dinas Kebakaran Loteng tiba di lokasi menggunakan dua unit kendaraan Damkar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pelaku pembakaran diperkirakan lebih dari dua orang. Pelaku masuk melalui pintu samping dan membakar sejumlah barang inventaris di dalam kantor desa.
Barang yang terbakar berupa satu set shopa dan sejumlah dokumen arsip di beberapa ruangan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja Pemerintah Desa Lajut diduga mengelami kerugian sekitar Rp. 45 juta. Terhadap persoalan ini, aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan.(tl/01)

Headline

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Rabu dinihari ( 7/11/2018 ) sekitar pukul 03.00 WITA, kantor desa Lajut, Kecamatan Praya Tengah hangus dilalap si jago merah. Beberapa ruangan kantor termasuk ruangan tempat penyimpanan surat-surat penting hangus. Sampai dengan saat ini aparat kepolisian masih melakukan proses penyelidikan terhadap penyebab kebakaran.

Informasi yang didapat dilapangkan menunjukkan kalau kobaran api pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 03.00 WITA. Selanjutnya warga sekitar berupaya memadamkan api dibantu mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi. (tl-02 )

Headline

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Pernyataan keras disampaikan oleh Kepala Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Agus Kusumahadi yang meminta supaya realisa janji pembangunan Hunian Sementara ( Huntara ) bagi warga desa Selebung yang rumahnya hancur terdampak gempa dari pemerintah daerah ( Pemda ) jangan hanya PHP.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai ungkapan rasa prihatin terhadap warga yang sampai dengan saat ini masih tinggal dibawah tenda terpal, dan menunggu aksi pemerintah untuk membangunkan huntara maupun hunian tetap ( huntap ).

Sementara saat ini musim hujan sudah mulai tiba. Bisa dibayangkan bagaimana kondisi masyarakat yang setiap malam harus bertarung dengan hawa dingin, terlebih saat diguyur hujan.

Diungkapkan oleh Kades Selebung bahwa, sampai saat ini dari total sebanyak 1.272 KK yang rumahnya mengalami rusak berat dan hancur hanya sebagian yang sudah mendapatkan bantuan huntara. Dari Pemda Loteng sejauh ini sudah membantu membangunkan sebanyak 90 huntara bagi warga. Dari pemdes Selebung sendiri walau dengan dana yang terbatas sejauh ini sudah bisa membangunkan sebanyak 120 huntara. Dari pihak PMI sudah membangunkan sebanyak 260 huntara bagi warga.

Sementara ada sebagian warga yang berusaha membangun sendiri huntara karena bantuan dari pemerintah tidak kunjung datang. Namun jumlah huntara yang dibangun mandiri oleh warga jumlahnya sedikit.

Dengan data diatas, maka sampai dengan saat ini sebagian besar warga yang rumahnya rusak berat akibat gempa awal Agustus lalu masih tinggal dibawah tenda atau terpal. Mereka sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah maupun pihak donatur dan dermawan, mengingat musim hujan yang mulai tiba.

Terhadap kondisi tersebut, maka Kades Selebung sangat mengharapkan percepatan realisasi janji pak Jokowi selalu Presiden RI untuk membangun rumah warga. Demikian juga dengan janji bantuan jaminan hidup untuk korban gempa supaya segera direalisasikan. ( tl-02 )

Headline

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen dari pihak ITDC dalam mengakomudir masyarakat Lokal atau masyarakat NTB untuk bisa bekerja di berbagai fasilitas wisata seperti hotel, restaurant dan lainnya di Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) Mandalika. Pihak ITDC melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding ( MoU ) dengan sejumlah SMK pariwisata yang ada di Lombok. Untuk Loteng penandatanganan MoU dilakukan oleh SMKN 1 Praya.

Kepala SMKN 1 Praya, Kasman yang dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa ( 6/11/2018 ) mengungkapkan bahwa, penandatanganan MoU yang difasilitasi oleh pihak kementerian tersebut di lakukan antara pihak ITDC selaku pengembang dan pengelola KEK Mandalika dengan beberapa sekolah pariwisata yang ada di Lombok.

“Masing-masing Kabupaten kota yang ada di Lombok diwakili oleh satu SMK pariwisata. Dan untuk Loteng, kami dari pihak SMKN 1 Praya yang mewakili”, ungkapnya.

Dijelaskan oleh Kasman bahwa, inti dari penandatanganan MoU dengan pihak ITDC tersebut yakni terkait dengan komitmen rekrutmen tenaga kerja. Dimana dalam MoU tersebut, pihak ITDC menyatakan akan mengakomodir para lulusan SMKN 1 Praya yang selama ini dikenal sebagai SMK Pariwisata, untuk bisa bekerja di berbagai fasilitas wisata yang ada seperti hotel, restaurant dan lainnya. Termasuk akan memfasilitasi untuk praktek lapangan bagi para siswa. ( tl-02 )

Headline

Praya
Tribunlombok.net – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Tengah melempem. Padahal SK Bupati terkait penetepan unsur penentu BPPD Lombok Tengah telah diterbitkan sejak awal 2018. Belum ada kegiatan yang dilakukan, termasuk pengukuhan dan rapat kerja program. Padahal, BPPD diharap menjadi lokomotif penggerak kebangkitan pariwisata pasca gempa lombok.
Dikonfirmasi hal itu, Ketua BPPD Lombok Tengah, Ida Wahyuni Sahabudin tidak menampik jika BPPD telah terbentuk dan belum ada pelantikan.

“Kendala kami adalah belum adanya anggaran dari Pemerintah Daerah,” ujar Ida Wahyuni, Selasa (6/11).

Dijelaskan, selain itu juga yang menjadi kendala, belum dilantik atau dikukuhkannya pengurus BPPD Lombok Tengah.

Disamping itu juga, sesuai arahan dari Bapak Bupati Lombok Tengah, bahwa pihaknya masih fokus dalam pengembangan Desa Wisata di masing-masing zona yakni zona Utara, Tengan, dan zona Selatan.

“Untuk menunjang kegiatan Destinasi Pariwisata, kami masih menggunakan dana operasional seadanya dari Pribadi sendiri,” keluhnya.

Oleh sebab itu, pihaknya sangat berharap adanya dukungan anggaran dari Pemerintah Daerah untuk menunjang pengembangan dan promosi Pariwisata di Lombok Tengah. Sehingga apa yang menjadi tugas dan fungsi dari BPPD Lombok Tengah dalam melakukan promosi pariwisata bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

“Kami tetap bekerja, namun hanya pengembangan destinasi tanpa ada anggaran dari Pemerintah Daerah untuk tahun 2018 ini,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pelaksanaan pelantikan atau pengukuhan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi bersama pengurus lainya. Selain itu juga, pihaknya akan menyusun rencana kerja BPPD Lombok Tengah untuk tahun 2019.

“Minggu ini kita akan rapat pengukuhan dengan anggota,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lombok Tengah, Lalu Putria yang dikomfirmasi terkait belum dikukuhkannya pengurus BPPD Lombok Tengah tersebut mengatakan, bahwa bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi bersama pihak terkait. Karena masalah promosi Pariwisata tidak hanya menjadi tanggungjawab Dinas Budpar, melainkan BPPD termasuk didalamnya.

Sehingga keberadaan BPPD itu sangat penting untuk promosi dan peningkatan daya saing Pariwisata di Lombok Tengah khususnya.

“Kita akan segera koordinasikan, terkait pelantikan BPPD Lombok Tengah tersebut,” pungkasnya. ( tl-03 )

Headline

Lombok Tengah

Tribunlombok.net – Menyambut Hari Ulang Tahun ( Haul ) MTsN 2 Lombok Tengah ke 23 yang jatuh pada tanggal 25 Novembet 2018, berbagai program serta kegiatan dilaksanakan oleh pihak MTsN 2 Loteng. Diantaranya yakni pelaksanaan lomba Tilawah, Hifzil Qur’an, lomba azan serta lomba pidato 4 bahasa yang dibuka pada Selasa pagi (6/11/2018 ) oleh Kepala MTsN 2 Loteng H.Abdul Fatah.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan lomba tersebut kepala MTsN 2 Loteng menyampaikan bahwa, pelaksanaan lomba yang digelar ini adalah sebagai salah satu wadah bagi para santri untuk mengasah dan menguji kemampuan yang dimiliki. Selain itu, kegiatan ini diharapkan akan mampu memicu dan meningkatkan semangat para santri untuk terus belajar dan menggali ilmu, guna menjadi santri yang cerdas dan berprestasi.

Sementar Najamudin selaku Humas MTsN 2 Loteng mengungkapkan bahwa kegiatan lomba sendiri dilaksanakan setiap pagi sebelum jam pelajaran kelas dimulai. Untuk peserta adalah perwakilan dari seluruh kelas yang ada, dengan total peserta untuk semua mata lomba sebanyak 160 orang. ( tl-02 )