Home Posts tagged PENCABULAN
Headline

PRAYA/tribunlombok.net–Dugaan pelecehan seksual menimpa salah satu satu siswi SMP kelas IX di Kecamatan Praya. Kasus yang menimpa Bunga, 15 tahun warga Kecamatan Praya ini sedang ditangani Polres Loteng. Terduga pelaku insial AB, 45 tahun warga Kecamatan Praya yang juga salah satu anggota Badan Keamanan Kelurahan (BKK) di Kecamatan Praya telah memenuhi panggilan PPA Polres Loteng pada Senin, siang.

Ibu korban, Bunga (nama samaran,Red) saat memberikan keterangan kepada wartawan menjelaskan, kejadian berawal saat anaknya pulang sekolah pada Rabu (29/1) pekan lalu. Tidak lama berselang, pacar korban datang untuk menjemput ke rumah korban di Praya. Dua pasangan muda-mudi ini selanjutnya ke lapangan PSLT.

Saat duduk di lapangan PSLT, korban dan pacarnya didatangi AB dan salah satu rekannya. AB kemudian mengintimidasi korban. Tidak lama kemudian, AB menyuruh pacar korban pulang.

“Anak-anak diancam akan dilaporkan ke warga. Yang Botak kemudian menyuruh pacar anak saya pulang, sedangkan anak saya dibawa ke kos-kosan di kawasan Kauman,” cerita ibu Korban.

Saat itu, cerita ibu korban, anaknya nurut ke AB karena dijanjikan akan dibawa ke pos pengamananan untuk diperiksa. Celakanya, anak korban justru dibawa ke salah satu kos.

“Saat di kos itu, ibu kosnya sempat bertanya ada apa dengan anak ini. Tapi pelaku menjawab kalau ada masalah,” ceritanya.

Setelah mengelabui ibu kos, pelaku membawa korban ke dalam kos. Dan di dalam kos tersebut terjadi dugaan pelecehan seksual. Setelah itu, korban diantar pulang pada malam hari. Saat itu, orang tua korban tidak curiga karena anaknya baik-baik saja.

Keesokan harinya, korban pergi sekolah. Namun di sekolah korban pingsan dan dilarikan ke Puskesmas Praya.

“Saat di Puskesmas itulah anak saya cerita semua kejadian yang dialami. Kami kemudian minta divisum. Dan pada hari Jumat kami laporkan ke Polres,” paparnya.

Sebelum lapor ke kepolisian, AB ternyata sempat mendatangi ibu korban dan meminta maaf. AB siap bertanggung jawab atas semua perbuatannya. Hanya saja orang tua korban tidak bersedia dan tetap akan melanjutkan proses hukum.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles menjelaskan, AB telah memenuhi panggilan PPA.

“Hari ini juga langsung kami tahan karena telah memenuhi unsur. AB dikenakan pasal 76 E undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkas Kasat Reskrim. (tl/01)