Home Archive by category Headline (Page 74)

Headline

Headline

Lombok Tengah

Tribunlombok.net – Pasca gempa yang melanda Lombok pada awal Agustus 2018 lalu, pihak Poltekpar Lombok yang sebelumnya melaksanakan aktifitas perkuliahan di kampus sementara di Mataram, memutuskan untuk memindahkan perkuliahan ke kampus baru Praya. Keputusan tersebut diambil mengingat sejumlah fasilitas perkuliahan yang ada di Mataram me\nngalami kerusakan. Hal tersebut diungkapkan oleh Usman selaku Kasubag Administrasi umum Poltekpar Lombok kepada wartawan, Jumat ( 26/20 ).

Dijelaskan oleh Usman yang juga didampingi oleh Kasubag Administrasi Akademik, Iswatana bahwa saat ini seluruh aktifitas perkuliahan dilaksanakan dikampus baru. Termasuk juga pelaksanaan praktek bagi para mahasiswa, walau fasilitas berupa ruang praktik masih kurang. Untuk mengatasinya, sejumlah ruang kuliah untuk sementara dihujani juga untuk ruang praktek.

Sementara sampai dengan saat ini, sejak dibuka atau sejak dimulainya proses penerimaan siswa pada tahun 2016 lalu, animo masyarakat untuk masuk Poltekpar cukup tinggi. Tahun 2016 saat mulai penerimaan mahasiswa, yang mendaftar untuk masuk Poltekpar lebih dari 200 orang. Namun kemampuan penerimaan mahasiswa baru pada tahun perdana tersebut hanya 4 kelas.

Untuk penerimaan mahasiswa pada tahun kedua yakni tahun 2017, kuota atau penerimaan mahasiswa hanya sebanyak 10 kelas. Sedangkan pada tahun ketiga penerimaan mahasiswa yakni tahun 2018, jumlah pendaftar yang ingin masuk Poltekpar Lombok mencapai 1.200 pendaftar. Sementara jatah atau kuota PO menyimpan berdasarkan program studi yang ada hanya sebanyak 9 kelas. Hal ini yang kemudian mengakibatkan lebih dari separuh pendaftar tidak bisa diterima atau harus gigit jari untuk bisa masuk Poltekpar Lombok

Adapun dari total mahasiswa Poltekpar yang ada, didominasi oleh mahasiswa dari Lombok dan NTB pada umumnya. Termasuk yang berasal dari Loteng cukup tinggi, pungkasnya. ( tl-id )

Headline

Mataram

Tribunlombok.net – Ribuan ummat Islam yang dari berbagai organisasi seperti FPI, Kasta NTB dan lainnya melakukan aksi unjuk rasa ke Polda NTB sebagai bentuk solidaritas membela kalimah tauhid, Jumat ( 26/10 ). Massa aksi yang berkumpul di Islamic Center tersebut melamkukan long march dari Islamic Center menuju Polda NTB.

Sepanjang perjalanan dari Islamic Center, ribuan massa umat Islam tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak aparat kepolisian. ( tl-02 )

Headline

PRAYA/tribunlombok.net-Polemik syah tidaknya surat suara yang dicoblos tembus akhirnya menemukan titik terang. Panitia kabupaten memastikan surat suara yang coblos tembus dipastikan batal.
Kepala DPMD Lombok Tengah, Jalaludin menegaskan, Jalaludin menegaskan, syah tidaknya surat suara coblos tembus sudah dibahas sejak jauh hari oleh tim perumus yang berasal dari berbagai kalangan. Suara coblos tembus disepakati batal atau tidak syah.
“Terkait ini, panitia sudah sering mensosialisasikan ke panitia di desa jika surat suata coblos tembus, batal,” terang Jalal saat menemui warga Desa Saba, Kecamatan Janapria, tadi siang.
Dalam kesempatan ini, Jalaludin didampingi staf ahli bupati Loteng, Murdi dan Kabag Hukum Setda Loteng, H Mutawalli.
Penegasan yang disampaikan Jalaludin menjadi jawaban atas polemik syah tidaknya surat suara coblos tembus yang banyak terjadi di sejumlah desa.
Dijelaskan Jalal, penegasan sejak jauh hari jika agar semua penyelenggara satu kata dalam teknis pemilihan kepala desa. Karena itu, jika masyarakat menemukan adanya perlakuan beda di masing-masing TPS, Jalaludin menyarankan masyarakat melayangkan gugatan ke panitia pengawas yang telah dibentuk Pemkab Lombok Tengah.
“Panitia pengawas beranggotakan sekitar 100 orang. Tim berasal dari semua unsur terkait,” terangnya.
Pengaduan masyarakat soal adanya hal–hal yang menyimpang dari aturan selanjutnya menjadi bahan bagi tim sengketa untuk menyelesaikan persoalan.
“Panitia akan perintahkan hitung ulang jika terjadi pelanggaran. Dan tim akan mengeluarkan keputusan yang bersifat kolektif dan kolegial. Tidak bisa diputuskan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Untuk penyelesaian sengekata pilkades yang muncul di beberapa desa telah diatur dalam Peraturan Bupati. “Sengketa yang diselesaikan fokus pada sengketa hasil Pilkades,” tegasnya.
Sementara, Kabag Hukum Setda Loteng, H Mutawalli menjelaskan, Tim Kabupaten satu bahasa terkait seluruh proses Pilkades. “Apa yang telah disampaikan Pak Jalal juga sama dengan kami dan panitia yang lain,” terangnya.
Terhadap beberapa masalah yang muncul hari ini akan diselesaikan melalui tim penyelesai sengketa. “Silakan sampaikan fakta-fakta di lapangan secara tertulis,” jelasnya.
Sementara, calon Kepala Sesa Saba, H Mursidin mendesak Pemkab Loteng agar mengesahkan surat suara yang dibatalkan. Keputusan membatalkan surat suara coblos tembus merugikan banyak pihak.
Terpisah, Calon Kepala Desa Rambitan, Arifin Tomy mendesak Pemkab Loteng agar merekomendasikan penghitungan ulang di Desa Rambitan.
“Apa yang terjadi di Rambitan justru sebaliknya. Panitia melanggar ketentuan dalam Perbup dan melanggar arahan dari panitia kabupaten. Surat suara coblos tembus malah disyahkan. Seharusnya itu dibatalkan,” bebernya.
Selain itu, banyak persoalan lain dalam tahapan pencoblosan, penghitungan suara maupun proses pleno di Desa Rambitab. Kejanggalan ini yang membuat dirinya mengajukan gugatan agar dilakukan penghitungan ulang di Desa Rambitan. (tl-01)

Headline

PRAYA

Tribunlombok.net – Jika umumnya program Tahfizul Qur’an biasanya menjadi program unggulan dari pondok pesantren atau madrasah, ternyata sekolah umum saai ini banyak yang menjafikan progran tahfiz sebagai program unggulannya. Salah satunya yakni SMPN 3 Kopang, Lombok Tengah.

Kepala SMPN 3 Kopang, Maryanardi kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis ( 25/10) mengungkapkan bahwa, program Tahfizul Qur’an yang sudah berjalan sekitar 2 tahun tersebut, merupakan salah satu program unggulan dari SMPN 3 Kopang. Program tersebut dikemas dalam program yang diberinama “program ke nol”.

Nama tersebut diberikan mengingat program Tahfizul Qur’an tersebut dilaksanakan setiap hari sebelum jam belajar dimulai. Dimana 15 menit sebelum proses belajar dikelas dimulai, seluruh siswa melaksanakan program Tahfizul Qur’an dihalaman atau lapangan sekolah.

Program tersebut sejauh ini mendapat sambutan yang cukup baik dari para siswa serta wali murid. Adapun untuk target hafalan, dalam satu tahun para siswa ditargetkan bisa menghafal satu juz. Program ini sejauh ini menunjukkan hasil yang positif.

Selain supaya para siswa bisa menjadi penghafal Al-Qur’an, kegiatan ini juga bertujuan agar para siswa gemar menbaca Al-Qur’an, serta diharapkan supaya menjadikan Al-Qur’an sebagai tuntunan hidup mereka. ( tl.02)

Headline

PRAYA

Tribunlombok.net – Pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Rembitan Kecamatan Pujut ternyata tidak berjalan dengan mulus. Bahkan sehari setelah dilakukan pencoblosan, ketegangan terjadi di Desa itu, hal itu akibat dari kekecewaan salah satu bakal calon yang menuding banyak kecurangan. Bahkan dalam melampiaskan kekecewaan itu, masyarakat melakukan penyegelan terhadap kantor Desa. Mereka meminta kepada panitia untuk melakukan penghitungan ulang, karena surat suara yang dicoblos lebih dari satu kali malah disahkan oleh panitia, padahal di Desa lain kalau pencoblosan lebih dari satu kali maka dianggap batal.“Yang jelas kami meminta perhitungan ulang, karena sangat banyak kecurangan. Banyak terlihat kertas suara yang disahkan oleh panitia, padahal banyak di Desa lain kalau surat suara dicoblos dua kali maka itu batal,”ungkap Arifin Tomi salah satu kandidat yang melakukan perotes, Kamis (25/10). Lebih jauh disampaikan, bahwa pihaknya legowo menerima kekalahan jika pemilihan dilakukan secara baik. Untuk itu, pihaknya hanya meminta kepada panitia untuk melakukan penghitungan ulang kepada surat suara, agar yang dicoblos dua itu tidak disahkan. “Apa susahnya melakukan penghitungan ulang agar tidak terjadi apa- apa,”jelasnya.Selain mengesahkan surat suara yang dicoblos dobel, pihaknya juga menilai bahwa banyak Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dobel namanya, tapi semua menggunakan hak pilihnya.“Banyak DPT yang mencoblos dua kali, sehingga jumlah surat suara membengkak,”tegasnya.

Pihaknya mengaku sangat dirugikan dengan berbagai permasalahan itu, karena memang suara- suara tersebut, diduga masuk pada calon yang menang. Sehingga atas temuan- temuan tersebut, pihaknya bersama tim sangat keberatan sangat keberatan. “ Kami hanya meminta perhitungan ulang secara manual disemua TPS tersebut,kami tidak bertanggung jawab jika akan terjadi hal- hal yang tidak kita inginkan bersama,”jelasnya.Sementara itu, ketua panitia Pilkades Rembitan, Lalu Gazal mengaku bahwa semua proses Pilkades sudah dijalankan sesuai dengan aturan yang ada, pihaknya mengakui mengesahkan surat suara yang dicoblos dua kali, karena memang tidak mengenai calon yang lain dan sudah ada dalam peraturan.“Karena lipatanya tidak dibuka sepenuhnya maka saat dilakukan pencoblosan, tembusanya ada dua. Hanya saja, karena hanya mengenai satu calon dan yang lainya ada diluar poto calon, maka tetap kita anggap sah,”ungkap Lalu Gazali saat ditemui dikediamanya.Terkait dengan adanya masyarakat yang memilih lebih dari dua kali, pihaknya sampai saat ini memang belum mengetahui secara pasti, namun ia memastikan hal itu tidak ada. Karena saat pemilihan juga dilakukan pengawalan yang sangat ketat. “Yang jelas kami melakukan sesui dengan ketentuan yang berlaku dan kita sudah plenokan, karena memang sudah tidak ada masalah,”tegasnya.Diakuinya, di Desa rembitan yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) ada 7522 dan yang menggunakan hak pilihnya sekitar 6032,kalaupun saat ini ada protes dari salah satu kandidat, maka pihaknya menyarankan agar melayangkan gugatan kepada Kabupaten. “Kita sudah pleno, maka silahkan yang menggugat bisa lewat panwas atau kabupaten,”tegasnya.Sementara itu, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakaat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah, Jalaluddin menegaskan bahwa banyak di Desa yang memang mengesahkan dua pencoblosan tersebut, hanya saja dalam aturan bahwa itu tetap tidak sah. Untuk itu, ada beberapa desa yang memang melakukan perhitungan ulang, meskipun ia tidak menyebutkan nama desa tersebut. “Yang jelas kalau dua pencoblosan itu batal. Kita tetap mengacu kepada aturan yang berlaku,” pungkasnya (tl-03)

Headline

PRAYA/tribunlombok.net-Majelis Ulama Indonesia (

MUI) Lombok Tengah mengeluarkan pernyataan sikap terkait insiden pembakaran bendera yang diduga lambang HTI di Kabupaten Garut.
Dalam pernyataan yang ditandatangani Ketua MUI, H Minggre dan mengetahui Bupati Loteng, HM Suhaili ini, MUI menelurkan beberapa hal.
Dalam pernyataan sikap itu, MUI meminta umat Islam tidak terprovokasi sehingga memicu kegaduhan dalam beragama dan kegaduhan sosial. MUI juga menyarankan masyarakat agar menyerahkan persoalan ini sepenuhnya ke aparat penegak hukum.
Selain itu, MUI meminta pihak yang membakar bendera yang diduga simbol HTI agar menyampaikan permohonan maaf secara terbuka ke segenap umat Islam di Indonesia. (tl-01)

Headline

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – jika dibanyak desa calon patahana atau incumben banyak yang tumbang, tidak demikian dengan Pilkades Mekar Sari Kecamatan Praya Barat. Calpn patahana yakni Azhar akhirnya untuk ketiga kali atau periode ketiga kembali terpilih sebagai Kades Mekar sari pada pelaksanaan Pilkades, Rabu ( 24 ).

Dengan posisi nomor urut 1, Azhar meraih kemenangan telak dari lawannya yakni dengan perolehan 1.187 suara. Sementara lawannya yakni Zainudin hanya memperoleh 700 suara.

Proses pemilihan atau pencoblosan di desa mekar Sari berlangsung aman dan damai. Seusai penghitungan suara, warga terlihat saling merangkul satu sama lain. Termasuk kedua calon kades saling rangkul dan terlihat sangat akrab satu sama lain. Sementara itu, Azhar selaku Kade terpilih menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Mekar Dari atas suksesnya pelaksanaan pilkades tersebut. Termasuk sikap legowo Zainudin atas kekalahannta menunjukka kedewasaannya dalam berpolitik. Ini merupakan pembelajaran tangan sangat baik bagi masyarakat

Adapun terhadap terpilihnya dirinya kembali sebagai kades, Azhar mengajak kepada seluruh masyarakat desa Mekar Sari untuk sama-sama menjaga dan mengawal berbagai pembangunan yang dilaksanakan. Hal tersebut sangat penting demi menuju desa Mekar Sari yang maju, pungkasnya. ( tl.02)

Headline

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Dalam waktu dekat, Tracking Rinjani jalur Lombok Tengah yang saat ini masih ditutup untuk pendaki akibat terjadinya gempa yang melanda Lombok beberap waktu lalu, akan segera dibuka kembali. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Lombok Tengah, HL.Putria, Rabu ( 24/10 ).

Menurut H.Lalu Putria, kepastian akan segera dibuka kembali jalur tracking melalui Loteng tersebut berdadarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pihak Budpar dengan pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Dimana dari empat jalur pendakian yang ada, hanya jalur tracking Lombok Tengah yang paling aman. Sementar tiga jalur di Lombok Timur dan Lombok Utara dinyatakan masih rawan pasca gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu, dan belum pasti kapan akan dibuka

”Insya Allah bualan Desember jalur Lombok Tengah kembali dibuka,” ungkap H.Lalu Putria.

Setelah dibuka nanti, pihaknya akan menawarkan sensasi mendaki yang berbeda dari sebelumnya. Yakni pendakian menggunakan kuda dari dari Aik Berik sampai ke Pos III. Selain itu, sepanjang jalur pendakian akan diadakan berbagi ritual budaya dan di beberapa titik atau pos istirahat akan dijajakan kuliner khas Sasak. Hal ini dilakukan supaya para pendaki merasa puas dan bisa menikmati banyak keuntungan dalam satu paket wisata. Mulai dari menikmati keindahan alam sepanjang jalur pendakian, dan lainnya. Adapun terkait dengan pelakdanaan atau pengelolaannya akan dibahas lebih lanjut bersama pihak TNGR dan pihak terkait lainnya.
Untuk menjaga kesakralan dan keasrian Gunung Rinjani, pendakian akan diatur melalui awig-awig yang disesusikan dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat Sasak, khususwa masyarakat sekitar kawasan. ( tl.02 )

Headline

LOMBOK TENGAH

Tribunlombok.net – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades) serentak di Loteng memunculkan banyak kejutan. Dikecamatan Jonggat, dari sebanyak 11 desa yang melakukan Pilkades dan semuanya diikuti oleh calon incumben, incumben hanya menang di dua desa yakni desa Nyerot (Sahim) dan Ubung (Rodi Setiawan).

Sementara di desa lainnya incumben tumbang, yakni di desa Sukarara, desa Batutulis, Desa Labulia, Desa Bonjeruk, Desa Pengenjek, desa Perina, desa Bungkate dan desa Barejulat. Adapun di desa Gemel tidak diikuti oleh calon incumben

Sementara dari keterangan Sekcam Kecamatan Praya Barat Daya, Husnan,S.Ip, semua desa yakni sebanyak 5 Desa yang menggelar Pilkades dan semuanya diikuti calon imcumben, kalah semua. Kelima desa tersebut yakni desaSerage, ungge, Darek, Kabul dan Pelambik.

Dikecamatan Pujut, Pilkades di sejumlah desa yang calon incumbennya juga tumbang, diantaranya desa Sengkol, desa Rembitan, desa Bangkat Parak, desa Kuta.

Untuk Kecamatan Pringgarata, calon kades incumben yang tumbang yakni di desa Bagi, desa Murbaya.

Fenomena kekalahan incumben calon kades ini menunjukkan kalau kinerja dari para kades yang ada sejauh ini masih belum memuaskan masyarakat. ( tl.02)

Headline

Lombok Tengah
Tribunlombok.net – Hari ini, Rabu ( 24/10) pemilihan kepala desa ( Pilkades ) serentak di sebanyak 96 desa yang ada di wilayah Lombok Tengah ( Loteng ) digelar. Pilkades serentak kali diharapkan bisa berjalan lancar dan damai.

Pihak Pemda Loteng melalui instansi terkait serta panitia Pilkades sejauh ini telah berupaya bekerja semaksimal mungkinkan untuk kelancaran jalannya Pilkades. Sejumlah masalah dan kendala yang muncul disejumlah desa sejak dimulainya tahapan Pilkades di beberapa desa berhasil diselesaikan dengan damai dan kekeluargaan.

Sementara untuk keamanan, pihak Pol PP, kepolisian dan TNI juga berupaya semaksimal mungkin untuk terus menjaga kondusifitas serta menjaga keamanan dan kedamaian demi suksesnya Pilkades yang untuk pertama kalinya diikuti oleh desa yang cukup banyak yakni mencapai 96 desa.

Dan kita semua berharap pelaksanaan Pilkades serentak ini bisa berjalan lancar, aman, damai dan akhirnya bisa menghasilkan pemimpin yang terbaik bagi desa. ( tl.id )