Home Potensi Desa Archive by category Kisruh Pilkades

Kisruh Pilkades

Kisruh Pilkades Potensi Desa

PRAYA–Pemkab Lombok Tengah bergerak cepat menyikapi kegaduhan akibat Pilkades Kateng, Kecamatan Praya Barat. Jumat malam (malam ini) seluruh panitia pilkades Kateng dan BPD setempat akan diundang Pemkab Loteng untuk membahas persoalan yang terjadi di Desa Kateng.
“Kita undang untuk mendengarkan pendapat semua pihak. Termasuk untuk mengumpulkan fakta-fakta di lapangan terkait Pilkades Kateng,” terang Kepala DPMD, Jalaludin di hadapan awak media, Jumat siang.
Hasil dengar pendapat selanjutnya menjadi bahan bagi Pemkab Loteng dalam mengambil kebijakan.
Apakah memungkinkan pleno atau pemilihan ulang di TPS Pasek Siji? Dua kemungkinan tersebut bisa saja diambil salah satunya. Karena itu, Pemkab Loteng perlu mendengar semua pihak sebagai bahan pertimbangan mengambil kebijakan.
Sementara itu, ratusan Warga Desa Kateng yang dipimpin Lalu Habibi mendatangi Kantor DPMD, Jumat siang. Warga yang merupakan pendukung incumbent ini mendesak Panitia Pilkades Kateng agar segera melakukan pleno penetapan pemenang.
“Perusakan kotak suara TPS Pasek Siji dilakukan setelah proses penghitugan selesai. Perusakan tidak mempengaruhi hasil Pilkades Kateng,” terangnya.
Dijelaskan, persoalan Pilkades Kateng hanya muncul di TPS Pasek Siji. Karena itu ia mendesak Pemkab Loteng agar merekomendasikan pleno penetapan pemenang Pilkades Kateng. (tl-01)

Kabar Desa Kisruh Pilkades Potensi Desa

PRAYA/tribunlombok.net-Bakal Calon Kepala Desa Bual, Kecamatan Kopang, Zulkarnaen dan puluhan pendukungnya mendatangi Kantor Bupati, Kamis siang. Calon incumbent ini datang untuk mendesak panitia kabupaten agar mengesahkan suara yang dianggap batal oleh panitia Pilkades Bual.
Selain warga Bual, pada waktu bersamaan terdapat warga Desa Bakan, Desa Janapria dan Desa Saba yang mendatangi Kantor Bupati. Tuntutan mereka sama, meminta panitia Kabupaten mengesahkan suara yang dianggap batal oleh panitia.
Puluhan massa yang datang ke Kantor Bupati ditemui Sekda Loteng, H Nursiah dan Kabag Hukum Setda Loteng, H Mutawalli.
Petahana Pilkades Bual, Zulkarnaen menjelaskan, suara yang tidak disahkan panitia sangat tinggi, mencapai angka 500 suara lebih dari total sekitar 1.900 pengguna hak pilih di Desa Bual.
“Saya dirugikan oleh suara yang dianggap tidak syah ini. Sebagian besar suara yang tidak syah itu milik saya,” terang Zul.
Suara dianggap tidak syah oleh panitia karena coblosan di fotonya tembus sampai bagian kertas suara yang lain akibat kertas suara tidak dibuka sempurna.
“Harusnya itu syah karena tidak mengenai gabar atau kolom kandidat lain. Sistem pelipatan suara kurang baik sehingga mengakibatkan banyak suara tidak syah. Ini terjadi merata di semua desa,” ceritanya.
Terhadap persoalan ini, Zul meminta panitia kabupaten mengesahkan suara batal. Jika opsi itu tidak bisa diambil, ia mendesak pencoblosan ulang di Desa Bual.
Menanggapi hal itu, Sekda Loteng, H Nursiah menjelaskan, pihaknya akan mengacu pada aturan dalam menyikapi persoalan ini. Dikatakan Sekda, adanya suara batal tidak hanya di Desa Bual, Janapria, Bakan dan Saba. Di desa lain juga banyak dijumpai kasus demikian.
“Siang ini juga kita akan rapat dengan tim untuk membahas banyaknya suara batal. Ternasuk membahas hal lain. Nanti kami kabari hasilnya,” tegas Sekda.
Mendapat penjelasan demikian, salah satu warga meminta agar rapat tim pemkab segera dilakukan. Pemekab juga didesak agar menunda pleno di semua desa sampai ada jawaban pasti yang diberikan pemerintah kabupaten. (tr-01)