Home Articles posted by TribunLombok.net
Headline

Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP (baju biru) saat menerim LHP BPK dimana Lombok Tengah kembali meraih WTP untuk kesepuluh kalinya

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah tahun anggaran 2021. Raihan penghargaan WTP ini merupakan yang ke-10 yang berhasil diraih secara berturut-turut.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2021 kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tersebut berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 3 BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, di Mataram, Jumat (13/05/2022).

Hadir pada acara tersebut di antaranya Bupati Lombok Tengah, Ketua DPRD Lombok Tengah, Inspektur Inspektorat Kab. Lombok Tengah, Kepala BPKAD, dan Sekretaris Inspektorat Kabupaten Lombok Tengah.
Inspektur Inspektorat Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. Lalu Aknal Afandi, MM., mengatakan raihan WTP yang ke-10 ini akan menjadikan jajarannya untuk bekerja lebih maksimal sehingga WTP ini terus dipertahankan dan kualitasnya lebih bagus lagi.

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr.H.M.Nursiah, S.Sos., M.Si., menyatakan raihan WTP ke-10 tersebut tidak lepas dari kekompakan, dan sinergitas semua unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah. “Alhamdullilah semua prestasi yang dicapai Pemerintah Lombok Tengah atas kerja dan kinerja kolektif sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing“ terangnya. (tl-02/adv)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Meski sudah diresmikan pada Senin (9/5) lalu, namun masih banyak catatan yang harus dibenahi untuk menunjang Sirkuit Motor cross di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara.

Sarana penunjang berupa tempat ibadah, paddock, tribun, dan infrastruktur pendukung lainnya masih perlu dibangun.

Menanggapi beberapa sarana penunjang dan infrastruktur di sekitar sirkuit, Ketua DPRD Loteng M. Tauhid siap duduk bersama dengan pemerintah kabupaten membahas sumber anggaran.

“Kekurangan yang ada akan kami bahas dengan bupati. Kebetulan, bupati juga sudah membisikkan ke kami untuk segera membahas anggarannya,” katanya, kepada GenPi.co NTB, Kamis (12/5).

Sebagai wujud dukungan pihaknya selaku wakil rakyat, akan melonggarkan anggaran untuk Sirkuit Motocross saat pembahasan nantinya.

Sejauh ini, Tauhid mengaku belum sama sekali membahas tentang anggaran untuk Sirkuit Motocross dengan pemerintah kabupaten.

“Kami akan lihat dulu di Anggaraan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Saat ini arah pembahasan belum sampai ke sana,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya mengapresiasi keberanian Bupati Loteng membangun sirkuit tanpa perencanaan melalui APBD. (tl-02/adv)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Kamis(12/05/2022) bertempat di Kantor GARUDA INDONESIA DPD Lombok Tengah di perumahan Daerah BTN. Srigangga BLOK. E6 kegiatan Halal Bihalal ini untuk memperkuat persaudaraan dan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pembina GARUDA INDONESIA M. Nabahani DAN DIREKTUR LSM Garuda Indonesia M. Zaini, dan pengurus dan anggota, serta Ketua2 pengurus kecamatan Se Lombok Tengah. Merajut harmoni, memperkuat silaturahmi menjadi tema yang diangkat dalam Hala Bihalal ini dengan harapan kedepan seluruh Pengurus dan anggota yang ada di Lombok Tengah ini lebih aktip mengadvokasi permasalahan masyarkat dan terus bersinergi dengan semua elemen untuk meraih yang terbaik.

Semoga kegiatan ini dapat memperkuat tali silaturahmi dan dapat menjaga nama baiknya LSM GARUDA INDONESIA Khususnya DPD LOMBOK TENGAH, ungkap M. Zaini selaku direktur LSM GARUDA INDONESIA. pungkasnya.

Sementara itu dalam uraian yang disampaikan oleh M. Nabahani selaku pembina dan menyampaikan bahwa Halal Bihalal tidak hanya sebagai momentum untuk saling dan memberi maaf saja tetapi lebih pada bagaimana kita dapat selalu menjaga silaturahmi. “Karena pada hakekatnya saling meminta maaf itu tidak harus menunggu lebaran, begitu berbuat salah maka diwajibkan bagi kita untuk segera meminta maaf”, tegasnya.

Disela-sela materi beliau menegaskan bahwa, “Jadikanlah sebagai wadah belajar untuk saling memajukan SDM anggota”. menambahkan untuk merajut harmoni dan memperkuat silaturahmi dapat dicontoh dari jari-jari di tangan kita, setiap jari memiliki peran dan fungsi masing-masing tetapi tidak ada satu jaripun yang merasa paling dibutuhkan, antara satu jari dengan yang lain saling bersinergi dan bekerjasama untuk kebaikan. ditutup dengan kata mutiara yang sangat inspiratif yakni “Ketika kita istiqomah, maka kekuatan silaturrahmi Anggota ini kita akan menjadi berkah”. (tl-02)

Headline

LOMBOK TENGAH, Tribun lombok.net – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan NTB memelopori gerakan mengubah mindset masyarakat Bumi Gora dalam ikhtiar memakmurkan masjid. Menyeimbangkan hubungan dengan Sang Khalik, Hablum Minallah dan hubungan muamalah dengan sesama, Hablum Minannas.

GERAKAN memakmurkan masjid tersebut dimulai PDIP NTB dari Lombok Tengah, dengan penanaman pohon buah produktif di halaman Masjid Al Ikhlas, Dusun Gampung, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, kemarin (11/5). Dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat, penanaman pohon buah produktif tersebut selanjutnya akan meluas dengan menyasar masjid di seluruh NTB.

“Kami ingin menggugah masyarakat untuk mengubah mindset tentang konsep memakmurkan masjid. Selain mentradisikan umat memperbanyak shaf salat di masjid, kami juga mengajak umat menjadikan lingkungan masjid menjadi indah, sejuk, dan produktif,” kata Rachmat.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini mengemukakan, gerakan menanam pohon buah produktif di halaman masjid tersebut sebagai sebuah ikhtiar untuk tetap menyeimbangkan hubungan manusia dengan Sang Pencipta atau Hablum Minallah, dan hubungan manusia dengan sesamanya atau Hablum Minannas.

Memakmurkan masjid dalam konteks Hablum Minannas yaitu bagaimana menjaga masjid menjadi tempat yang indah, sejuk, dan produktif di tengah penurunan kualitas lingkungan hidup. Dalam hal ini, menanam pohon buah produktif di pekarangan masjid kata Rachmat, adalah cara terbaik.

“Manakala masjid menjadi indah dan sejuk, akan memikat masyarakat untuk lebih sering mengunjungi masjid dan memperbanyak shaf salat berjamaah. Dengan begitu, Hablum Minallah kita tetap terjaga,” imbuh tokoh kharismatik Bumi Gora ini.

Momentum dimulainya “tradisi baru” memakmurkan masjid yang diinisiasi PDIP di Bumi Gora ini, bersamaan dengan perayaan Bulan Bakti Bung Karno bulan Juni 2022 yang menandai lahirnya Pancasila, yang merupakan falsafah dan juga Dasar Negara.

Dia menekankan, menanam pohon buah produktif di lingkungan dan pekarangan masjid, menjadi bagian misi PDIP secara kemanusiaan untuk saling membesarkan dan menggugah kesadaran warga agar makin mencintai dan mengkonsumsi buah-buahan lokal yang kaya kandungan nutrisi dan vitamin.

“Dengan makin meluasnya masyarakat mengkonsumsikan buah lokal, ini adalah wujud kita saling menghidupi dan saling menyejahterakan,” imbuhnya.

Cara baru memakmurkan masjid ini pun disambut antusias oleh masyarakat. Masyarakat menyemut selepas Salat Ashar berjamaah, menunggu kehadiran Rachmat dan rombongan. Antara lain Rachmat didampingi Anggota DPRD NTB H Ruslan Turmuzi, dan Anggota DPRD Lombok Tengah Suhaimi, yang juga Ketua DPC PDIP Lombok Tengah.

Di lokasi penanaman pohon tersebut, hadir pula Rektor Universitas Mataram Prof Bambang Hari Kusumo yang didampingi Prof Sukartono, pakar ilmu tanah dari Universitas Mataram yang merupakan warga asli desa setempat. Hadir pula Camat Pujut Lalu Sungkul, dan juga para kepala desa di Kecamatan Pujut.

Selain menanam pohon buah produktif di pekarangan masjid, Rachmat juga membagikan bibit buah lokal kepada masyarakat yang hadir untuk juga ditanam di pekarangan rumah mereka. Bibit buah tersebut terdiri dari bibit manggis dan bibit rambutan. Turut dibagikan pula kepada masyarakat yang hadir, buah-buahan lokal yang segar untuk bisa dikonsumsi dengan anggota keluarga di rumah.

Rachmat mengatakan, apa yang dilakukan tersebut sebagai bentuk menjalankan sila kedua dari Pancasila. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

“Bung Karno mengajarkan bahwa Pancasila tidak terlepas dari hubungan kita dengansesama dan alam semesta,” kata Anggota DPR RI tiga periode ini.

“Kondisi alam kita diramalkan ke depan suhu panas bisa mencapai 50 derajat karena hutan kita banyak yang sudah rusak. Padahal Bung Karno mengajarkan dilestarikan hutan. Oleh karena itu saya membawa bibit buah,” katanya melanjutkan.

Lokomotif Utama

Rachmat menegaskan, masjid harus menjadi lokomotif utama dalam melakukan gerakan tanam bibit pohon buah dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Masyarakat juga diminta menyeimbangkannya dengan rajin menaman bibit pohon di pekarangan rumah mereka.

“Jika masyarakat mulai rajin menanam bibit buah lokal di pekarangan maupun di sepanjang lingkungan, kelak hasil buah lokal itu dapat dikelola dan dimanfaatkan secara kolektif maupun untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan vitamin rumah tangga,” imbuhnya.

Jika masyarakat sudah memiliki buah lokal di lingkungan mereka, maka masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk sekadar membeli buah-buahan. Seperti halnya masyarakat Desa Kawo, yang saat ini mesti membeli buah harus menempuh jarak yang jauh dari perkampungan mereka.

Setelah penanaman pohon buah produktif tersebut, nantinya PDIP NTB juga akan menanam pohon kurma di pekarangan masjid. Satu masjid akan ditanami dua buah pohon kurma. Saat ini, bibit kurma tersebut sedang dalam proses pemesanan di salah satu daerah budidaya bibir kurma di Pulau Jawa.

Pada kesempatan tersebut pula, Rachmat berjanji akan memberikan bantuan senilai Rp 200 juta untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas. Selain itu, akses jalan tanah yang berlubang dan bergelombang menuju dusun tersebut, akan diperjuangkan untuk menjadi lebih layak sehingga memudahkan akses masyarakat.

Aminah, salah seorang warga tak henti mengucap syukur atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat setempat. Tak henti dia mengembangkan senyum manakala dirinya menerima bantuan bibit manggis dari Rachmat Hidayat.

Beberapa warga juga mengaku, bibit tanaman tersebut mungkin buahnya tidak akan dinikmati oleh mereka karena tak ada yang tahu umur setiap orang sampai kapan. Namun, mereka haqqulyakin, bahwa bibit tanaman tersebut kelak, manakala akan berbuah, akan dinikmati oleh anak dan cucu mereka.

“Anak-anak dan cucu saya nanti yang akan berjamaah memanjat pohon manggis ini kalau sudah berbuah,” kata seorang warga yang sudah sepuh dengan logal Sasak yang kental. Dia begitu girang. Senyumnya tiada henti mengembang.

Sementara itu, Rektor Universitas Mataram Prof Bambang Hari Kusomo mendapat kesempatan untuk menyosialisasi program Universitas Mataram di hadapan masyarakat yang hadir.

Prof Bambang menjelaskan, Unram memiliki program mencari calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu namun pintar untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran. Nantinya calon mahasiswa tersebut akan dibebaskan dari kewajiban membayar uang pendaftaran dan SPP selama menempuh pendidikan di Unram.

Selain itu, mahasiswa tersebut akan dicarikan beasiswa untuk memenuhi kebutuhan belajar mereka. (tl-02/*)

Headline

Lombok Barat, Tribun lombok.net – Dua Kapal Perang milik TNI Angkatan Laut yakni KRI 593 Banda Aceh dan KRI 592 Banjarmasin tiba di Pelabuhan Gili Mas Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat Provinsi NTB. Dua Kapal canggih milik Indonesia itu membawa ratusan peserta Latsitarda ke XLII tahun 2022.

Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri ikut menyambut hangat para Taruna dan Taruni dari 4 Angkatan yakni TNI AL, AU, AD dan AKPOL ditambah lagi Praja IPDN.

Turut hadir Menyambut para peserta Latsitarda itu Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah L.Firman Wijaya

Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri mengatakan sebanyak 200 lebih Taruna akan melakukan pelatihan di Kabupaten Lombok Tengah. Mereka akan ditempat kan di 4 Kecamatan yakni Dua Desa di Kecamatan Pujut, Kecamatan Praya Barat, Kecamatan Praya dan Kecamatan Batukliang Utara. “Kita sampaikan terima kasih kepada Panglima TNI dan Kapolri serta Mendagri yang telah memilih Kabupaten Lombok Tengah sebagai tempat Latsitarda bagi Taruna dan Taruni AL, AU, AD, AKPOL dan Praja IPDN” ucap Bupati.

Didesa tempat Latsitarda, para Taruna itu akan melakukan kegiatan sosial bersama masyarakat. Karena itu Bupati Lombok Tengah meminta kepada seluruh masyarakat untuk mendukung program Latsitarda itu. “Tolong didukung dan dibantu, masyarakat dan Taruna akan bekerjasama bahu membahu menjalankan apa yang sudah menjadi program kegiatan dari peserta” pinta Bupati.

Di Pelabuhan Gili Mas sendiri Bupati Lombok Tengah mencium tangan Danjen Akmil Letjen TNI Bakti Fajar yang merupakan suami dari adik misan. Sementara Istri dari Danjen Akmil juga langsung menciumi tangan Bupati Lombok Tengah saat bertemu. “Saat jadi Wakasad dahulu, beliau sudah datang ke rumah” katanya.

Para tamu undangan terlihat heran ketika istri Danjen Akmil itu menciumi tangan Bupati Lombok Tengah. Mereka sempat heran dan menanyakan hubungan apa dengan Bupati Lombok Tengah itu. Namun setelah diinformasikan barulah diketahui bahwa Istri Danjen Akmil yang juga Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat itu adalah adik misan dari Bupati Lombok Tengah. (tl-02/PROKOPIM)

Headline

Peletakan batu pertama pembangunan lapangan sepak bola Lombok FC

MATARAM, Tribunlombok.net -Lombok Football Club (Lombok FC) kian memantapkan eksistensinya sebagai klub sepakbola profesional di Bumi Gora. Klub sepakbola yang didirikan Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) ini, kini sedang membangun lapangan sepakbola milik sendiri, yang menjadikan Lombok FC sebagai satu-satunya klub sepakbola di NTB yang memiliki fasilitas komplet.

Groundbreaking pembangunan lapangan sepakbola Lombok FC tersebut digelar Selasa (10/05/2022) sore. Lapangan sepakbola tersebut berlokasi di Penghulu Agung, Kec. Ampenan, Kota Mataram. Lapangan yang akan disiapkan dengan rumput standar internasional ini, ditargetkan rampung dalam enam bulan kedepan.

“Fasilitas training ground ini sangat penting bagi pembinaan dan pengembangan Lombok FC kedepan.
Paling tidak, dengan adanya fasilitas lapangan ini, tim pelatih maupun manajemen Lombok FC dapat berkonsentrasi penuh dalam mempersiapkan skuad intinya untuk berlaga di Liga 3 NTB tahun ini, dan in syaa Allah akan tembus di Liga 2 Nasional tahun depan,” kata HBK dalam sambutan yang menandai dimulainya pembangunan.

Groundbreaking ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Komisaris Independent Lombok FC, Hj. Dian HBK. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng nasi kuning sebagai wujud rasa syukur atas terlaksananya pembangunan lapangan sepakbola tersebut.

Hadir dalam groundbreaking ini tim pelatih dan manajemen Lombok FC, dan juga pimpinan DPRD dan anggota Fraksi Gerindra dari DPRD Provinsi NTB dan juga DPRD Kabupaten/Kota di P. Lombok. Adapun pimpinan proyek pembangunan lapangan sepakbola Lombok FC ini dipercayakan kepada Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, ABD Rahman.

HBK sendiri menyampaikan rasa syukur dan gembiranya, training ground Lombok FC tersebut sudah mulai dibangun. Presiden/CEO Lombok FC ini berharap, seluruh proses pembangunan bisa berjalan sesuai tahapan dan rencana. Sehingga fasilitas lapangan sepakbola klub tersebut dapat rampung tepat waktu.

“Sudah menjadi tekad kuat dalam hati saya dan keluarga, untuk menjadikan Lombok FC ini sebagai klub sepakbola yang bukan hanya menjadi kebanggaan dan kecintaan masyarakat P. Lombok, tapi juga masyarakat NTB,” kata HBK.

Untuk sampai pada tahapan tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menegaskan, selain memiliki pemain-pemain yang berkualitas, Lombok FC juga harus didukung dengan fasilitas pendukung yang memadai, dimana pembangunan lapangan sepakbola ini menjadi salah satunya. Sehingga melengkapi pembangunan mess pemain dengan segala fasiltiasnya yang telah lebih dahulu rampung, penyiapan armada angkutan bus-bus Lombok FC dan lain-lain. Mess untuk para pemain Lombok FC berlokasi di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, dan kini sudah siap ditempati skuad inti Lombok FC yang akan menjalani pemusatan latihan atau training center tahap kedua pada pertengahan bulan ini.

Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Gerindra ini juga menyampaikan bahwa training center Lombok FC sudah siap digelar kembali, setelah seluruh pemain selesai menjalani libur Hari Raya Idul Fitri. Proses training center tahap pertama sudah berlangsung selama 1,5 bulan dengan diikuti 23 pemain. Namun, untuk training center lanjutan, sebanyak 8 pemain berdasarkan hasil evaluasi dari tim pelatih dan manajemen Lombok FC, tidak akan melanjutkan training centernya karena berbagai pertimbangan.

Delapan pemain tersebut, kata HBK, untuk yang berasal dari P. Lombok, akan dititipkan dan untuk sementara memperkuat klub sepakbola PS Garuda Muda, yang merupakan “brother’s club” Lombok FC di Pulau Seribu Masjid.
PS Garuda Muda juga akan berlaga di kompetisi Liga 3 NTB tahun 2022 ini, dan operasional klub ini juga akan mendapat subsidi dari Lombok FC.

Sementara itu, untuk yang berdomisili di P. Sumbawa, akan dititipkan dan bermain di klub Lebah FC, yang juga merupakan “brother’s club” Lombok FC di P. Sumbawa. Seperti halnya PS Garuda Muda, klub sepakbola Lebah FC juga akan berlaga di kompetisi Liga 3 NTB tahun ini dan rencananya juga mendapat subsidi dari Lombok FC dalam operasionalnya.

Perekat Semua Kepentingan

Selanjutnya, HBK menekankan, Lombok FC akan bisa menjadi tools atau alat perekat bagi semua kepentingan di Bumi Gora. Apapun suku, apapun warna baju, apapun asal muasal, serta apapun agamanya, melalui Lombok FC, semua elemen tersebut harus dapat melebur menjadi satu, bersatu untuk saling membesarkan. Kiprah Lombok FC kedepan, diharapkan mampu mengukir prestasi menjadi klub sepakbola kebanggaan bagi warga NTB sehingga bisa bersaing pada level yang lebih tinggi.

“Di Lombok FC, tidak boleh lagi ada istilah anti atau tolak caleg impor, itu rasis dan sudah tidak sesuai lagi dalam kehidupan demokrasi seperti yang kita terus perjuangkan selama ini,” tandas HBK dengan penuh canda yang disambut tepuk tangan dan gelak tawa hadirin yang hadir.
HBK bertekad untuk menjadikan Lombok FC sebagai lokomotif kebangkitan sepakbola NTB.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional atau COO Lombok FC, Fabio Olievera merasa surprise dengan adanya groundbreaking lapangan sepakbola Lombok FC tersebut. Keberadaan lapangan ini, kata bintang sepakbola asal Brasil tersebut, akan menjadi salah satu fasilitas penting yang menunjang efektivitas latihan dan memudahkan Lombok FC melakukan pembinaan kepada pemain.

“Enam bulan dari sekarang, lapangan sepakbola Lombok FC ini sudah akan efektif untuk sama-sama kita gunakan,” kata pelatih sepakbola berlisensi A AFC asal Brazil tersebut.

Pelatih Kepala Lombok FC, Coach Jessie Mustamu menambahkan, dalam dua bulan pelaksanaan training center tahap pertama, pola latihan para pemain Lombok FC memang masih agak terganggu karena faktor berpindah-pindahnya lapangan tempat latihan. Sehingga efektivitas berlatih pemainpun menjadi kurang maksimal.

“Dengan adanya lapangan sepakbola milik sendiri, nantinya ini bisa menunjang proses latihan pemain secara optimal,” ujar Coach Yessie yang sangat antusias menyambut pembangunan lapangan sepakbola Lombok FC tersebut.

Yessi menekankan, sebagai klub sepakbola Liga 3, manajemen Lombok FC patut mendapat apresiasi luar biasa. Sebab, komitmen dan tekad mengembangkan Lombok FC sebagai klub sepakbola profesional benar-benar sungguh-sungguh diwujudkan.

“Saya rasa dari semua klub Liga 3 yang ada, baru Lombok FC yang serius mewujudkan lapangan bola sendiri untuk pemain-pemainnya,” imbuh Coach Yessie Mustamu. (tl-02/*)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Sebagai upaya mempermudah pelayanan publik bagi pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Kepolisian Resor Lombok Tengah menghadirkan pelayanan SILAQ (SKCK Inovatif Langsung Aman & Quickly).

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, mengatakan SILAQ merupakan salah satu Inovasi Satuan Intelkam Polres Lombok Tengah untuk mempermudah pelayanan penerbitan SKCK bagi masyarakat dengan sistim Kolektif melalui sekolah, kampus, perusahaan atau instansi lain secara langsung, aman dan cepat.

“Jadi mekanismenya, pemohon tinggal menghubungi nomor Hotline SKCK yang sudah disediakan untuk permohonan SKCK secara kolektif, kemudian nanti petugas kami yang akan mendatangi guna mengumpulkan berkas-berkas,” kata AKBP Hery.

Selain itu juga lanjut Kapolres, pihaknya juga memberikan pelayanan SKCK Via WhatsApp yang dimana masyarakat cukup mengirim persyaratan melalui WhatsApp yang sudah disediakan dan dapat mengambil SKCK setelah selesai di Kantor.

“SILAQ ini sebenarnya sudah lama berjalan dan sebagai salah satu upaya dalam menyikapi situasi pandemi Covid-19 guna mencegah adanya kerumunan waktu itu,” jelas Kapolres.

Disisi lain, Kapolres Lombok Tengah sangat mengapresiasi Satuan Intelkam Polres Lombok Tengah yang telah melakukan inovasi atau terobosan terkait pelayanan publik yang tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Untuk diketahui, melalui inovasi SILAQ tersebut Polres Lombok Tengah menjadi satu-satunya perwakilan Polda Nusa Tenggara Barat dalam mengikuti Kompetisi seleksi inovasi pelayanan publik dimassa Pandemi Covid-19 tahun 2022.

“Kami berharap dengan adanya SILAQ ini dapat menjadi motivasi bagi personel Polres Lombok Tengah dalam memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” imbuh AKBP Hery. (tl-02/KASI HUMAS Polres Loteng)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Gubernur NTB Dr. Zulkiplimansyah memuji langkah berani Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri membangun Sirkuit berkelas Internasional padahal biaya pembuatan Sirkuit tidak sedikit. “Tidak ada Bupati seberani ini, ini namanya nekat dan Alhamdulillah ternyata hasilnya luar biasa” kata Gubernur saat menghadiri Launching dan Lebaran Ketupat di Sirkuit Motor Cross Internasional 459 di Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Gubernur mengatakan menyelenggarakan event besar seperti Moto GP saja membutuhkan 200 milyar, WSBK 49 milyar tidak geratis tetapi karena keinginan yang kuat dan didukung oleh masyarakat maka bisa diselesaikan.

Gubernur juga memuji Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri yang tiada henti hentinya memikirkan rakyatnya. Dengan membangun Sirkuit ini asalah bentuk perhatian pemimpin kepada masyarakatnya. “Kalau di selatan ada motor GP, maka diutara ada motor cross. Tetapi setiap event ini memaksa kita berubah. Tak mungkin akan terkenal’kalau toliet kita kotor. Internasional event memaksa kita harus berubah. Masyarakat Lombok Tengah harus dipaksa berubah dengan cara menghadirkan event internasional nantinya” kata Gubernur.

Gubernur kedepannya berharap agar banyak event digelar ditempat ini bahkan pemerintah Provinsi NTB siap menjadi donatur hadiah jika Event Lomba Motor Cross dilakukan sekali dalam dua bulan.

“Nanti Provinsi NTB siap jadi sponsor untuk cari hadiah jika ini dilaksanakan dua bulan sekali, dananya melalui Bank NTB” jelasnya.

Gubernur sendiri penasaran dengan Sirkuit dan mengajak Bupati Lombok Tengah untuk menjajal lintasan Sirkuit. “Besok saya ingin tes Sirkuitnya sama pak Bupati” tutupnya. (tl-02/PROKOPIM)

Headline

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Kepala Kepolisian Resor Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak terhadap perayaan Lebaran ketupat yang dirangkaikan dengan Lounching Sirkuit Motor Cross 459 Lantan berlangsung aman dan kondusif.

“Puncak acara lebaran ketupat Kabupaten Lombok Tengah tahun ini yang dipusatkan di sirkuit motor cross Lantan berlangsung aman dan kondusif,” kata Kapolres usai acara berlangsung di Lantan.

Tidak hanya itu kamseltibcarlantas (Keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) juga terwujud sebelum hingga selesai acara, Itu berkat Kerjasama TNI-POLRI, PEMDA dan Instansi terkait serta dukungan masyarakat.

Dimana sebelumnya arus lalulintas diprediksi akan mengalami kemacetan, mengingat jalur atau akses menuju lokasi tergolong kecil atau sempit. Namun pada hari H semua berlangsung aman, tertib dan lancar.

“Semua berjalan aman, tertib dan lancar berkat kerjasama dari semua pihak,” ujar Kapolres.

Tidak hanya itu kata Kapolres, disejumlah tempat wisata yang berada di wilayah Kabupaten Lombok Tengah yang menjadi tujuan masyarakat untuk berwisata dalam rangka merayakan lebaran ketupat juga terpantau aman dan kondusif.

Menurut Kapolres, bahwa tidak ada gangguan keamanan yang berarti pada hari puncak perayaan Lebaran Ketupat tahun ini. Walaupun adanya peningkatan aktivitas dari masyarakat di sejumlah tempat-tempat wisata di Kabupaten Lombok Tengah sejak libur lebaran Idul Fitri kemarin.

“Artinya, secara umum pelaksanaan perayaan Lebaran Ketupat di wilayah hukum Polres Lombok Tengah aman,” jelas Kapolres. (tl-02/KASI HUMAS Polres Loteng)

Headline

Bupati Lombok Tengah, H. lalu Pathul Bahri, S.IP bersama pihak IMI pusat dan para pembalap cross drai berbagai negara.

Lombok Tengah, Tribunlombok.net – Kabar bahagia bagi pecinta Motor Cross. Hasil Track Inspection atau semacam homoglasi terhadap Sirkuit Motor Cross 459 Lantan menyatakan bahwa Sirkuit layak untuk menyelenggarakan event tingkat nasional dan Asia. Pernyataan itu disampaikan Tim Track Inspection IMI Pusat Sutejo dikegiatan Meet and Greet Road To Lantan 459 di Pendopo Bupati Lombok Tengah, Provinsi NTB Sabtu 7/5,2022

Anggota Komisi Motor Cross dan Gastrack IMI Pusat itu menilai Sirkuit Motor Cross 459 sudah memenuhi standar untuk sebuah sirkuit berskala nasional dan Asia atau penyelenggaraan MXGP sekalipun.
Sutejo mengatakan pihak penyelenggara sudah mengajukan track inspection berapa hari lalu. Atas pengajuan itu pihaknya sudah turun untuk mengecek kondisi sirkuit. “Dari lebar track berapa titik amannya, pas ujicoba kemarin hanya segelintir pembalap pemula jatuh berarti aman dan layak” katanya.

Untuk menentukan kelayakan, selain kondisi track, fasilitas pendukung seperti Rumah Sakit, akses jalan masuk, jalur evakuasi juga sangat menentukan.
“Jarak untuk akses masuk, tinggi table topnya berapa, jarak rumah sakit berapa kilo, itu juga kita perhitungkan, dan dari semua itu, catatan kita sangat layak” jelasnya.

“Jadwal penyelenggaraan resmi kata dia dikeluarkan oleh IMI dan mulai jam 08.00 wita Minggu pagi ada free fractis, penyisihan dan final di Senin” tambahnya lagi..

Dia menambahkan Sirkuit Motor Cross ini harus dijadikan sebagai sarana untuk mencari bibit atau talenta muda sebagai croser handal yang mampu berbicara di level nasional bahkan Internasional. “kita juga berpikir bagaimana atlet kita bisa berlaga di PON, ini bisa kita jadikan tempat untuk persiapan PON” sekaligus sebagai sport center untuk akomodir Pembalap pembalap lokal.

Widia Wibowo, anggota Komisi Event Internasional IMI Pusat mengatakan sebanyak 64 orang pembalap sudah mendaftar diri di louncing sekaligus lomba motor cross. 11 diantaranya berasal dari luar negeri seperti Prancis, Italia, Rusia dan lainnya.
Widia mengaku bangga dan salut dengan Bupati Lombok Tengah yang mau turun langsung memantau pengerjaan pembangunan Sirkuit, “jarang jarang kita lihat Bupati turun langsung, biasanya hanya perintah saja, luar biasa, baru melihat sosok pemimpin seperti itu” kata mantan pembalap nasional itu.
Bagi Widia tujuan utama pembangunan Sirkuit bukan sekedar balapan, namun untuk meningkatkan perekonomian masyarakat bagian Utara dimana di Selatan ada Sirkuit Motor GP Mandalika, di Utara ada motor cross sehingga keseimbangan pembangunan sangat dipikirkan oleh Bupati. “Saya tadi lihat bagaimana para Pedagang sangat terbantu dengan adanya Sirkuit ini. Kedepannya penginapan, bengkel, toko motor, modifikasi motor juga pasti akan muncul sebab semua terkait. Semua ada dampaknya” kata Widia.

Tujuan Mulia ini kata Widia harus didukung semua pihak. Pemuda setempat juga sudah training sebagai Marshal. Sebanyak 60 orang pemuda dilatih sebagai Marshal. Para pemuda itu dikasi tahu teknik balapan. Kedepannya akan ada seminar dan pemberian license. “Banyak pemuda kita yang mampu tapi tak berlisensi. Nanti saya akan coba agar mereka punya lisensi” janjinya.

Widia Wibowo ingin mengangkat Loteng ini tidak hanya dikenal dilokal saja tetapi juga nasional bahkan internasional. Dirinya berjanji akan bawa event nasional ke Lombok Tengah.
“Tim asia juga akan saya bawa ke sini dan sudah sounding dengan para pembalap. Imprastruktur akan dilengkapi, lintasan Roadrace, Dragrace juga kita akan bangun,,biar tak balap dijalan.
Saya yakin acara ini tak bisa jalan tanpa partisipasi kita semua, apalagi keterlibatan SKPD. Acara ini akan sukses 11 ribu, akan disana dengan catatan semua pihak harus mendukung” katanya.

Ketua Komisi Motor Cross FIM Asia Frans Tanujaya yang juga hadir ditempat itu sangat mengapresiasi keinginan Bupati Lombok Tengah memiliki Sirkuit berkelas karena itu sebagai bentuk penghargaan kepada Bupati atas keinginannya yang kuat memiliki Sirkuit Motor Cross untuk kepentingan masyarakat maka pihak IMI akan menyelenggarakan event kelas Dunia. “saya kebetulan pegang Asia, berharap event Asia bisa dilaksanakan di Lombok Tengah. Kalau saya lihat standar Sirkuitnya cukup bagus, panjang 1,6 kilo layak untuk kejuaraan Asia” jelasnya.
Pihak FIM juga berharap agar penyelenggaraan event MXGP bisa dilakukan di Lantan. Pihaknya sudah sounding dengan presiden FAI Asia bahkan mereka sudah dua kali datang ke Lombok. “Mereka suda datang ke Lombok saat WSBK dan Motor GP, mereka sangat senang di Lombok sehingga saya yakin apa yang menjadi harapan kita bisa terwujud apalagi Sirkuit Motor Cross dekat dengan Sirkuit Motor GP” ujar Mantan Pembala Nasional itu.

Salah seorang Jurnalis Motor Cross Nasional Ganjar juga memberi penilaian positif terhadap keberadaan Sirkuit ini. Dia mengandung kan Sirkuit 459 Lantan dideretan Sirkuit terbaik di Indonesia. ” Saya sudah keliling ke sejumlah Provinsi yang memiliki Sirkuit, dan Sirkuit Lombok Tengah ini sangat baik. Saya katakana ini salah satu sirkuit terbaik di Indonesia” kata Ganjar.

Sementara itu Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri mengatakan, apa yang jadi hajat bersama untuk memberikan pelayanan kepada elemen masyarakat yang hobi otomotif bisa berjalan sesuai kehendak semua, karena itu dia berharap dukungan semua pihak. “Kita tak bisa mampu tanpa kerjasama kita semua.
Menyampaikan permohonan maaf apabila ada hal hal yang kurang berkenan” kata Bupati menutup pertemuan itu. (tl-02/PROKOPIM)